Antara Cinta & Luka

Antara Cinta & Luka
Bab 65


__ADS_3

Pagi pagi itu Maira telat bangun hingga joanna terpaksa mengemasi barang yang akan dikenakan sendirian, Janna untungnya hanya menggunakan baju yang masih ada dalam keranjang gosokan yang diletakan naim tiga hari yang lalu yang belom dipindahkan maira kedalam lemari. Joanna juga mengambilkan baju yang akan dikenakan maira saat itu dalam lemari lengkap dengan pakaian dalamnya.


Joanna sengaja tidak membangunkan Maira karena dia tau maira pasti kelelahan akibat perang semalam. Joanna menyiapkan makanan untuk maira di atas meja sebelum dia pergi mandi. Makanan tersebut sengaja dibawanya ke dalam kamar karena tidak ingin semeja dengan lila mertua tidak diinginkan.


Hari sudah menunjukkan pukul 6:15,maira belom juga bangun sehingga joanna terpaksa membangunkannya dengan suara pelan agar maira tidak kaget, apalagi melihat joanna yang sudah rapi dan wangi. Dengan usapan lembut pada puncak kepala maira, joanna memanggil nama maira dengan panggilan sayang yang indah yaitu my honey.


" Honey, ayo bangun aku udah siapkan sarapan nih."


" ham bentar lagi mas."


" Yah sayang kan kita mau antar ayah ke bandara."


" Hah udah jam berapa nih sayang."


" Udah jam 8 pagi sayang"


"Ah mas kenapa nggak bangunin aku sih."


" Yah kamu sih dibangunin susah banget."


" Ya aku mau mandi."


" Yah yah yah... marah nih kayaknya nggak ngajak mandi nih kayaknya."


" Ham."


" Bodo amat."

__ADS_1


Maira lalu pergi sambil menghentakkan kaki ke lantai sambil memegang tisu ditangan kirinya dan dibawa ke kamar mandi.Wajah merah membuat joanna ketakutan dan menunggu maira di pintu kamar mandi. Maira mandi sangat lama hingga joanna mengerjai maira dengan panggilan ayah wira yang sudah siap untuk berangkat ke bendara.


" Oh iya ayah kami segera turun yah."


"Oh ayah yah sayang, yasudah aku pakai baju cepat cepat yah sayang."


" Oke honey."


Muackhh....


Joanna menutupi wajahnya dengan majalah yang ada di atas meja karena tak kuat menahan tawa dari apa yang sedang diperbuatnya kepada sang istri tercinta. Maira yang sibuk takut telat tak melirik ke arah joanna sama sekali, Dia malahan lupa memakai bedak dan lipstik saat menuju parkiran.


"Ayo sayang kita berangkat."


" Yah kita makan dulu sayang."


" Nggak kita aku mau disini aja sayang."


" Yah mas kan kita dah telat ayo lah mas,kamu jangan bikin aku kesal deh ah."


" Yasudah aku nggak usah aja pergi gampang kan."


Sambil menyuap nasi goreng dan telur mata sapi joanna masih membuat maira marah hingga wajah maira memerah dan melempar tas sandangnya ke arah joanna karena kesal. Maira menarik kuping joanna ke arah bawah hingga dilihat wira yang baru saja sarapan di meja makan dapur.


"Loh ayah,bukannya ayah udah siap berkemas yah?"


" Kita kan berangkat jam 8 sayang."

__ADS_1


" Loh bukannya udah jam 8 yah ayah?"


" Belom sayang nih kan masih jam 7 pagi."


" Oh gitu yah ayah."


" Iyah kamu masih telat bangun dan menelantarkan suami kamu lagi?"


" Nggak kok ayah."


" Yasudah ayah naik dulu karena barang yang akan dibawa tidak dikemasi Lila."


" Oke... Ayahku..."


Joanna yang tau dia akan dimarahi maira habis habisan langsung mengambil abah abah untuk lari lewat tangga samping. Joanna tidak melihat jalan akibatnya dia menginjak pecahan kaca yang berserakan di lantai itu. Anehnya pecahan kaca itu terlihat sudah lama dan tidak pernah dibersihkan.


Joanna yang super teliti melihat selembar foto yang berserak kan dilantai, yang ternyata itu adalah foto ibunya maira masih muda sedang menggendong anak kecil dengan pria yang ada disampingnya yang bukan lain adalah ayahnya maira. Joanna mengambil foto tersebut dan membawanya ke pada maira sambil jalan sedikit injit karena takut darah dari kakinya ber serakkan di lantai.


" Sayang nih foto siapa?"


" Oh mas kakinya kenapa mas kamu jatuh yah mana lagi yang luka mas."


" Yang ini sayang."


" Hamm aku serius nih."


" Muehehe...."

__ADS_1


__ADS_2