Antara Cinta & Luka

Antara Cinta & Luka
Bab 7


__ADS_3

Saat Maira sedang asyik dengan Joanna Pembantunya juga sedang sibuk dengan suaminya yang sudah lama menginginkan seorang anak. Naim dan suaminya berdoa setiap kali berhubungan agar Tuhan memberinya anak.


"Sayang sedang apa."


"Masak sub buntut kesukaan kamu mas."


"Hamm kamu nggak mau nih cobain sup buntut punya aku?"


"Mau mas... "


"Sekarang??"


"Hamm boleh... "


Naim langsung lari ke kamar mandi untuk bersih bersih yang langsung ditarik suami ke atas ranjang indah mereka yang empuk. Naim berteriak berulang kali saat suaminya melakukan aksi keras hingga air matanya keluar tiba tiba.


Naim merasakan hal yang beda pada Buntut suaminya itu, sesuatu hal yang lebih berasa dari pada sebelumnya. Naim pelupa kan hal itu sejenak dan menikmati Perlakuan indah dari suaminya hingga tuntas.


Dan saat suaminya menarik pinggangnya ke atas, Naim berteriak habis hingga sang suami melepas ikatan bawah sana. Sang suami terkejut dan bertanya apakah ada yang membuat nya sakit.


Naim memegang bagian bawah miliknya yang sedikit berdarah. Naim sampai mengerutkan keningnya. Dia heran dengan yang telah terjadi, suatu hal yang dia rasakan disaat pertama kali suaminya menyentuh tubuh nya.


Naim tak begitu memikirkan hal itu dan beralih pada kegiatan hangat mereka kembali. Naim menarik tubuh Suaminya dan mencumbu mesra suaminya yang sedang di atas perutnya.


Dengan sedikit menarik tubuh ke atas Naim menarik bibir suaminya ke arah bawah mendekati tubuh nya. posisi yang mantap memudahkan sang suami menarik Bibir Naim hingga rudal dibawah sana masuk setengah.


Naim kembali menjerit beberapa kali, namun suaminya tidak melepas rudal nya. Suaminya tau bahkan rudal lah yang menjadikan penyebab istrinya seperti perawan kena Jatah.

__ADS_1


Naim dan suami sempat mendapatkan saran bahwa akibat sering main dan tembakan keluar membuat Sarang jadi melar dan mudah mengeluarkan Butiran benih indah milik suami.


Naim tidak setuju dengan penawaran yang diberikan tapi tidak bagi suaminya, sang suami dengan diam diam menambahkan sedikit obat sari Rapet dan resek ke dalam susu milik Naim. suaminya juga meminum obat pembesar punya dia pada saat ingin membeli Obat untuk Naim.


Naim sejenak terdiam dan menahan rasa sakit yang sedang diperbuat suaminya. Dia tau bahwa suaminya sudah meminum penyubur junior saat itu agar permainan semakin mantap.


Karena melihat naim yang merem menahan sakit, Sang suami lalu melepas dan berpaling memegang pipi Naim dengan lembut.sesekali berpindah menciumi lekukan leher Naim yang wangi.


"Tunggu sebentar sayang, aku lupa mematikan kompor."


"haduh sayang, yasudah sayang biar aku yang matiin."


Saat suami pergi, Naim lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan kotoran yang tertinggal pada bagian sensitif nya. Pintu kamar mandi yang tidak dikunci memudahkan suami untuk masuk. Suaminya lalu masuk dan menarik ke bawah handuk yang dililit di bagian tubuh Naim.


Naim yang sedang berdiri membelakangi Pintu memperbaiki handuknya tiba tiba terkejut dan cemas saat suaminya menarik handuknya. Suami menciumi bagian tubuh yang terbuka hingga melempar handuk ke lantai bagian luar kamar mandi.


Bibir yang nyaman pada setiap lekukan leher itu berpindah dari kiri ke kanan dan atau sebaliknya. Sesekali pindah ke tubuh belakang Naim.dan lalu berpindah ke bibir merona Sang istri sambil mengayun bagian bawah sana dengan jari tangan satu meremas dan yang satunya lagi memainkan butiran kecil di gundukan padat itu.


Sesekali Naim mendesah dan merem melek dengan kenikmatan yang didapatkan nya. Sang suami lalu mendorong rudal nya ke bagian belakang tubuh Naim yang sudah lama tak dijelajahi nya.


Kring.... kring....


Suara ponsel milik Naim berbunyi.


Dengan headset bluetooth yang masih melekat pada telinga kirinya Naim mengangkat telfon dari majikan yaitu Bapaknya Maira. Dengan suara agak berbeda Naim mencoba menstabilkan nafasnya pada saat Sang suami tak melepas ikatannya.


Setelah beberapa menit menelfon Naim kembali mendesah dan Membalas perlakuan suaminya dengan sedikit menggigit lidah suaminya yang beberapa mendekatinya yang sudah dia tolak.

__ADS_1


"Aku sudah tau mas kenapa permainan kita sedikit menggigit, Kau memakan sesuatu kan? "


"Aku ingin rasa yang berbeda sayang, dan itu dengan kamu sayang."


"Ah..... "


"Emmmm.... "


Setelah beberapa menit Cairan panas menyembur didalam tubuh belakang Naim yang seperti gunung merapi. Sang suami lalu menggendong Istri tercinta ke ranjang milik mereka dan langsung menyambar bibir Sang istri dengan aksi di atas perut.


Suami melebarkan Kaki Naim dan melingkari nya ke pinggang dan lalu mencumbu mesra istri sambil menggenggam gundukan kembar yang padat di atas. Suami lalu Menarik bibir Naim sangat lama dan dengan perlahan memasukan junior kedalam sarang.


Baru kepalanya saja sudah membuat Naim kesakitan Sang suami sangat bahagia dan puas saat melihat wajah sengit istrinya. Sang suami lalu mendorong lagi junior ke dalam hingga beberapa hentakan terbenam habis.


berhenti sejenak tanpa melepaskan.


"Yang ini lebih sakit mas."


" lebih sakit dari dibelakang yah sayang"


"Iyah sayang kenapa bisa gitu yah?? "


"Yah karena yang di belakang aku kasih pelumas dan tidak rapat lagi kalo Depan kan sudah rapet lagi honey."


Naim kembali meringis kesakitan hingga akhirnya merasakan kenikmatan dan mengulang beberapa ronde seperti malam pertama kembali.


Mohon like and komen yan Teman☺☺☺

__ADS_1


vote nya juga


__ADS_2