
Saat ia masuk kedalam kamar, ia tak sengaja menabrak sesuatu yang seketika membuatnya terpental
"argkk," teriaknya dengan sangat keras. Hal itu membuat semua orang yang berada disana,
Mereka masuk kedalam kamar Nirmala dan telah mendapati gadis malang itu telah terkulai lemah di atas lantai.
" Ya Allah, Non Nirma!!,"teriak semua pelayan yang ada disana
Tak lama kemudian, ada seseorang yang masuk ke dalam sana. Seketika itu para Maid menunduk ketakutan.
"ada apa,? kenapa Nirmala bisa ada di sini,?" tanya orang itu yang tak lain adalah Tn.Seno.
Ia baru saja pulang dari prancis dan mendapati teriakan dari anak kesayanganya itu. hal itu membuat Tn.Seno menjadi sangat panik dan segera menemui sumber suara.
"astaga!! Papa, apa yang terjadu pah ?" tanya Ny.Kania yang baru saja masuk. wajahbmnya terlihat begitu panik.
" ngak tau Mah, tiba tiba saja, Nirmala sudah jatuh pingsan seperti ini," jawabnya dengan segera menggendong dan membawanya ke rumah sakit.
Sepanjang perjalanan, Tn.Seno tak hentinya menggenggam tangan gadis kesayangamya itu. " sayang, kamu yang kuat ya," ucapnya seraya mengenggam.tangan gadis itu.
Sementara itu, Ny.Kania yang melihatnya, hanya memutar bola mata malasnya dan dengan sekuat tenaga, menahan gejolak amarahnya yang bersemayam di dadanya.
"sudah.Pah, semua akan baik baik saja," Ny.Kania menggenggam tangan sang suami.
'terima kasih Mah, semoga apa yang Mama katakan itu benar adanya karena Papa tidak mau kehilangan dia," ucapnya.
"tenang Pah, Mamah akan memecat semua pelaysn kita. Karena mereka tidak becus menjaga putri kita," ucap Ny.kania.
Tn.Seno yang mendengarnya, hanya mengangguk saja dan tak lama, mobil yang mereka tumpangi, telah sampai di depan eebuah rumah sakit terbesa4 di kota itu.
Dengan segera, Tn.Seto bergagas turun dan menghampiri suster jaga.
" sus. Tolong anak saya," teriaknya. Hal itu membuat sebagian pengunjung yang ada di sana, menoleh karena laki laki paruh baya itu berteriak lantang.
Lalu tiba tiba saja, Seseorang laki laki muda, terlihat betjalan tergesa gesa ke arah Tn.Seno.
"Tuan, apa yang sebenarnya terjadi pada Nirmala,?" tanya laki laki itu yang tak lain adalah Mahendra.
__ADS_1
"siapa kamu, kamu kenal sama anak saya,?" tanya Tn.Seno menoleh kearah sumber suara.
Mahendra yang mendengarnya, tak kalah terkejutnya, Putri, jadi Nirmala adalah putri dari orang yang ada di hadapanya itu
Tapi kenapa perlakuan wanita itu sangat berbeda dengan orang tua kebanyakan. malah sepertinya, bukan orang tuanya. Seperti pembantunya saja.
Mahendra tersadar saat pundaknya di sentuh oleh seseorang.
"ayo Nak Masuk," seorang wanita yang tak lain adalah Ibu Mahendra, mengajaknya masuk. Karena memang, ia kemari karena menemani sang Mama berobat.
Dengan segera laki laki itu masuk keruang Dokter dan meninggalkan Nirmala yang masih tak sadarkan diri.
***
Sementara itu, Nirmala yangasih berada di gendongan Tn. Seno m, masih menunggu perawat datang
Tak lama, Beberapa perawat dan Dokter datang menghampiri Tn.Seno.
"Om Seno, kenapa ada di sini, dan kenapa Nirmala bisa tak.sadarkan diri," tanya Dokter itu.
Yang tak lain adalah Bani. Anak dari sahabat dari Tn.Seno.
"tolong ank Om Nak Bani dia pingsan tak sadarkan diri. " ucap Tn.Seno dengan wajah khawatirnya.
" Mari kita bawa dia ke ruang rawat. Sus tolong. Bawa dia,"ucap Bani dengan mengutus orang yang ada di sebelahmyq.
Dengan sigap, dua wanita itu segera menganglat dan membaringkan Nirmala di atas brankar dan segera membawanya ke ruang UGD
Sementara itu, Ny.Kania yang melihat gelagat aneh dari Dokter muda itu, merasa kurang suka. Karena ia berharap jika nantinya pemuda itu akan menjadi suami dari anak kesayangan.
"Mah, kenapa bengong,,?" tanya Tn.Seno dengan memepuk bahu ke Sang istri. Hal itu membuat Ny.Kania terlonjak kaget dan dengan segera menoleh kearahsang suami.
"astaga, papa buat Mama kaget saja," ucspnya dengan menggerutu dan mengelus dada.
"ya Mama yang ameh kenapa juga kaget gitu padahal Papa kan cuma nepuk," ucap Tn.Seno wajah bingungnya
"emm Mama hanya kawatir saja, takut Nirmala kenapa napa Pah, " jawabnya terpaksa menggunakan alasan Nirmala.
__ADS_1
Karena sang suami akan segera luluh saat mendengarkan nama anak itu. Ny.Kania juga tidak mengerti kenapa anak itu bisa mendapatkan kesayangan dari suami serta anaknya.
padahal ia berharap jika Nirmala nantinya akan menjadi anak yang di benci oleh anak dan suaminya.
Agar ia bisa dengan mudah menyongkirkanya. Tapi kenyataanya malah berbeda. Karena anak kesayanganya, malah mbela gadis yang menurutnya gadis sialan itu.
"iya Mah, siapa yang berani melakukan ini pada anak kota,?" tanya Tn.Seno dengan wajahmya yang menahan geramnya.
"iya Pah, aku juga tidak tau, kenapa dia begitu malang nasibnya. Bahkan orang yang telah memberikan susu basi pada Niemala waktu kecil, telah masuk penjara," ucap Ny.Kania dengan wajah di buat buat.
"ah, apa dia sudah bebas, ? Kakau gitu papa akan segera mengeceknya di kantor polisi," ucap Tn.Seno dengan wajah mengeras menahan amarah.
Jika bwnar, pelayannya itu yang mencelakai anaknya kembali, ia akan kembali menjarakan orang itu.
Begitupun. Dengan Ny.Kania ia juga sangat takut tqkut karena merasa akan terbongkar rahasia yang selama ini ia tutup tutupi.
"astaga, bagaimana ini kalau sampai dia beneran bebas, dia akan memberitahukan semuanya pada Mas Seno dan juga semua orang, karwna ia juga tau rahasia ku," gumamnya mulai berkeringat dingin.
Sementara itu, Tn.Seno yang baru saja menghubungi pihak kepolisian, menghampiri kembali sang istri.
"benar ternyata Mah, dia kabur dari kantor polisi," ucap Tm.Seno. Seketikq itu juga, tubuh Ny.Kania seperti hilang kendali. ia segera lemas tak bertenaga.
Ia takut jika apa yang ia perbuat selama ini, akan terbongkar apa lagi dengan kondisi sekarang yang menyatakan jika Dhelisa telah mengetahui semuanya
bersambung....
Nih kakakampir yuk di karya kak Rifah Musli bagus banget ceitanya lho kak, yuk mampir.
Judul: Gugatan Satu Milyar.
Blurb:" aku belajar menerima dan mencintaimu dengan sepenuh jiwa. Tapi, kau malah main belakang dengan kakakku," kenyataan pahit yamg tak pernah ia bayangkan sama sekali.
Dengan matanya, ia melihat sang kakak berada dwlam.kungkungan suaminya. Rosa bergetar. Panas, dingin semua merasuk menyatu dalam jiwa hingga membentuk menjadi amarah.
Dendam dan rasa ingin menghancurkan rasa yang besar. Akan tetapi, kenyataan lain menampar kesadarannya.
Kenyataan yang membuat seluruh saraf kewarasanya menoleransi semuanya. Akan kah namira bertahan dan menerima begitu saja,?
__ADS_1