Apa Salahku Ibu?

Apa Salahku Ibu?
Bab 74


__ADS_3

satu tahun kemudian,.....


Kini, Nirmala sudah lebih bisa menerima kenyataan pahit yang menderai hidupnya. dan kini wanita itu pun sudah mulai sedikit lebih sedikit melupakan sang suami yang telah tiada.


Walaupun, Nirmala masih sering menangis dalam diamnya kala sedang berada di kamar seorang diri.


" semoga kau bahagia ya Kak, kakak tahu, Anak kita sudah tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan juga periang." ucap Nirmala Seraya mengusap air matanya yang Lagi Dan Lagi, jatuh membasahi pipinya.


" mama, kok Ais?" tanya bocah kecil yang baru berusia satu setengah tahun itu. dan dengan segera, tangan mungilnya mengusap air mata yang membasahi pipi ibunya.


" Nggak apa-apa kok Marsha sayang, Marsha sudah makan?" tanya Nirmala Seraya tersenyum tipis.


bocah kecil itu hanya menganggukkan kepala. kemudian menarik tangan Nirmala untuk keluar dari kamar. hal itu tentu saja membuat wanita itu merasa kehilangan dan kebingungan.


Namun demikian, Nirmala tetap mengikuti langkah kecil putrinya itu. hingga akhirnya, Nirmala berhenti tepat di depan semua orang yang tengah menetapnya.


Degh


jantung Nirmala seakan ingin lepas dari tempatnya saat melihat kedatangan Tuan Burhan Dewana, Nyonya Ariska Dewana, dan juga seorang laki-laki tampan yang menatapnya dengan tatapan lembut. siapa lagi jika bukan Arbani Dewana.


Oma Michelle segera menarik tangan cucunya untuk segera bergabung dengan mereka.

__ADS_1


Yap


setelah beberapa bulan kepergian dari Mahendra, Nirmala memutuskan untuk kembali lagi bersama keluarga Hutama. karena dirinya merasa tidak enak jika harus selalu merepotkan keluarga baik itu. Apalagi, sekarang sudah tidak ada lagi Mahendra sang suami. hal itu menjadikan Nirmala semakin merasa sungkan berada di rumah itu.


" sayang, Anak Bani berniat ingin melamarmu." ucap Tuan Wisnu Seraya menyentuh dan mengusap bahu Sang Putri.


hal itu sontak saja membuat Nirmala yang mendengarnya, seketika membelalakkan mata. karena merasa tak percaya, dengan apa yang baru saja ia dengar itu.


" Ma-ksudnya bagaimana?" tanya Nirmala sedikit tergagap. Sebenarnya, wanita itu mengerti arah tujuan dari pembicaraan keluarga itu.


Namun, rasa kehilangan yang dimiliki oleh Nirmala, membuat wanita itu enggan untuk berpikir secara jauh.


Nirmala yang mendengarnya, seketika menggilingkan kepala." tidak Oma, maaf semuanya. Tapi aku masih belum bisa untuk melupakan Kak Mahendra. lagi pula ini terlalu cepat." ucap Nirmala menundukkan kepala.


Hal itu membuat semua orang yang mendengarnya, seketika menghembuskan nafasnya kasar. karena memang, apa yang dikatakan oleh Nirmala itu ada benarnya juga. karena kita tidak pernah tahu akan hati seseorang. dan akhirnya, keluarga Deewana pun memutuskan untuk pulang ke rumah.


Namun, sepertinya laki-laki yang bernama lengkap Arbani Dewana itu, tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.


Dirinya bertekad akan mendapatkan hati Nirmala kembali. dan Saat itu tiba, Arbani tidak akan pernah melepaskan wanita yang sangat ia cintai untuk kedua kalinya.


Beberapa tahun kemudian,...

__ADS_1


hari ini, tepat 5 tahun usia kepergian Mahendra dan Delisa. Dan sedikit demi sedikit, Nirmala dapat Melupakan segala masa lalunya yang cukup kelam. dan kini, Gadis itu Tengah berdiri di atas pelaminan bersama dengan laki-laki yang sangat mencintainya.


Siapa lagi jika bukan Dokter Arbani Dewana. laki-laki yang rela menunggunya selama bertahun-tahun untuk dapat bersanding dengan wanita yang bernama Nirmala Albert itu. Sebenarnya, Nirmala ingin sekali diganti oleh Tuan Wisnu. namun dengan sopan Nirmala menolaknya. Karena itu adalah pemberian dari tuan Seno.


Nirmala menundukkan kepala saat mengingat kembali masa lalunya yang cukup kelam. Hal itu membuat Arbani yang ada di sampingnya, seketika memeluk pinggang wanita itu.


" jangan pernah bersedih lagi. mulai saat ini, kita akan bahagia selamanya bersama dengan putra-putri kita." ucap Arbani Seraya memeluk tubuh mungil istrinya. dan tak lama berselang, dua orang anak kecil berlari menghampiri mereka. dan dengan segera, Arbani dan Nirmala menggendongnya.


Setelahnya, pasangan pengantin baru itu sama-sama mengangkat tinggi-tinggi anak mereka. setelah itu, mereka berdua tertawa dengan sangat bahagia.


****


" Makasih Sayang I love you." ucap Arbani berbisik di telinga sang istri saat mereka sudah berada di dalam kamar.


" I love you too." ucap Nirmala Seraya memeluk tubuh laki-laki yang saat ini telah sah menjadi suaminya itu. Sungguh, perjalanan kehidupan yang tidak mudah dilalui oleh Nirmala.


Namun, kini Wanita itu telah menemukan kebahagiaannya. Dan semoga saja, kebahagiaan itu akan kekal abadi dan tidak akan ada lagi orang yang akan berbuat jahat pada mereka.


Terutama pada wanita cantik yang bernama Nirmala itu. dan akhirnya, malam itu dihabiskan oleh sepasang pengantin baru itu dengan memadu kasih dengan perasaannya sangat bahagia.


****** selesai.********

__ADS_1


__ADS_2