
Berita pertunangan Al dan Auri sudah tersebar luas di dunia maya. Bahkan beberapa hari ini, siaran media tv dan media sosial lainnya juga dipenuhi dengan berita menggembirakan pertunangan Al dan Auri yang sangat mengejutkan.
Namun, meski begitu, tentunya dukungan untuk keduanya sangat banyak. Bahkan Al dan Auri dibanjiri permintaan interview eksklusif dari berbagai majalah, stasiun tv dan media lainnya. Namun, mereka malah memilih bungkam dan fokus pada persiapan pertunangan mereka yang akan ditayangkkn langsung oleh stasiun tv yang sudah lebih dulu membuat janji bersama Al Fatih.
Satu hari lagi menjelang acara pertunangan, baik Al maupun Auri sama sama mempersiapkan diri, agar nantinya tidak terlalu grogi saat acara dilaksanakan. Terlebih nanti acaranya akan disiarkan langsung dan ditonton oleh banyak masyarakat Indonesia.
Dan karena sutradara menyiapkan banyak rangkaian acara untuk Al dan Auri, maka hari ini mereka akan melakukan gladi untuk acara besok.
"Acara ini akan saya buat seperti sinetron dan akan membuat banyak orang menangis bahagia menyaksikan hubungan kedua idola mereka yang benar benar akan menyatu dalam ikatan yang halal." Ungkapnya.
Al dan Auri hanya tersenyum bahagia mendengar apa yang diucapkan sang sutradara. Bagi mereka, seperti apapun nanti hasil yang akan ditayangkan di tv tidak begitu penting. Yang terpenting adalah, mereka benar benar akan menjadi pasangan yang saling merindukan, mencintai dan akan bersama dalam waktu yang sangat lama, hingga ajal memisahkan mereka.
__ADS_1
Sementara itu, di Pesantren. Marsya dan Kelvin juga Kiai dan bu Nyai sudah mendengar berita gembira itu. Mereka mendoakan kebahagiaan untuk Al dan Auri.
"Mungkin, inilah sebabnya hati kita tidak bisa mencintai mereka ya, mas. Karena memang nama mereka sudah tertulis di lauhul mahfudz bahwa mereka berjodoh." Ungkap Marsya yang berbaring di pangkuan suaminya.
"Iya sayang. Tapi, kesalahan kita adalah karena keegoisan kita dan kebodohan kita yang mengikuti hawa nafsu." Kelvin menatap mata istrinya dengan tatapan penuh penyesalan.
"Allah mempunyai ampunan seluas samudra, bahkan tidak terhingga berapa luasnya ampunan Allah. Aku bersyukur karena Allah masih memberi kita kesempatan untuk bertaubat, mas."
"Terimakasih karena selalu setia bersama laki laki hina sepertiku." Ungkap Kelvin.
"Terimakasih juga, mas. Karena mas masih mau hidup bersama wanita murahan sepertiku." Ucap Marsya.
__ADS_1
"Tidak sayang, kamu bukan wanita murahan. Kamu adalah wanita terbaik dalam hidupku, wanita yang paling aku cintai, wanita yang telah melahirkan anakku dan selamanya, aku hanya ingin bersamamu, sayangku."
Kelvin mengatakan itu dengan memeluk erat tubuh Marsya. Kemudian, keduanya menangis haru. Mereka baru menyadari ternyata dosa yang mereka lakukan sangatlah hina. Dan maaf dari Auri dan Al adalah nikmat yang tidak terkira.
"Mereka sangat cocok bersama. Mereka memang sudah menjadi pasangan yang diinginkan oleh orang banyak. Dan kita hanya akan terus menjadi diri kita sendiri." Bisik Marsya di telinga suaminya.
"Semoga, kita tidak melakukan kesalahan yang sama. Mas harap, cinta kita bisa seperti cinta mereka yang kokoh meski begitu banyak ujian dan rintangan dalam perjalanan hidup mereka." Kelvin pun mengungkapkan harapannya untuk mantan istri dan sahabatnya itu.
"Kita mendzolimi orang yang salah mas. Menurutku, mereka adalah malaikat yang berwujud manusia. Dan kita adalah sehina hina manusia di dunia ini." Air mata keluar dari pelupuk mata Marsya. Dia sangat menyesali perbuatan yang telah lalu.
"Cukulah jadikan kesalahan masa lalu kita, sebagai pelajaran agar kita tidak berbuat demikian lagi. Dan mas harap, sayang berhenti menyalahkan diri sendiri. Yang harus kita lakukan sekarang adalah fokus meminta ampun pada Allah."
__ADS_1
Kelvin mencium kening Marsya diikuti tetesan air mata dari pelupuk matanya dan pelupuk mata Marsya. Mereka benar benar malu dan menyesal atas perbuatan mereka yang lalu.