Berondong Posesif Kesayangan Nona CEO

Berondong Posesif Kesayangan Nona CEO
Bab 72 - Di Mobil?


__ADS_3

Juna dan Airyn keluar bersamaan dari salon, wanita itu tampak menggandeng tangan besar sang kekasih. Seperti biasa, Airyn hobi gelendotan pada Juna. Kedua nya keluar dengan langkah pelan, Airyn terlihat sangat manis jika berada di samping Juna.


"Sayang.."


"Iyaa, kenapa cantik ku?"


"Panas banget ya?" 


"Iya, panas banget. Mau makan es krim gak? Kayaknya enak."


"Wah boleh tuh." Jawab Airyn sambil tersenyum antusias.


"Boleh, di mobil yuk?" Ajak Juna dengan senyum mesuum nya.


"Yang, kamu nawarin es krim beneran atau.."


"Ini juga es krim, awet juga es krim nya gak bakalan habis meskipun kamu jilat setiap hari." Jawab Juna sambil tersenyum kecil. Airyn mendelik, dia kesal ketika mendengar jawaban Arjuna. Dia kira, Juna benar-benar menawari nya es krim yang berbahan baku susu, bukan es krim dalam artian lain. 


"Isshh, aku mau es krim coklat!" Rengek Airyn sambil menggerak-gerakkan tangan Arjuna. Juna tertawa melihat tingkah Airyn, namun dia belum selesai untuk mengerjai kekasih cantik nya ini. 


"Yang ini juga rasa coklat, sayang. Ada saus vanilla nya juga lho."


"Sayang.." 

__ADS_1


"Hahaha, baiklah. Ayo kita beli es krim beneran, tapi.."


"Tapi apa lagi sih, yang?" Tanya Airyn pada Juna.


"Nanti pengen di es krim, hehe."


"Agak aneh sih kedengeran nya, tapi ya oke. Nanti di rumah aku manjain kamu, biar semangat kerja nya besok." Jawab Airyn sambil tersenyum manis.


"Nah gitu dong, kan seneng aku dengernya. Es krim nya udah bangun nih, mau di elus dulu gak?" Tanya Juna membuat Airyn celingukan, aman karena tempat mereka berada sekarang cukup sepi.


Baru saja tangan Airyn akan menyentuh area sensitif Juna, pemuda itu menepis nya dengan cepat. 


"Kenapa, sayang?"


"Yuk, di mobil." Ajak Juna sambil menarik tangan Airyn masuk ke dalam mobil. 


"Gampang banget bangunin adek kamu, yang. Tinggal bilang mau di manjain dong, langsung bangun."


"Karena dia tahu kalau kamu ngomong itu yang punya sarang nya, jadi dia langsung bangun." Jawab Juna sambil terkekeh. Dia pun menyalakan mesin mobil lalu melajukan nya dengan perlahan, dia tidak bisa mengendarai mobil nya dengan kecepatan rata-rata karena dia tak fokus karena kenikmatan yang dia rasakan oleh usapan tangan lembut Airyn. 


"Huhh.." Juna menghembuskan nafas nya dengan kasar, dia tak tahan menahan semua nya. Dia celingukan mencari jalanan yang cukup sepi, lalu menghentikan laju kendaraan nya itu di pinggir jalan. Airyn yang keheranan pun mengajukan pertanyaan pada Juna, kenapa pria itu tiba-tiba saja menghentikan kendaraan nya, padahal toko es krim masih cukup jauh dari sini.


"Yang, kenapa kamu berhen.. hmmpphhh.." Belum juga Airyn menyelesaikan ucapan nya, bibir nya keburu di bungkam oleh ciuman Juna yang terkesan menuntut dan agak sedikit kasar. Airyn paham benar, saat ini Juna tengah bernafssu kepadanya, makanya ciuman nya terasa sangat liar namun dia sudah terbiasa melayani ciuman Juna yang selalu menggebu seperti ini. 

__ADS_1


Juna mencium bibir Airyn dengan liar, sesekali dia menggerakan kepala nya ke kanan dan ke kiri seperti di drama yang mereka tonton tempo hari. Suara penyatuan bibir itu terdengar cukup nyaring memenuhi ruang yang tak terlalu luas ini, karena mereka berada di dalam mobil. 


Tangan Juna juga menuntun tangan Airyn ke area sensitif nya, Airyn paham dan mengusap-usap nya kembali. Juna semakin buas, dia bahkan menggigit bibir Airyn membuat wanita itu meringis.


"Eemhh, Jun.." wanita itu melenguuh tertahan karena bibir nya masih di bungkam oleh ciuman Juna yang semakin lama, semakin beringas.


"Yang, gak kuat. Melipir dulu lah ke losmen ya?" Ucap Juna sambil mengusap bibir Airyn yang sedikit bertambah volume nya karena ulah Juna yang menggigit bibir nya.


"Masa sekarang sih, Yang? Nanti aja di apart."


"Oke, di mobil aja." Putus Juna, dia mengatur kursi milik Airyn hingga posisi yang pas, dia langsung menindih nya.


"Jun, aduh ini di pinggir jalan lho."


"Gak peduli, sepi kok. Kita main cepet." Jawab Juna, dia mengeluarkan adik kecil nya, lalu menarik celana milik Airyn.


"Jun, kamu nekat banget sih."


"Tapi, kamu suka kan?" Tanya Juna, dia kesulitan saat membuat kaki Airyn melebar. 


"Suka, yaudah cepetan main nya." Jawab Airyn pasrah. Mau menolak pun percuma, dia juga sudah ikutan panas karena ciuman Juna yang membuat nya ikutan bernafssu juga.


"Pokoknya SSJ. Alias suka-suka Juna." Gumam Airyn. 

__ADS_1


......


🌻🌻🌻🌻


__ADS_2