Berondong Posesif Kesayangan Nona CEO

Berondong Posesif Kesayangan Nona CEO
Bab 83 - Membujuk Mamak


__ADS_3

"Mamak.." Panggil Arjuna sambil tersenyum. Mirna yang sedang duduk sambil mengusap-usap rambut Nana menoleh. 


"Iya, Jun. Kenapa?"


"Lusa, Juna sama Airyn mau pulang ke kota."


"Lho kok sebentar sekali disini nya, Nak?" Tanya Mirna sambil menatap keduanya dengan sendu. 


"Airyn sama Juna harus kerja, gak enak sama papa nya Airyn kalau Juna kelamaan libur." Jawab Juna lagi, sedangkan Airyn langsung menggendong Nana. 


"Hmm, Mamak disini sendirian lagi dong." 


"Justru itu yang mau Juna omongin sama Mamak." Ucap Juna lagi. Mereka pun bicara berempat, tentunya dengan Airyn yang juga ikut duduk disana. 


"Ada apa, Nak?" 


"Juna sama Airyn mau bawa Mamak sama Nana ke kota, tinggal sama kita disana."


"H-aahh?"


"Mau ya, Mak? Biar Airyn sering ketemu sama Nana." Ucap Airyn lirih, dengan senyum manis nya. 


"Tapi rumah Mamak disini gimana, Nak? Rumah ini punya banyak kenangan." Lirih Mirna. 


"Mamak jangan khawatir, nanti Airyn minta orang-orang Daddy buat berjaga disini, merawat rumah ini agar tidak rusak." Jelas Airyn. 

__ADS_1


"Mamak gak mau nyusahin kalian, sebaiknya Mamak sama Nana disini aja." 


"Gak boleh, nanti kalau Mamak sakit, siapa yang mau ngurusin? Kalau di kota kan ada Airyn sama Juna yang bakal ngurusin Mamak." Ucap Airyn sambil tersenyum.


"Tapi.."


"Jangan merasa gak enak atau sungkan sama Airyn, Mak. Ini sudah tugas Airyn buat rawat Mamak. Airyn gak ngerasa di repotkan sama sekali, Daddy juga meminta Airyn buat Mamak tinggal disana." 


"Nak.."


"Airyn mohon ya, Mak? Ikut sama Airyn ke kota."


"Tapi Nana sekolah."


"Masalah itu, Nana bisa sekolah di kota biar Airyn yang mengurus semua nya." Jawab Airyn lagi. 


"Nak.."


"Baiklah, Nak."


"Airyn senang mendengarnya. Biarkan Juna yang mengurus surat-surat pindah dari sini ke kota, sama pindahan sekolah nya Nana."


"Terimakasih ya, Nak. Sudah peduli sama mamak."


"Iya, Mamak. Airyn senang sekali mendengar kalau Mamak setuju ikut sama Airyn ke kota."

__ADS_1


"Jadi, Nana bakalan ikut kakak cantik ke kota?"


"Iya, sayang. Nanti di kota, kita bakalan main ke play zone ya?" Ajak Airyn sambil tersenyum. 


"Wahh, Nana mau kak, Mau banget."


"Iya, nanti kakak cantik ajakin Nana main ke play zone." Jawab Airyn sambil tersenyum manis. Dia menciumi wajah cantik Nana dengan gemas, lalu memeluk tubuh mungil adik ipar nya itu.


Mirna menatap Airyn dengan senyum kecilnya, dia bahagia melihat Airyn sangat dekat dengan Nana. Bahkan terlihat juga sangat menyayangi nya, Nana juga langsung dekat dengan Airyn. Di bandingkan dengan Juna, seperti nya Nana lebih dekat dengan Airyn sekarang. 


Mirna mengusap air mata nya, dia baru pertama kali nya melihat sosok gadis yang cantik, katanya dia juga orang kaya, tapi kepribadian nya yang sederhana dan baik hati. Juna benar-benar tak salah memilih wanita. 


"Lho, kok Mamak nangis?" Tanya Airyn. 


"Tidak kok, Mamak tidak apa-apa."


"Jangan menangis, nanti Mamak senang disana. Meskipun takkan bisa menggantikan kenangan disini, tapi setidaknya disana, mamak bisa dekat dengan anak Mamak, sama Airyn juga."


"Iya, Nak."


"Jangan khawatir, Airyn menginginkan ini juga untuk kebaikan Mamak. Airyn gak mau terus khawatir sama Mamak selama disana. Kalau Mamak disana kan Airyn bisa tenang karena bisa lihat Mamak secara langsung." Jelas Airyn membuat Mirna menganggukan kepala nya. 


Airyn juga ingin merasa tenang disana, dia juga takkan tega meninggalkan Mirna sendirian, berdua dengan Nana yang masih kecil di usia nya yang sudah tua saat ini. Dia pasti akan selalu kepikiran dengan Mamak Mirna disini. 


......

__ADS_1


🌻🌻🌻🌻


__ADS_2