Berondong Posesif Kesayangan Nona CEO

Berondong Posesif Kesayangan Nona CEO
Bab 94 - Monica & Mirna


__ADS_3

"Mau kemana? Pengantin baru jangan kemana-mana dulu." Tanya Jonathan, masih dengan wajah datarnya. Seperti nya dia masih merasa kesal pada Juna juga pada Airyn karena kehamilan nya itu. 


"Jemput Mamak sama Nana."


"Mau kemana, sayang?" Kali ini, Monica yang buka suara.


"Gak kemana-mana, tapi Airyn punya janji sama Nana, mau ngajakin dia main ke playzone. Mumpung hari ini dia libur sekolah." Jawab Airyn sambil tersenyum kecil.


"Tungguin, Mommy ikut." Jawab Monica sambil berlari kecil ke kamar. 


"Daddy ikut juga?"


"Gak, Daddy mau ke bengkel." 


"Ngapain?"


"Benerin mobil yang kamu tabrak." Jawab Jonathan dengan delikan sinis nya, memang beberapa waktu lalu Airyn sempat menabrak bagian belakang mobil sang ayah karena kurang fokus. Jadi, sekarang harus di benerin dan di cat baru untuk menghilangkan baret nya. 


"Hehe, maaf Daddy.."


"Bersenang-senanglah, sayang." Ucap Jonathan sambil mengusap lembut puncak kepala Airyn lalu mengecup kening nya, membuat Juna mematung.

__ADS_1


"Kenapa? Kau cemburu karena aku mengecup kening putriku sendiri?" Tanya Jonathan pada Juna. Pemuda itu menggelengkan kepala nya dengan cepat.


"Hmmm, kau tak pantas akan hal itu. Karena aku lebih lama mengenal Airyn."


"Iya, saya tidak pantas akan hal itu. Lagipula, rasanya tidak pantas seorang menantu cemburu pada mertuanya sendiri hanya karena mengecup putrinya." Jawab Juna sambil tersenyum kecil. 


"Hmm, baguslah." Jonathan hanya menjawab seadanya, lalu memilih pergi meninggalkan semuanya. Dia pergi keluar dari rumah dan duduk di teras sambil meminum kopi hitamnya. Dia akan bersantai sejenak, nanti siang dia akan pergi ke bengkel. 


"Sayang.." Ucap Airyn, membuat Juna menoleh.


"Iya, sayang. Kenapa?"


"Kamu beneran cemburu?"


"Hmm, kamu ini ada-ada aja." Ucap Airyn sambil menyenggol pelan lengan suaminya.


"Namanya suami, hehe."


"Yaudah, kita berangkat sekarang yuk." Ajak Airyn, saat dia melihat Monica keluar dari kamar dengan membawa tas kecilnya. 


Mereka pun pergi ke apartemen yang di tinggali oleh Mamak dan Nana. Sesampainya di sana, mereka melihat kalau Mamak sudah menunggu. Nana terlihat sangat antusias saat akan masuk ke dalam mobil. Hari ini, Juna yang menyetir. 

__ADS_1


"Hallo, sayang.." Sapa Airyn pada Nana.


"Kakak cantik.." Nana segera menghambur ke dalam pelukan kakak cantiknya. 


"Nana mau main di playzone kan?"


"Mau mau…" 


"Ayo kita kesana, sambil jalan-jalan ya." Ajak Airyn, dia pun memangku Nana di pangkuan nya.


"Nak, Nana biar duduk sama Mamak aja. Nanti kamu pegel kalau harus pangku Nana, dia berat." Ucap Mamak pada Airyn.


"Gapapa kok, Mak. Airyn mau sama Nana." Jawab Airyn. Nana pun terlihat sangat nyaman duduk di pangkuan kakak cantiknya, sesekali dia menunjuk ke arah tempat-tempat yang belum pernah di datangi sama sekali. Ini adalah pertama kalinya dia melihat hal-hal seperti itu, maklumlah di tempatnya tinggal kan tidak ada bangunan seperti di kota. 


Sesampainya di mall, Airyn pun mengajak Nana ke tempat bermain. Sedangkan Monica mengajak Mamak Mirna untuk berjalan-jalan sembari menunggu Airyn dan Nana selesai bermain di playzone. 


Sejujurnya, mamak merasa sedikit canggung berdekatan dengan Monica. Keadaan mereka jauh berbeda, bahkan cara berpakaian mereka pun berbeda. Monica terlihat sangat anggun dan modis, berbeda dengan nya yang hanya memakai pakaian yang sederhana.


Tapi, ternyata Monica paham dan dia tidak ragu-ragu untuk mengajak besan nya berbelanja. Tentu saja Mamak menolak, tapi Monica tetap kekeuh untuk membelikan Mirna beberapa pakaian, bukan hanya untuknya saja, tapi dia juga membelikan untuk Nana sekalian. 


Ternyata memang benar, Airyn yang baik hati benar-benar seperti Monica. Dia juga sangat baik hati dan tidak memilah milih untuk melakukan kebaikan, sama seperti Airyn. Bolehkah dirinya merasa beruntung karena dia bisa mengenal keluarga itu?

__ADS_1


......


🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2