Cerita Cinta Nuvia

Cerita Cinta Nuvia
Feni vs Endah


__ADS_3

🌸 Tangerang 05:00 WIB 🌸


Aku selesai menjalankan ibadah sebagai umat muslim, terdengar suara alarm dari ponsel mba Feni yang berdering sangat keras


Mba Feni meraba untuk menggapai ponsel nya, menggeser layar agar suara nyaring itu berhenti


" Cepat sekali pagi, baru saja aku memejamkan mata "


ujar nya sambil terduduk dengan mata yang masih terpejam


" Kau Solat? " dia tampak terkejut melihat ku, lalu mengamati mukena yang ku pakai


" Sudah kecil mukena mu! jika kau mau, pakai lah milik ku, ada di dalam lemari sudah lama tidak ku gunakan "


Ujar nya sambil menuruni ranjang pembaringan, akupun hanya mengangguk


***


Mba Feni sedang memandangi diri nya pada pantulan cermin, dia bersiap untuk melaksanakan tugas nya sebagai pengaman di suatu tempat penempatan para pramugari junior, dengan setelan jas hitam dengan dalaman kemeja putih dan celana hitam di padukan sepatu pantofel yang juga berwarna hitam, Rambut nya di Gelung rapi Sangat berbeda dengan penampilan rumahan nya


" Kenapa memandang ku seperti itu Nuvia " tanya mba Feni dari pantulan cermin


" Mba sangat berbeda dengan pakaian seperti itu " ujar ku


" Ya memang seperti ini penampilan kami, harus menyesuaikan dengan kondisi di tempat kami bertugas " ujar nya


" mba kerja nya seperti apa? " tanya ku


" susah untuk di jelaskan Nuvia " terang nya yang mungkin malas untuk bercerita di pagi buta


" aku pernah melihat para security di sekolah ku, mereka hanya berjaga di pos, apa mba melakukan hal yang sama? " tanya ku kembali mencari bahan obrolan


" Hampir mirip, tapi kami tidak memiliki pos, Lebih mirip seperti resepsionis " ujar nya


" oh " jawab ku sambil mengangguk angguk


" Kau punya kemeja? " tanya mba Feni


" Ada mba " jawab ku


" Gunakan lah kemeja mu, dan .. " mba Feni membuka lemari pakaian nya lalu menyerahkan satu buah rok mini berwarna coklat tua


" Kenakan ini saat kau bertemu pimpinan F.A nanti "


seraya tersenyum


" Ah, kebetulan kemeja ku berwarna krem, apa cocok di padukan dengan rok ini mba? " ujar ku


" Biar Endah yang nanti menilai " ucap mba Feni


" Baik mba, terima kasih " ujar ku


" Ya " jawab nya singkat


Mba Feni hampir menyelesaikan persiapan nya untuk bekerja pagi ini, dia sedang menunggu mobil jemputan yang akan membawa ke tempat dia bertugas yang tidak terlalu jauh dari tempat kost


" Kau ada uang untuk hari ini? " tanya nya sela-sela membereskan lagi penampilan nya


" Ada mba " jawab ku


" Jika tidak punya pegangan uang katakan pada ku tidak usah malu " ucap nya seraya menoleh setelah terdengar suara klakson mobil di luar sana


" Aku berangkat ya, nanti Endah yang akan menemani mu ke kantor pusat " pamit nyaa


" Terima kasih banyak mba Feni, hati-hati " aku antar mba Feni sampai pagar kost-kostan dan ia melambaikan tangan nya setelah memasuki mobil jemputan yang di dalam nya sudah ada beberapa wanita berseragam sama dengan nya


- Mess Pramugari Dirgantara Airline -


" Pagi mba Feni " seru para petugas laki-laki di gerbang menuju Mess pramugari

__ADS_1


" Ya " jawab mba Feni datar


Mba Feni adalah salah satu karyawan terlama di maskapai ini, meskipun bukan berkecimpung langsung dalam dunia penerbangan tapi dia sangat di hargai oleh para karyawan lain yang berbeda profesi, mba Feni sangat ulet dan tegas dalam pekerjaan nya, sangat berbeda dengan perangai nya saat di luar pekerjaan


Selain mba Feni, mba Endah juga karyawan yang sangat di perhitungkan di maskapai ini. mba Endah adalah pengatur jadwal dan tujuan penerbangan para pramugari dan pilot, maka banyak para pramugari senior dan pilot senior yang mengenal nya


Mereka berdua karyawan terbaik di bidang nya masing-masing, tidak heran banyak karyawan yang sangat menghormati kedua nya


* Kost putri pergudangan Bandara Mas *


Aku sudah membersihkan diri ku, aku menunggu kedatangan mba Endah sambil menonton televisi di kamar mba Feni, tidak lama terdengar ketukan pintu kamar yang membuat ku melangkah untuk membuka pintu kamar tersebut


" Sudah siap? " tanya mba Endah


" Sudah mba, apa mba ingin istirahat terlebih dahulu? " tanya ku takut kalau mba Endah masih lelah setelah bekerja semalam


" Aku hanya ingin membersihkan diri saja, tubuh ku lengket aku akan istirahat di mobil nanti " jawab nya sambil menduduki kursi yang ada di luar kamar


" merokok? " tanya nya padaku menyodorkan bungkusan itu


" Tidak mba " jawab ku


Mba Endah sosok yang pendiam, tapi ketegasan terlihat dari gerakan tubuh Dan cara bicara nya


Wajah nya seperti ada campuran darah timur tengah yang memiliki bola mata besar dan hidung mancung


Kepulan asap masih keluar dari mulut nya, mata nya. menerawang ke atas langit-langit ruangan


" Semalam tidur di kamar Feni? " tanya nya pada ku


" iya , mba Feni menyuruhku tidur di kamar nya saja, jika mba Endah ada di kamar baru aku di ijinkan oleh nya tidur di kamar mba Endah " jawab ku


" Feni memang seperti itu " jawab nya


" Dimana kau mengenal Feni " tanya nya lagi


" Di bus mba " jawab ku jujur


" Hampir dua bulan ini mba " jawab ku kaku


" Tidak perlu khawatir, aku sudah tahu rasa nya, kita memiliki kesamaan tentang orang tua kita " ujar nya


" Ya sudah aku kembali ke kamar ku, tunggu lah sebentar, setelah itu kita ke kantor pusat " ucap nya sambil melangkah masuk ke kamar nya


🏬🏬🏬


- Dirgantara Airline office. Jakarta -


Mba Endah melangkah tegak dan pasti menuju meja petugas resepsionis kantor, wajah nya tidak tertunduk sama sekali seperti membuktikan pada para karyawan disana bahwa dia sosok yang patut di segani


" selamat siang, tolong buatkan saya janji bertemu dengan pak Singgih " ujar mba Endah


" Atas nama siapa Bu? " tanya petugas resepsionis


" Endah Wulandari scheduler senior batch 1 " jawab nya tegas membuat sang resepsionis kaku


" Baik Bu, di tunggu di meja sebelah sana " ujar petugas mengarah kan mba Endah pada meja tunggu para tamu petinggi perusahaan


mba Endah mengajak ku duduk di tempat yang di sediakan oleh petugas


" Jangan tundukan wajah mu ! " ujar mba Endah memberi ku peringatan saat aku menunduk karena malu, banyak orang yang memperhatikan kami


" i- iya " aku langsung mengangkat wajah ku untuk menatap mba Endah


" jika ada yang menatap mu, tatap balik wajah nya seberapa kuat orang itu akan menahan tatapan mu, di sana lah kau bisa menilai nyali mereka " ujar nya tanpa ekspresi


**


Aku dan Mba Endah kembali berjalan menuju pintu lift yang akan mengarahkan kami pada lantai teratas gedung ini, aku sudah gelisah karena takut dan khawatir

__ADS_1


" Tenang kan diri mu " ujar mba Endah seolah tahu kegelisahan ku


" ya mba " Aku menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan perlahan


,,,


" Selamat siang pak Singgih. " mba Endah menjabat tangan pria yang sudah cukup berumur


" Perkenalkan adik sepupu saya, Nuvia " ucap mba Endah dan aku langsung tersenyum sambil menjabat tangan pria itu


" Siang Endah, sudah lama tidak berkunjung ke sini apa terlalu nyaman tinggal di Tangerang " ujar pak Singgih seraya tertawa


" Ya begitulah, saya kesini hanya ingin mengantar adik sepupu saya yang ingin melamar pekerjaan sebagai Flight attendant, apa sudah masuk kriteria? "


tanya mba Endah masih tegas


" Apa saya sudah bisa menunggu di luar ruangan? " tanya mba Endah yang di angguki oleh pak Singgih


" Menguasai bahasa asing? " tanya pak Singgih pada ku dengan raut wajah tegas setelah kepergian mba Endah


" Sedikit bisa, bahasa Inggris dan Jepang pak " jawab ku


" Pernah sekolah pramugari sebelum nya? " tanya nya lagi


" Belum pak " jawab ku jujur


" Jika belum kamu harus mengikuti lesson yang kami adakan untuk para F.A pemula untuk mengenal jenis pesawat dan tugas para kru di dalam pesawat " jelas nya


" Untuk tampilan luar sudah memenuhi syarat, tapi semua harus tetap sesuai prosedur perusahaan kami, kamu harus mengikuti test teori, test kesehatan dan psikologis " ujar nya lagi


" Apa saja persyaratan yang kamu bawa saat ini? " tanya pak Singgih


Aku menyerahkan persyaratan yang sudah ku susun di bantu oleh mba Feni semalam


Pak Singgih membaca dan mempelajari riwayat pendidikan ku


" Nilai mu sangat baik, dan saya tahu sekali sekolah ini adalah salah satu sekolah terbaik di Bogor " ujar nya


" ini adalah sekolah yang di miliki oleh salah satu petinggi perusahaan kami " ujar nya berbisik


" Sekarang saya terima persyaratan kamu, bersiap lah besok kamu akan mengikuti beberapa test yang akan kamu lalui, semoga kamu bisa menyelesaikan semua test dengan nilai baik agar bisa bergabung dengan perusahaan kami " ucap nya kemudian berdiri mengulurkan tangan di ikuti oleh aku yang juga berdiri dan menyambut nya


" Terima kasih banyak atas waktu nya saya permisi pak " ujar ku sambil membungkuk


" Ya , good luck " ucap nya


****


Mba Endah sudah berpamitan pada pak Singgih, kami melangkah menuju parkiran dimana supir sudah menunggu kami disana, mba Endah memang mendapat fasilitas mobil jemputan sama seperti mba Feni walaupun sebenarnya mobil jemputan hanya di khususkan untuk di gunakan saat bekerja saja, nama nya juga senior bebas saja seperti nya.


" Kita makan dulu mas Eko " ujar mba Endah


" Siap mba " jawab sang driver


Kami berhenti di sebuah rumah makan Padang yang cukup ramai, mba Endah bilang jika rumah makan ramai berarti enak , maka itu kami berhenti di sini untuk melakukan santap siang


" Aku traktir, jadi kamu tidak perlu khawatir " cetus mba Endah yang mungkin sudah tahu isi dompet ku


" Aku sangat malu mba merepotkan banyak orang " ujar ku.


" Yasudah kau harus bergantian mentraktir ku jika sudah lolos jadi Flight attendant " ucap nya


" ya mba, pasti!! " ucap ku sumringah


* readers ku ... karakter Ester dan ilham akan aku hilang kan dulu ya sampai cerita " Maafkan aku, Dipta " tamat. kemungkinan di season 2 baru lah aku muncul kan lagi, agar tidak terlalu banyak tokoh


Terima kasih


🌼🌼🌼

__ADS_1


TBC


__ADS_2