Cerita Cinta Nuvia

Cerita Cinta Nuvia
engagement


__ADS_3

suasana di luar ruangan sudah terdengar riuh alunan musik dan suara MC telah terdengar oleh ku, tibalah mama menghampiri aku untuk membawa ku ke tempat acara berlangsung, tidak ku sangka hari ini aku terikat hubungan serius dengan Dipta , pria dingin yang pernah ku lihat saat aku masih duduk di bangku sekolah


" ini dia yang kita tunggu sang pujaan hati, Nuvia Anggasari !!! " ucap sang MC dengan wajah yang berseri


Aku melihat banyak orang-orang yang tidak terlalu ku kenal disana, mungkin kerabat Dipta dan sahabat nya aku melangkah dengan perlahan seiring dengan langkah kaki mama.


" Sayang .... " Dipta menghampiri ku dengan uluran tangan nya, aku menyambut nya dengan senyum yang tidak pernah lepas dari bibir ku


" kamu sangat cantik " ujar Dipta kembali setelah tangan kami saling bertaut


" Jangan memandang ku seperti itu " ucap ku sangat malu, karena banyak yang memperhatikan kami


" You are mine " ucap Dipta masih tetap memandang wajah ku dengan tatapan mata penuh cinta


" kita bertunangan bukan menikah ! " ucap ku


" setelah ini kita akan menikah " Ucap nya sambil meledek ku


" YEAAYYYY MARI BERDIRI DI SINI PAK DIPTA DAN NONA NUVIA " si MC mengarah kan kami pada sebuah panggung kecil yang terdapat bunga-bunga cantik di hiasi setiap dinding nya


Aku berdiri bersama Dipta menghadap para tamu yang sudah antusias menunggu momen Dipta menyatakan cinta nya


" Nuvia Anggasari ... Aku berdiri di sini di saksikan orang tua mu, kakak kandung ku, dan seluruh kerabat juga sahabat ingin menyatakan bahwa aku siap menjaga mu, mendampingi hari-hari mu, bertanggung jawab atas segala kehidupan mu, dan menyerahkan seluruh cinta yang aku punya hanya untuk mu .. "


" Izinkan lah aku mengikat mu dengan segala rasa cinta ini agar kemudian aku dan kamu menjadi satu pasangan yang utuh "


Dipta memegang tangan kanan ku, lalu dia berlutut di hadapan ku


" Aku tidak akan melupakan saat kamu mengatakan YA saat aku meminta mu untuk menjadi kekasih ku, dan hari ini aku akan mengatakan lagi dan lagi sampai seterusnya "


" Nuvia .. tahu kah kamu syarat untuk menjadi istri ku? hanya kamu yang memenuhi syarat itu , karena aku selalu berkali-kali jatuh cinta pada satu orang yang sama yaitu kamu, izinkan aku mencintaimu lagi untuk hari ini dan seterusnya


Will you marry me Nuvia???? "


WUAAAHHHH ... TERIMA .. TERIMA


suara tepuk tangan dan teriakkan para tamu memenuhi ruangan membuat aku semakin salah tingkah, kenapa begini rasa nya???? aku bahagia bercampur haru dan malu

__ADS_1


" Ya ... aku mau " ucap ku dengan air mata haru melihat kesungguhan Dipta pada ku


" Terima kasih " Dipta berdiri lalu kakak kandung Dipta menghampiri kami memberikan satu kotak kecil yang isi nya sepasang cincin berlian yang Dipta sematkan di jari manis ku, lalu bergantian aku pun menyemat kan juga pada Dipta yang disambut tepuk tangan para tamu


" Terima kasih sayang " Dipta mencium kening ku


Aku tidak berkata apapun karena memang aku tidak tahu harus mengatakan apa


Setelah nya para tamu bersalaman pada kami di lanjutkan menyicipi semua hidangan yang disajikan dalam pesta pertunangan kami


" sayang ... apa kamu senang dengan pesta nya?? " tanya Dipta saat kami duduk di salah satu kursi yang sudah di sediakan


" ya aku senang sekali terima kasih emmmm " aku bingung memanggil dia apa setelah ini?


" kenapa?? apa ada yang kurang " tanya nya


" Tidak, a-aku ... aku panggil kamu apa setelah ini? ," tanya ku malu


" hahaha sayang ... aku kira kenapa? " Dipta tertawa mendengar pengakuan ku


" iya .. mas " iiuuuuhhh canggung sekali aku


Dipta tersenyum manis lalu berdiri dan menggenggam tangan ku, mengajak aku berkenalan dengan beberapa sahabat dan kerabat nya


***


- Bogor -


" Kurang ajar memang mantan istri mu itu mas Angga, mana ada seorang anak tunangan tanpa memberi tahu papa nya!!!! " paman ku marah besar saat mengetahui pertunangan ku dengan Dipta


Ternyata ada salah satu kerabat Dipta Yang meng-upload foto pertunangan ku di media sosial, dan Paman ku mengenal kerabat Dipta tersebut


" Biarkan saja, mereka hanya bertunangan, mereka tidak akan bisa menikah tanpa restu dari ku " ujar papa tenang


" Ya mas, Ini semua gara-gara mantan istri mu yang matre itu " ujar paman ku memanasi fikiran papa ku


" Lihat lah mas, bahkan mantan mu itu tidak tahu malu mengajak selingkuhan nya dalam acara itu " paman ku memperlihatkan foto yang di upload kerabat Dipta

__ADS_1


Papa hanya melihat sekilas lalu menghembuskan nafas nya perlahan


" Bagaimana aku mengatakan pada papa hafidz Zaky? jika dia tahu soal ini " tanya papa pada paman ku


" itu lah mas yang saya khawatir kan, sedang kan hafidz sangat berharap Vi itu menjadi pendamping nya, huh pusing aku memikirkan nya " ujar paman yang dulu justru melarang ku dekat dengan Hafidz


" Kita harus bergerak cepat mas, jangan sampai mereka menikah " lanjut paman ku yang sangat menggebu memisahkan aku dengan Dipta yang aku yakini sebenarnya dia pun tidak akan senang jika aku bersama hafidz.


" Nanti aku yang akan berbicara langsung pada via, aku yakin via akan menuruti perkataan ku " ujar papa yakin


" Mas Angga yakin ? " tanya paman


" sangat yakin, aku tahu yang kalian semua tidak tahu tentang Nuvia dan hafidz " ucap papa


" Dan Dipta itu juga sebenarnya sudah di jodohkan dengan gadis lain, aku yakin kakak nya Dipta seperti kita, hanya merestui pertunangan mereka tapi tidak untuk pernikahan mereka !!! " ucap papa ku sangat yakin


Papa dan paman ku terus saja mengatur strategi untuk memisahkan aku dengan Dipta


kontras dengan yang terjadi di tempat pesta kami, semua bahagia dan terharu atas pertunangan ku, terutama mama ...


mama selalu mengusap bulir air mata nya sepanjang acara berlangsung, mungkin air mata bahagia


" sayang ... berjanji lah pada ku untuk terus seperti ini , jangan pernah berubah apapun yang terjadi pada kita " ucap Dipta yang terus menggenggam tangan ku


Dipta mengajak ku ke halaman belakang rumah nya, melihat sebuah taman yang di hiasi tumbuhan bunga mawar merah dan ada kolam ikan disana dengan air mancur dan kursi-kursi ukir yang tertata rapi di taman itu


aku di arah kan Dipta menduduki kursi yang menghadap air mancur, kami duduk bersama Disana ... Dipta memandang ku dari samping lalu dia menarik tengkuk ku dengan lembut


hembusan nafas Dipta menyapu wajahku, membuat aku terhipnotis langsung memegang wajah nya


sesuatu yang dingin menyentuh bibir ku yang lembab dan kami saling menyalurkan perasaan cinta kami dengan bahasa sentuhan lembut dari bibir kami


- Woooaaahh udah aaahhhh puasaaaaa -


🌼🌼🌼


TBC

__ADS_1


__ADS_2