Cerita Cinta Nuvia

Cerita Cinta Nuvia
part II


__ADS_3

Nuvia bersama sang putra sudah tiba di kediaman nya, ia langsung mengajak sang putra untuk mengganti pakaian dan menikmati makan siang bersama...


Tiba di pukul dua siang hari, dering ponsel nya berbunyi, tertera nama mama mertua disana ... Nuvia dengan cepat menggeser tombol hijau untuk menyambung panggilan


" Assalamualaikum ma .. " sapa Nuvia saat panggilan terhubung


" Wa'aalaikumsalam nak, sedang apa? apa mama mengganggu mu? " tanya mama mertua


" Tidak ma, aku sedang bersama Arkan di kamar " jawab Nuvia sambil melihat sang putra yang sudah terlelap


" apa hafidz sudah mengabari mu hari ini? " tanya mama mertua nya lagi


" Tadi aku yang menghubungi ka hafidz ma, emm .. itu .." Nuvia ragu-ragu mengatakan bahwa Dirga sedang bersama ayah kandung nya, Nuvia tidak tahu bahwa mama mertua nya justru sudah jauh lebih tahu tentang itu


" kenapa nak, katakan lah " ujar mama hafidz ingin mendengar kejujuran menantu nya


" Dirga di ajak bermalam oleh .. itu .. " Nuvia masih ragu dan takut untuk mengatakan sejujurnya.. ia takut mertua nya berfikir yang tidak-tidak


" sudah nak ... mama sudah tahu " jawab mama mertua, karena tidak tega mendengar nada suara Nuvia yang kebingungan.. dan justru membuat Nuvia menjadi heran ..


Nuvia berfikir mungkin hafidz lah yang sudah memberi tahu pada mama nya


" maaf mah, bukan maksud aku .. " ucapan Nuvia terhenti saat mama mertua nya memotong pembicaraan


" tidak apa-apa Vi, Dipta ayah kandung Dirga .. sudah selayaknya Dirga mengenal Dipta, kita tidak boleh egois nak .. " ucapan mama hafidz membuat Nuvia. tertegun sejenak..


" i- iya ma .. " Nuvia terbata merasa tidak enak dengan mama hafidz


" mama akan mengunjungi kalian .. apa kalian ada rencana keluar malam ini? " ..


" tidak ma, kami tidak pernah kemana-mana kalau tidak bersama ka hafidz " ucap Nuvia membuat sang mertua tersenyum


" Yasudah kalau begitu mama tutup dulu ya, katakan pada Arkan bahwa kami akan datang .... Assalamualaikum "

__ADS_1


" Baik ma .. wa'aalaikumsalam " dan mereka pun menyudahi sambungan telepon


Nuvia sangat berubah saat menikah dan memiliki anak, ia menjadi wanita yang lebih tertutup pada keluarga nya kecuali hafidz, di tambah saat ini ia semakin pendiam jika tidak ada hafidz ... Nuvia juga lebih menunjukkan sosok istri yang sangat penurut, tidak pernah ada bantahan atau penolakan yang keluar dari mulut nya


Nuvia sudah sangat tergantung dengan hafidz, ia tidak bisa melakukan apapun jika tanpa arahan Hafidz, Nuvia pun tidak memiliki teman berbincang selain suami nya itu , sang mertua sangat khawatir dengan kondisi Nuvia jika suatu saat hafidz tidak lagi bersama nya ( Ada apa dengan Nuvia? )


Nuvia POV :


Hari ini pertama kali aku melihat nya lagi secara langsung, setelah sekian lama aku tidak pernah menatap sosok itu, sejuta perasaan berkecamuk dalam hati ku, aku tidak tahu perasaan apa ini? tapi ada rasa sesak di dada ku saat melihat ia memohon pada ku .


Aku menghormati suami ku, aku tidak ingin suami ku berfikir bahwa aku masih menyimpan rasa untuk nya, maka itu ... biarlah seperti ini, biarlah dia menjadi asing untuk ku, meskipun ada satu malaikat kecil yang akan selalu membuat kami selalu terhubung, satu yang pasti, cukup aku yang merasakan semua kegundahan perasaan ini, tidak untuk nya juga tidak untuk suami ku.


Aku bahagia saat melihat senyuman dari bibir suamiku, aku hanya ingin bersama nya sampai maut lah yang akan memisahkan kami, tak ingin sedikit pun aku membuatnya kecewa dan bersedih, karena pengorbanan suami ku melebihi apa yang aku berikan untuk nya sampai saat ini, dan hidup ku sekarang untuk meminimalkan rasa sakit pada kenyataan masa lalu, bukan untuk memaksimalkan kebahagiaan di masa depan.


* * * * * * *


Pangandaran.. Jawa barat


Hafidz melihat dari kejauhan sebuah kapal nelayan yang sedang menjaring ikan, dan di menit kemudian terlihat salah satu diantaranya terjatuh kedalam laut lepas ..


" Urgent .. ada seorang nelayan terjatuh !!! " hafidz berteriak meminta pertolongan pada para petugas yang satu kapal bersama hafidz


Dan dari kejauhan beberapa nelayan di kapal tersebut melambaikan kedua tangan mereka, menandakan bahwa mereka butuh bantuan


" Cepat ambil pelampung !!! " perintah hafidz pada salah satu petugas yang berada dekat nya, dan petugas tersebut berlari menuju tempat penyimpanan alat penyelamatan


" Pak hafidz kaitkan dulu pakaian bapak dengan ini " salah satu petugas memberikan tali yang nanti nya akan di ikat pada tubuh hafidz


" Cepat lakukan!!! " hafidz sangat khawatir dengan keadaan nelayan yang terlihat sedang terombang ambing di lautan lepas tanpa ada yang menolong dari salah satu teman nya


Hafidz melemparkan pelampung agar di gapai oleh nelayan tersebut, naas ... nelayan tersebut seperti nya keram kaki membuat ia tiba-tiba tenggelam dan tak terlihat lagi


Belum sempat tali terikat sempurna pada tubuh nya,

__ADS_1


" byuurrrr " hafidz tiba-tiba terjun ke dalam laut tanpa mempedulikan nyawa nya sendiri..


" pak !!!! " salah satu petugas yang berjaga dengan cepat ikut mengikat tubuh nya dan bersiap untuk menyelamatkan hafidz juga nelayan yang sudah tidak terlihat


Hafidz berenang semampu nya untuk mencari keberadaan nelayan itu, dan saat ia memegang tangan nelayan itu


" Ya Allah .. " tiba-tiba sesak di dada hafidz terasa ..


ia tidak bisa konsentrasi dalam menggerakkan tubuh nya di atas air ...


Beruntung.. teman hafidz memegang tangan hafidz yang terlihat sudah lemah untuk bergerak, di berikan pelampung untuk hafidz dan di arah kan agar hafidz memegang salah satu bagian nya agar tidak ikut tenggelam..


Petugas yang ada di kapal hafidz menarik hafidz dan yang lain menurunkan sekoci ( perahu kecil ) untuk mendekati hafidz dan nelayan yang sudah ia pegang tadi ..


" Pak !!! " petugas di perahu kecil membaringkan tubuh Hafidz yang terlihat pucat dan juga nelayan yang sudah tidak sadarkan diri, mereka melakukan pertolongan pertama dengan langkah mengecek denyut nadi dan pernafasan di tambah CPR resusitasi jantung paru ...


" Emergency !!! " teriak salah satu petugas


Perahu kecil sudah mendekati kapal yang ditumpangi hafidz tadi dan mengangkat tubuh kedua nya .. yaitu hafidz dan nelayan yang ia tolong


" Kembali ke pangkalan !! " ujar salah satu petugas pada nahkoda kapal


Mereka pun bergerak kembali pada pangkalan tempat dimana akan ada perawatan lebih lanjut, dan beberapa yang lain menghampiri perahu nelayan yang salah satu nya terjatuh tadi untuk di mintai keterangan kronologi


*


Jika ada kesalahan dalam misi penyelamatan, mohon maaf karena tidak ada pengalaman.. ini hanya ilusi saya pribadi


Terima kasih


🌼🌼🌼


TBC

__ADS_1


__ADS_2