Cerita Cinta Nuvia

Cerita Cinta Nuvia
part II


__ADS_3

Hari ini hujan membasahi bumi, terlihat beberapa anak kecil berlarian dengan gembira..


" Aduh " salah satu anak terjatuh saat sedang berlari mengejar teman-teman nya


" Ada yang luka? " tanya wanita yang sudah melihat gerak gerik si bocah


" lutut ku berdarah Tante " jawab bocah itu dengan mata merah terkena air hujan dengan campuran air mata yang ingin keluar


" Mari aku obati .. " ajak si wanita dengan lembut


" Tidak usah Tante, nanti aku tertinggal teman-teman ku " ujar nya .. mata bocah itu melihat taman-taman nya yang sedang berlari menjauh


" Nanti Tante yang antar kamu pulang, apa rumah mu jauh dari sini? " wanita itu tersenyum, rambut dan bajunya basah karena ikut terguyur hujan karena membantu bocah malang itu


" Tidak terlalu jauh, di belakang perumahan ini " ucap nya mendongak untuk menatap siapa wanita baik hati yang menolong nya


" Mari .. " wanita itu menopang tubuh bocah itu agar dapat berdiri dan melangkah memasuki pekarangan rumah nya


Mereka berjalan .. terlihat sang bocah tertatih karena lutut nya yang nyeri


" Ibu .. " Seorang pelayan menghampiri sang majikan membawa sebuah payung, ia sempat kebingungan mencari majikan nya, baru saja ia ingin mencari keluar rumah.. ternyata sang majikan sedang bersama bocah perempuan yang seperti nya sedang sakit di bagian kaki nya


" Aduh ibu .. saya bisa kena marah bapak .. " ucap si pelayan .. tangan nya menggantikan sang majikan untuk memapah bocah kecil yang lusuh itu


" kemari dek sama mbok .. "


" Mbok .. sama aku saja " ujar wanita itu, ia tidak ingin di gantikan oleh pelayan nya


" Jangan Bu, pak Dipta bisa marah sama mbok " ..


Yaaa .. wanita itu Nuvia .. ia sudah beberapa Minggu tinggal di hunian yang berada di salah satu perumahan di kota Jakarta.. Selain mempermudah dalam perawatan nya di rumah sakit yang dekat hunian nya, perumahan ini pun masih dekat dengan pemukiman penduduk desa asli membuat Nuvia bisa lebih nyaman ..


Hunian yang Nuvia tempati adalah milik keluarga ilham, yang sengaja di beli oleh Dipta Karena sudah lama kosong


Nuvia sudah bertemu dengan ilham.. sama seperti kepada yang lain .. Nuvia pun tidak mengenal siapa ilham .. bahkan ilham sudah menunjukkan beberapa foto mereka saat SMA hasil nya nihil


***


Nuvia dan bocah tadi sudah berada di teras rumah, mbok Suti mengambil kotak obat untuk mengobati bocah itu ...


" Siapa nama mu? " tanya Nuvia sembari mengobati luka setelah mbok Suti datang membawa obat


" Aduh .. aduh .. nama ku Kanaya .. aku biasa di panggil Naya " ucap nya sambil menahan pedih akibat luka nya


" Bu .. " mbok Suti berjongkok menyentuh tangan Nuvia untuk mengambil kapas yang sedang Nuvia pegang


" anu Bu .. ibu ganti pakaian dulu .. sudah mbok siapkan .. mbok takut bapak marah " ucap mbok Suti. yang sangat khawatir jika Nuvia sakit jika terus memakai pakaian basah dan Dipta tahu


" Apa mbok ada pakaian kecil untuk nya? " tanya Nuvia tidak mengindahkan kata-kata mbok Suti


" Tidak ada Bu . hanya pakaian besar saja yang ada di sini .. " jawab mbok Suti


" Coba Carikan kaos kecil ku mbok .. mungkin bisa di pakai Naya .. kasihan dia " ucap Nuvia sambil menempelkan plester pada lutut Naya

__ADS_1


" Ya Bu .. mbok Carikan dulu .. " mbok Suti berlari ke dalam rumah, bukan mencari pakaian.. justru ia mengambil ponsel nya di dalam kamar nya


mbok Suti menekan satu nama yang ada dalam kontak ponsel nya


" Hallo pak .. " saat sambungan terhubung


" Ya mbok .. Nuvia kenapa ? " Dipta memang seperti itu setiap kali mbok Suti menghubungi nya, ia hanya memikirkan Nuvia .. karena memang mbok Suti di pekerjakan khusus untuk mengawasi Nuvia


" ibu tadi menolong seorang gadis kecil di luar, sekarang keadaan ibu basah .. saya sudah mengajak ibu berganti pakaian.. tapi ibu hanya fokus pada gadis itu pak .. mbok khawatir ibu sakit jika terus memakai pakaian yang basah " ujar mbok Suti melaporkan keadaan nuvia


" Ya mbok .. Aku sudah dalam perjalanan menuju ke sana .. mbok buatkan saja minuman hangat dan berikan pada Nuvia sekarang " perintah Dipta


" baik pak .. " ....


" Ya sudah aku tutup .. terima kasih mbok " ucap dipta mengakhiri


*


Mbok Suti kembali ke teras membawa dua minuman hangat untuk Nuvia dan gadis kecil yang sedang bersama nya ..


" ibu .. minum dulu ya .. agar tidak kedinginan " Bu Sumi menyerahkan satu cangkir air jahe hangat untuk Nuvia


" adek di minum juga ya air hangat nya " ucap mbok Suti memberikan cangkir satu nya


Nuvia dan Kanaya meminum air hangat yang di berikan mbok Suti dengan perlahan


Beberapa menit kemudian suara deru mesin kendaraan mengalihkan perhatian mereka, semua tertuju pada mobil mewah yang datang


mbok Suti kemudian beranjak untuk membuka pagar , agar kendaraan dapat memasuki pekarangan


" Vi .. " seorang pria tinggi keluar dari mobil dan berlari menghampiri Nuvia ..


" Kenapa pakaian mu basah? " Dipta melipat tangan nya di depan dada nya


" Aku .. aku tadi kehujanan " jawab Nuvia sambil melirik gadis kecil yang pakaian nya juga basah


" Kenapa tidak berganti pakaian hemm ... " tanya Dipta memegang bahu Nuvia dan menggeleng kepala


" mbok .. ajak gadis ini ke kamar mbok .. ganti pakaian nya .. " ucap Dipta ..


Dipta yakin Nuvia tidak akan berganti pakaian jika gadis yang ia tolong masih berada di sini


" Mari Vi .. aku antar ke kamar " ajak Dipta menggandeng bahu wanita nya , Nuvia tidak bergerak ia hanya memandang gadis itu .. ia merasa kasihan ..


" Dia akan baik-baik saja Vi .... mbok akan menggantikan pakaian nya " ucap Dipta meyakinkan Nuvia ...


" Aku sudah berjanji akan mengantar nya pulang .. apa boleh .. " ..


" nanti kita antar dia bersama " Dipta memotong kata-kata Nuvia


" Naya ikut mbok Suti ya .. Tante ke kamar sebentar " ucapan Nuvia membuat Dipta dan mbok Suti saling pandang ..


" Kamu mengenal nya Vi ? " Dipta heran kenapa Nuvia bisa cepat beradaptasi dengan gadis ini, padahal Nuvia paling menutup diri nya dengan orang asing

__ADS_1


" Tadi aku sudah menanyakan nama nya .. " ucap Nuvia kemudian melangkah mengikuti arahan Dipta untuk memasuki rumah nya


Dipta mengangguk kan kepala nya tanda mengerti, mereka berjalan menuju kamar pribadi Nuvia, Dipta melihat lagi ke arah gadis kecil itu sebelum memasuki kamar Nuvia , ia melihat gadis itu sangat lusuh ..


" Kenapa Nuvia dekat dengan gadis lusuh itu? " dalam hati Dipta bermonolog


" Vi ... aku tunggu di ruang tengah " setelah Dipta berhasil membawa Nuvia ke kamar nya


" iya .. " jawab Nuvia kemudian mengambil pakaian yang sudah di siapkan mbok Suti dan memasuki kamar mandi


****


" Nama mu Naya ?? " tanya Dipta setelah gadis itu berganti pakaian dan berada di ruang tengah ikut menunggu Nuvia ...


" iya pak .. " jawab gadis itu ketakutan karena sikap Dipta yang dingin


" Duduk lah.. bukan kah lutut mu sakit? " kemudian si gadis melangkah mendekati kursi dengan hati-hati, Dipta yang melihat kemudian membantu memapah


..


Ponsel Dipta berdering, ia pun segera melihat siapa yang menghubungi nya


Seulas senyum terlihat dari bibir nya, setelah ia melihat nama yang tertera pada layar ponsel


" Haiii son " saat netra Dipta melihat penampakan Dirga di hadapan nya


" Daddy apa kabar? .. " tanya Dirga dengan senyuman yang sangat mirip dengan Dipta wajah nya berbinar saat melihat Dipta


" Daddy baik nak .. bagaimana disana? " tanya Dipta yang tidak kalah bahagia dengan sang putera


" Kami baik .. tapi nenek ingin sekali berbincang dengan bunda .. apa Daddy sedang bersama bunda sekarang ? " ..


" Daddy sedang di rumah bunda, nanti Daddy berikan pada bunda .. sekarang Bunda sedang berganti pakaian setelah kehujanan " ucap Dipta dan tidak lama Nuvia datang dengan keadaan yang segar


" Vi .. ini Dirga " Dipta memperlihatkan layar ponsel nya pada Nuvia,


Nuvia melihat ke arah layar ponsel, ia tersenyum simpul .. tapi tidak ada kata-kata yang terucap dari bibir nya


" mama ingin bicara dengan mu " ..


" iya " jawab Nuvia tersenyum pada Dipta


Nuvia menatap layar ponsel milik Dipta, terlihat Dirga tersenyum bahagia bisa melihat wajah sang bunda yang sangat ia rindukan .. berharap ingatan bunda nya kembali seperti dulu yang penuh kasih sayang ...


🌼🌼🌼


.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2