Cewek Dingin Itu Pacarku

Cewek Dingin Itu Pacarku
Kepercayaan


__ADS_3

Diruang osis lista yang sedang duduk disudut ruangan dengan tangan ditangannya, ia terlihat sibuk membalas pesan dari pacarnya yang minta bertemu.


^^^Anda^^^


^^^Ada apa sih hmm??^^^


Putra😪


Lagi kesel!!


^^^Anda^^^


^^^Kesel sama siapa hmm?^^^


Putra😪


Anak kelas kita


^^^Anda^^^


^^^Emang kenapa hmm??^^^


Putra😪


Tadi dia nembak aku!


Deg


"Ada yang mau embat cowok gue ternyata" batinnya


^^^Anda^^^


^^^Terus?^^^


Putra😪


Ya aku tolak lah, kan udah ada kamu. emang aku mau ternak cewe apa??😡


"Syukur deh cowok gue masih waras" Batinnya dengan senyum


^^^Anda^^^


^^^iya terus??^^^


Putra😪


Terus aku mau kita ketemu titik, ada yang mau aku omongin


^^^Anda^^^


^^^Pulang nanti aja oke, kamu tahukan habis ini aku mau patroli.^^^


Putra😪


Ya deh. Pulang nanti aku jemput

__ADS_1


^^^Anda^^^


^^^Emang mau kemana?^^^


Putra😪


Bolos!! gak mood mau lanjutin pelajaran


^^^Anda^^^


^^^Putra, gak boleh bolos... nanti mama marah loh, aku juga Nanti yang bingung mau jawab apa! !^^^


Putra😪


Ntah lah lihat aja nanti


^^^Anda^^^


^^^Ingat, jangan bolos.^^^


Putra😪


Hmm


Setelah membaca pesan dari Putra, Lista bangun dari duduknya dan henak keluar dari ruang osis bertepatan dengan enggal yang datang kesana.


"Lis" Panggil Enggal


"Hmm"


"Lu beneran pacaran sama Putra, Real karena lu suka sama dia?" tanya Enggal menatap Lista yang kembali duduk itu


"Kenapa nanya gitu?" tanya Lista


"Karena gue gak yakin dengan putra" Ujarnya Memperlihatkan sebuah foto kepada Lista.


Deg


Lista melihat foto putra dan Nia sedang berciuman lebih tepatnya Nia yang mencium putra.


"Sekarang lu percayakan kalau Puta bukan cowok baik baik, dibelakang lu aja dia berani cium cewek lain" Ujarnya


"Sialan, Itu Nia yang nyosor cowo gue" Batinnya geram, bukan karena foto itu tapi ucapan Enggal


"Gue saranin lu putusin aja deh si putra, dia gak pantes dapatin cewek sebaik lu" Hasutnya. Lista hanya diam tak menjawab ia mengingat jika putra memintanya bertemu ada yang mau ia bicarakan. apa soal ini? tanyanya


"Gue pergi" Ujarnya meninggalkan ruang osis itu, meninggalkan Enggal yang tersenyum smirik dibibirnya.


______


Ting


Lov♥


Dimana?

__ADS_1


"Lah tumben ngechat dulu" Batinnya senang


^^^Anda^^^


^^^Tempat biasa, Kenapa? Kangen?^^^


Lov♥


Gue kesana.


^^^Anda^^^


^^^Oke^^^


Tak menunggu lama gadis yang tadi mengechat dia sampai. Tempat yang diucapkan Putra gudah yang ia dan teman temannya gunakan untuk bolos, gudang tak terpakai yang sudah direnov sedemikian rupa membuatnya tak tanpak seperti gudang melainkan ruangan khusus. temoat ini hanya diketahui oleh Putra Cs dan lista, bahkan desi dan intan belum mengetahui bahwa ada ruangan ini.


"Duduk yank" Ujar Putra menggeser tubuhnya agar pacar lnya bisa duduk


"Mau ngomong apa?" tanya Lista menatap pacarnya, ia belum ingin menanyakan tentang foto yang ia lihat tadi.


Putra menatap pacarnya lekat, ia menceritakan apa yang tadi ia alami, tapi belum selesai putra menjelaskan tiba tiba Lista memotongnya.


"Intinya dia nembak kamu, terus kamu tolak gitu. terus apa lagi?" tanyanya


"Sayang jangan marah oke" Ujar putra dan dianggukkan oleh Lista


"Tadi dia hampir cium aku tapi belum sempat tu bibir nempel aku udah mundur dan jambak rambutnya" Jawabnya


"Jambak rambut" Kaget lista dan diangguki oleh Putra


"Itu anak orang woy, main jambak aja" Ujar Lista.


"Habis dia mau cium bibir aku, kan ini udah aku segel buat kamu" Jawabnya entah pemikiran dari mana putra berbicara seperti itu.


"Heleh.. jadi kamu gak ciuman kan sama Nia?", Tanya Lista menginterogasi


"Enggaklah" Ujarnya


"Emm aku juga mau cerita, tadi kak Enggal keruang osis terus nunjukin foto kamu yang ciuman sama Nia.."


"Terus kamu percaya?" potong putra


"Belum selesai cerita juga, yang aku amati dulu foto itu hingga aku lihat Nia kek niat banget gitu. yang aku pikir kan ya tadi kamu tolak dia terus dianya gak terima. Apalagi kak Enggal yang terus terusjelekin kamu katanya kamu gak setialab apalah." Jelas Lista


"Jadi kamu gak percayakan sama foto itu?" tanyanya dan dijawab Gelengan oleh Lista


"Kok bisa gini ya yank, Nia nembak aku dan enggal ngehasut kamu. kayaknya mereka udah sepakat deh" Ujar Putra


"Gak boleh Suudzon putra, siapa tahu kak enggal gak sengaja lewat" Ujarnya masih berpositif tigking


"Hmm..."


Mereka terus mengobrol tanpa sadar bahwa jam sudah menunjukkan pukul 7, Dengan langkah tergesa Mereka berjalan kedalam kelas dan mengikuti pelajaran.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2