
"Bos.... coba deh lu lihat Ig" desak Riko saat mereka sedang mabar dirumah Fajar, tapi sang pemilik rumah malah tak tahun dimana
"Paan?", tanyanya tak tahu, karena ia tak membuka intagram lagi setelah mempost foto calista kemarin.
"Gegara lu posting fotonya bu bos dengan posisi kek gitu, mereka berfikir siapa itu, nih banyak yang bilang perawakannya mirip si Sinta" Ucap Riko memberikan ponselnya yang menunjukkan banyaknys komentar tentang siapa yang dipost seorang most wanted yanh terkenal dingin.
"Biarin aja, gue gak peduli. selagi mereka gak hujat akun lista" jawab Putra membuka ponsel berlogo apel itu, benar saja saat ia membuka ig banyak notif yang masuk ia hanya melihat sekilas dan membuka akun sang kekasih.
"Masih sama, dia belum update postingan baru" Gumamnya tersenyum tipis, saat meliht Bio sang pacar "Aku mencintaimu dengan caraku sendiri "P"" Dengan satu postingan sebuah tangan yang saling bertautan dengan like tak terlalu banyak, putra ingat betul kapan foto itu diambil.
Sekilas pula ia mengingat ucapan lista kala itu yang tak memperolehkan dia untuk meng tag dirinya.
"Aku kangen sayang" Batinnya
Prang
Suara dari dapur mengagetkan mereka berdua apalagi putra yang sedang membayangkan sang pacar yang jauh disana.
"Suara apa tuh?" tanya riko pada putra yang hanya mengendikkan bahunya
Mereka berjalan kearah dapur dan terlihatlah, indah dan fajar yang sedang berciuman didekat washtafel dapur itu.
"Gak elit banget tu bocah," Gumam Riko yang masih didengar oleh Putra
"Awasi mereka jangan sampai keluar batas, gue cabut dulu" ,Pesan Putra pada Riko, riko mengangguk.
Putra berlalu meninggalkan rumah fajar, sedangkan Riko yang tak tahan melihat adegan panas itu berteriak yang membuat keduanya salah tingkah an juga malu.
"Woy lu berdua" Teriak riko
"Mampus deh kita" Gumam Indah yang masih terdengar oleh Fajar
"Santai aja sayang, Riko juga pernah kissing kok sama Si desi" Ujarnya mengecup bibir merah itu
"Ihh malu tahu" Cemberutnya
"Astaga, masih dilanjut. gue aduin pak bos loh baru tahu rasa" Ancam Riko, yah fajar memang takut jika Putra tahu dan bisa saja melaporkannya kesang papa tercinta
"Iya deh kita gak lakuin itu lagi, ya kan yank" Ujar Fajar dan diangguki oleh indah.
______
Skip
Malam hari
Jreng
Menunggu sesuatu yang sangat menyebalkan bagi..
Drrttt drrttt
Luv♥ Vidcall....
Calista: Lagi ngapain kok gelap?
Putra: Merenungi hidup tanpa kamu
Calista: Dih makin pinter gombal ya kamu
Putra: Cuma sama kamu doang kok yank,
Calista: Kamu maun gitar? Emang bisa??
__ADS_1
Putra: kamu ngeremehin aku hmm?
Calista: Emm bukan ngeremehin sih cuma gak percaya aja, dulu kamu coba gitar dirumah aku aja ngeluh gak bisa lag, inilah itulah
Putra: Aku udah bisa ya, itu juga gara gara aku gak mau kalah saing sama kamu
Calista: Oh ya, coba nyanyiin satu lagu buat aku!!
Putra: Kalau aku bisa, kamu kasih aku apa?
Calista: (Membentuk love dengan tangan) Banyak banyak
Putra: Oke.
Jreng jreng
Di hidup ini
Telah kusinggahi banyak cinta
Namun tak pernah aku temui cinta
Sekuat aku menginginkan dia
Hal hebat kurasakan
Kini dicintai seseorang
Yang 'ku pun mencintai
Itu sempurna
Takkan siakan dia
Belum tentu ada yang seperti dia
Satu dunia tahu aku bahagia
Banyak pasang mata saksinya
Belum tentu esok 'kan masih ada
Kesempatan tak datang kedua kalinya
Hargai dan jaga hatinya
Dalam diamku
Kupanjatkan selalu doa untuknya
Jodoh bukan soal sempurna
Namun yang mampu tangguh 'tuk bertahan
Dan berjuang
Takkan siakan dia
Belum tentu ada yang seperti dia
Satu dunia tahu aku bahagia
Banyak pasang mata saksinya
__ADS_1
Belum tentu esok 'kan masih ada
Kesempatan tak datang kedua kalinya
Hargai dan jaga hatinya
Takkan siakan dia
Belum tentu ada yang seperti dia
Satu dunia tahu aku bahagia
Banyak pasang mata saksinya
Tak akan duakan dia
Belum tentu esok 'kan masih ada
Kesempatan tak datang kedua kalinya
Hargai dan jaga hatinya
Hatinya
Takkan siakan dia
Love you sayang
Calista : (Mengusap air matanya dengan tepuk tangan)
Putra: Jangan nangis oke, aku gak bisa usap air mata kamu sekarang
Calista: Makasih buat lagunya
Putra: Iya sayang, kalau perlu aku kasih satu lagu tiap hari buat kamu.
Calista: Hmmm...
Putra: Nenek udah sembuh?
Calista: Belum, tapi dokter disini masih mengusahakan yang terbaik
Putra: Aku do'ain, nenek cepat sembuh ya
Calista: Aamiin, makasih do'anya.
Putra: Iya, udah malam kok belum tidur?
Calista: Gak bisa tidur aku tuh, baca komentar dipostingan kamu bikin aku geram tahu gak.
Putra: Udah gak usah dipikirin, aku gak ada respond kok. kamu juga gak perlu denger apa kata netijen, yang cuma bisa nebak. pokoknya aku cuma cinta kamu
Calista: Janji setia?
Putra: Janji
Calista: Ya udah, aku mau coba tidur
Putra: Jangan cuma dicoba sayang, tapi dilakuin
Calista: (Merem) Heem,, kamu juga tidur jangan lupa mimpiin aku.
Putra: Iya sayang aku juga mau tidur kok (Meletakkan gitar ditempatnya
__ADS_1
Calista: Mat tidur.
Bersambung ......