Cewek Dingin Itu Pacarku

Cewek Dingin Itu Pacarku
Warung sederhana


__ADS_3

Hari berhari terlewati, putra dan Lista sepakat untuk menganggap seolah mereka hanya teman, tapi beda jika diluar sekolah. Apalagi Nia dan Enggal yang terang terangan menunjukkan sifat sukanya pada mereka.


Kabar duka juga pernah datang dari Putri yang kehilangan calon bayinya dan kelumpuhan, Putra dan lista yang melihat Aditya seperti mayat hidup itu kasihan dan membantunya. Baca dinovel Anak SMA dimasa pandemi biar gak penasaran


Skip


Hari ini adalah hari kelulusan Kelas 3 dimana angkatan Enggal melepas masa SMPnya menuju SMA.


Anggota osis disibukkan dengan acara ini, tiga hari sudah lista disibukkan oleh tugas ini itu membuat Putra seakan tersisihkan. Lista sadar itu, ia berencana ingin mengajak pacarnya untuk jalan nanti malam karena selama pacaran merwka jarang jalan bareng berdua biasanya kalau gak lista yang kerumah putra, Putra yang ngapel kerumah Lista.


Acara berlangsung meriah dengan enggal sang mantan osis yang menyanyikan sebuah lagu yang membuat mereka terharu.


"Lagu itu saya persembahkan untuk satu perempuan yang hanya menganggap saya sebatas kakak, Maaf jika kakak pernah salah sama kamu" Ujarnya yang membuat jiwa jomblo mereka meronta. Ya, Enggal sudah menyerah dengan rasanya karena sampai kapan pun rasa lista padanya tak lebih sebagai saudara, karena Dihati lista hanya untuk pacarnya. Lista hanya mengangguk seraya senyum tipis


Skip


"Putra" Panggil Lista yang sedang menghisap sebatang rokok itu, Putra yang mendengar suara pacarnya itu langsung membuang putung rokok itu.


"Kamu ngerokok?" tanya Lista


"Sedikut kok yank" jawabnya


"Jangan ngerokok lagi putra, kamu masih muda gak baik buat kesehatan" Ujarnya, ia mengedarkan pandangannya ternyata Fajar dan rikopun sama.


"Kalian juga kalau mu ngerokok jangan ajak pacar gue dong" Sungut Lista, Ia tak mau pacar dan teman temannya kenapa napa karena sebatang rokok


"Ya maap buk, sekali kali lah nikmati masa masa SMP gini" Ujar Fajar dan diangguki oleh Riko


"Maaf sayang, aku cuma coba coba" Ujarnya menarik tangan pacarnya


"Jangan ngerokok lagi" Peringatnya dan diangguki oleh Putra, Ya putra terlalu bucin dengan Lista itu menurut Kedua sahabatnya. Tapi putra hanya menanggapi dengan santai dan berkata "Gue cinta sama dia dan resikonya gue harus turuti aturan selama itu demi kebaikan"

__ADS_1


"Acaranya udah selesai?" tanya Putra menyenderkan kepalanya dipundak lista


"Udah, Emm put" Panggil Lista


"Hmm?"


"Nanti malam jalan yuk" Ajaknya dan diangguki oleh putra


"Boleh, aku jemput" Ujarnya dan diangguki oleh Lista.


Fajar dan Riko yang melihat kedua manusia itu hanya mampu menghela nafasnya. Pasalnya Riko sedang LDR dengan pacarnya yang ijin balik kampung dan riko yang hubungannya beraa diujung tanduk.


"Gak bisa, gue harus bujuk Desi nih" ,Gumam Riko, sedangkan Fajar langsung mengvidcall Indah.


_________


"Put, jalan kaki aja ya" Ujar Lista yang hanya memakai sandal swallow berwarna Pink itu


"Nih swallow buat kamu, baru beli tuh" Lista memberi sandal berwarna hitam itu untuk pacarnya


"Makasih sayang" Ucapnya dan dianggukkan oleh Lista


Mereka berjalan beriringanditemani oleh suara kendaraan yang lalu lalang, hingga sampailah mereka disebuah warung sederhana yang cukup ramai.


Mereka memesan makanan yang disediakan disana, Putra menyelipkan rambut Lista yang menghalangi penglihatan itu ketelinga pacarnya.


"Put...


"Panggil aku sayang" Ucapnya


"Sayang"

__ADS_1


"Ya sayang" jawabnya


"Kamu gak malu kan makan dipinggir jalan kayak gini, diwarung sederhana ini?" tanya Lista, walau bagaimana pun Putra adalah orang berkecukupan


"Malu hahaha kenapa aku harus malu hmm... Aku sering makan dipinggir jalan yang pentingkan kenyang" Jawabnya santai. Lista hanya mengangguk


Tak lama makanan mereka datang dua porsi sate ayam beserta nasi dan dua es degan. duh ngiler uthor.


Mereka menikmati makanan itu dengan tenang, sesekali putra membersihkan noda disudut bibir Lista denngan tisu.


"Ssttttt" Ringis lista


"Kenapa?" tanya Putra melihat pacarnya meringis itu


"Ketusuk, beh ini tusuk tajem amat ya" Ujar Lista yang melepaskan ayam ayam itu


"Kalau tumpul mana bisa buat nusuk ayamnya" Ujarnya


"Betul"


Tanpa mereka sadari ada berberapa orang yang mengamati mereka, mereka adalah Enggal dan teman temannya yang tak lain adalah anak motor.


"Itu bukannya lista ya bos, gebetan lu?" tanya salah dari mereka


"Hmm, Gue udah lupain rasa itu. biarin dia hidup dengan kebahagiaannya" Ujar Enggal dengan senyum


"Syukur deh bos, lu gak gila gegara ditolak cewe" Canda salah satu dari mereka


"Gila kali gue gila, perjalanan gue masih panjang bray. dah lah yuk balik kemarkas" Ajaknya menyalakan motornya


Brumm.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2