
Setelah berganti baju dan menunaikan sholat wajibnya, putra mengecek keadaan pacarnya dikamar tamu.
Tok tok tok
"Yang aku masuk ya" ucapnya membuka pintu dan melihat kakaknya disana yang masih mengompres lista,
"Tolong jaga lista dulu, kakak mau buat bubur buat lista" ucap putri dan dianggukan oleh putra.
Putra mengantikan kakaknya mengompres lista walau badannya agak meriang, tapi ia bisa menahannya.
"Maafin aku udah ngajak kamu ngelawan arus hujan tadi" ucapnya mengecup tangan lista dan dibalas senyum oleh lista walau masih pucat
Tak berapa lama putri kembali membawa semangkuk bubur kekamar itu.
"Put apa kita tunda dulu kepulangan kita kejakarta?" tanya putri pada adiknya. Lista yang mendengar itu sontal langsung menjawab
"Gak perlu kak, besok kita pulang pokoknya." ucap lista setelah menelan bubur itu
"Tapi kondisi kamu masih gini loh, mau gimana pun kamu udah jadi urusan kita kan putra yang ngajak kamu kesini." ucap putri yang dijawab gelengan oleh lista.
"Yaudah tapi kamu harus cepat sembuh yes, dan kamu putra untuk malam ini kamu jaga lista sampe panasnya turun" ucap putri memeberikan mangkuk itu ketangan putra
"Siap"
"Cepat sembuh, kakak keluar dulu. kalau putra ngapa ngapain kamu. bilang aja kekakak nanti aku kasih dia hukuman" ucap putri tersenyum dan dianggukan oleh lista
Putri keluar dari kamar itu dan tersisalah putra dan lista dikamar tamu itu, dengan telaten putra menyuapi lista dengan bubur itu. Sebenarnya lista merasa gak enak karena merasa terlalu diperhatikan seperti ini.
"Aku bisa makan sendiri put" ucap lista mengambil mangkok dari tangan putra
"Aku tahu kamu bisa makan sendiri, tapi untuk kali ini biar aku yang suapin kamu" ujar putra
"Aku ngerasa gak enak aja put, kamu kak putri udah terlalu baik sama aku padahal kan aku cuma demam biasa" ucapnya
"Karena kita sayang sama kamu, udah lah makan aja dulu habis itu tidur. atau besok kita gak pulang" ancam putra, akhirnya lista menerima suapan dari putra hingga bubur itu habis.
..........
__ADS_1
Tanpa mereka sadari bahwa papa sigit melihat apa yang dilakukan putranya pada lista.
"Udah besar ternyata dia" gumamnya tersenyum melihat putra menyuapi lista dengan telaten itu
"Papa ngapain disini?" tanya mama hana yang tak sengaja melihat suaminya
"Tu, lihat anak sama calon mantu" jawabnya menunjuk putra
"Lista sakit?" Tanya mama
"Kata putri tadi, putra ngajak lista ngelawan arus hujan. dan sekarang lista demam" jawabnya
"Ohhh untung deh, kalau parah mau bilang apa aku sama mak bapaknya lista" ujar mama hana dan diangguki oleh papa sigit berlalu meninggalkan tempat itu dan diikuti suaminya.
____
"Pinter, sekarang minum obat" Putra menaruh mangkuk kosong dan mengambil obat yang sudah dibawa kakaknya tadi
"Obat pahit" ucapnya menutup mulut, dan hal itu terkesan lucu dimata putra. Lista yang biasanya dingin bisa selucu ini.
"Sakit" lirihnya mengusap hidungnya dengan senyum yang jarang diperlihatkan kesiapapun kecuali orang terdekatnya
"Terus senyum gitu ya yank" ucapnya seraya mengelus rambut lista
"Sekarang minum obat dan tidur, biar besok kamu uah mendingan dan sembuh" ucapnya menyerahkan berberapa butir obat pada lista.
"Pelan pelan" putra memberikan gelas yang berisi air itu pada lista.
Setelah meminum obat itu, lista memberikan gelas yang sudah kosong itu pada putra.
"Sekarang tidur, aku bakal jaga kamu disini" ucapnya merapikan bantal dan merebahkan kepala lista dibantal itu.
"Put, makasih untuk semuanya. Aku bahagia bisa kenal sama keluarga kamu." ucap lista tulus
"Sama sama, jangan terlalu dipikirkan." ujar putra mengelus kepala lista
"Yank" panggil putra
__ADS_1
"Hmm?"
"Boleh penuhi satu permintaan aku gak?" tanya putra
"Apa?" tanya lista
"Panggil aku sayang" ucapnya
"Sayang" ucap lista menuruti mau putra
"Iya sayang, sekarang kamu tidur. jangan lupa mimpiin aku" ucapnya, memang niat putra hanya menggoda lista saja
"Hmmm, Night Sayang" ucapnya menempelkan dua jari kebibirnya diarahkan kepipi putra.
"Mulai berani ya gadis dingin ku" ucap putra dengan bahagia
"Hmmm" lista menarik selimut hingga menutupi seluruh tubuhnya
"Ih malu malu lagi" Goda putra yang membuat lista tersenyum malu dibalik selimut itu.
Cup
"Udah udah sekarang tidur" ucap putra setelah mengecup kening lista.
Dengan rona diwajah lista mencoba memejamkan matanya, entah kenapa ia merasa senang jika berada dikeluarga ini.
__________
Setelah memastikan lista tertidur putra kembali kekamarnya dengan senyum mengembang, sekilas bayangan lista mengecupnya walau tak langsung membuat putra senyum senyum sendiri. untung gak ada orang liwat bisa disangka gila dia.
"Bisa gila gue kalau gini terus" batinnya mengambil guling dan memeluknya
"Lista Lu udah buat gue kaya gini, dengan sikap lu yang kayak es. gue tetep suka sama lu" batinnya
Karena Hari sudah terlalu malam, dan juga ngantuk sudah menyerang putra akhirnya dia pun tertidur menuju alam mimpi.
Bersambung......
__ADS_1