Cheater: Petualangan Langit Kedua

Cheater: Petualangan Langit Kedua
21. Menuju Asosiasi Penyihir.


__ADS_3

"baiklah! Aku setuju!"


Leo lalu mengeluarkan kantong berisi koin emas dari cincin spasialnya lalu memberikannya kepada Anthony. "didalamnya terdapat 150 koin emas! Untuk tanda kerja sama kita. Lalu untuk tugas pertama, tuan Leo menginginkan informasi tentang kota kenji. Terutama tentang Black guild yang menguasai kota tersebut. Beliau ingin informasi tersebut sampai padanya dalam waktu satu bulan! "


Anthony terkejut dengan apa yang diberikan kepadanya. 150 koin emas bukanlah jumlah yang sedikit. Bahkan kelompoknya saja tidak akan mengeluarkan uang sebanyak itu jika bukan hal yang mendesak.


Lalu Anthony mengeluarkan sebuah kertas yang berisi kesepakatan kepemilikan kepada Leo. "ini adalah dokumen kepemilikan dari kelompok ini. Aku akan tetap menjadi pemimpin dari Catatan Armor sementara kepemilikan akan menjadi milik tuan Leo. Ini akan lebih realistis untuk dilakukan."


Leo sekarang cukup terkejut dengan keputusan Anthony untuk menyerahkan kepemilikan dari kelompok Catatan Armor kepada dirinya. Dengan kata lain kelompok ini akan menjadi miliknya dan harus Leo pertahankan." kau cukup licik! Pak tua! "


" Hahahah... Sekarang kita sama-sama menjadi anak buahnya. Namun apa kau yakin jika tuan Leo tidak akan menggunakan kami hanya untuk sekali pakai?" Anthony merasa masih khawatir jika kelak Leonardo Donovan akan berubah menjadi sosok bangsawan yang hanya menganggap rakyat jelata hanya sebagai alat sekali pakai.


" aku yakin 100%! Beliau adalah tipe orang yang akan memanfaatkan segala yang ia punya dengan sangat baik." ucapan Leo membuat Anthony sedikit merasa lega.


Meski masih memiliki banyak kekhawatiran di dalam dirinya. "baiklah! Kita sepakat. Kami akan menunggu tuan Leo untuk naik ke atas panggung bangsawan." Anthony mengambil kantong berisi emas dan menyudahi negosiasi.


Leo tentu puas dengan hasil negosiasi ini lalu mengambil dokumen kepemilikan dari kelompok Catatan Armor." Kalau begitu, selamat datang di pasukan ksatria tuan Leonardo Donovan. " Leo pun menyudahi pertemuan dengan jabat tangan.


Lalu beranjak dari tempat duduk dan pergi meninggalkan ruangan. Sebelum keluar, Leo menoleh ke Anthony yang memperhatikan dirinya. "aku tunggu Catatan Armor untuk menjadi nomor satu di pasukan dunia bawah. Bukan hanya dari segi informasi, namun juga dari segi kekuatan!"


"Tentu! " jawaban singkat Anthony ucapkan lalu ditinggalkan oleh Leo dan Jack.


Namun Anthony ingat jika ia masih belum mengetahui nama dari assasin kiriman Leo.


"tunggu! Siapa namamu?"


Leo tidak menghentikan langkahnya dan hanya menyebutkan nama "Sasuke! Sarutobi Sasuke!"


Leo hanya asal menyebut nama seorang ninja legendaris dari era sengoku di Jepang.

__ADS_1


"Sarutobi Sasuke! Kenapa namanya ada dibelakang?" cukup aneh jika nama seseorang berada di belakang dari nama marga. Karena di dunia ini, nama marga akan ditempatkan di belakang.


Sekarang Anthony hanya seorang diri di ruangan sambil memeriksa kantong berisi koin emas tersebut. "Semoga beliau tidak seperti para bangsawan yang hanya menganggap kami sebagai alat. Tuan Leo."


*


Setelah keluar dari ruangan, Leo kembali ke toko dan melihat jika sisa pertarungan sebelumnya telah hilang sepenuhnya.


Tidak ada bekas pertarungan sama sekali. Bahkan darah dari mereka yang telah tewas lenyap." mereka sangat profesional dalam menyembunyikan bekas pertarungan."


"sekarang kita akan kemana?" Jack penasaran dengan tujuan selanjutnya dari Leo. Tapi menurut pendapat Jack, Leo seharusnya akan memilih kembali ke kediaman Meiter. Karena sebelum berangkat, mereka berpapasan dengan kereta kuda dari seseorang yang cukup penting.


" kau kembalilah ke kediaman! Aku akan pergi ke suatu tempat sendirian!"


Perintah Leo tentu membuat Jack terkejut. Bukannya ikut kembali, Leo malah hanya menyuruh Jack saja yang kembali dan pergi ke tempat lain sendirian.


"ini adalah urusan yang sangat penting! Dan hanya aku saja yang bisa menyelesaikannya. Meski kau juga ikut, kau tidak akan berguna dalam masalah ini!"


Mendengar hal tersebut, Jack merasa kecewa. Apa lagi Leo mengatakan jika dirinya tidak akn berguna dalam masalah yang akan Leo hadapi.


Jack tentu penasaran dengan masalah yang dimaksud oleh tuannya. Ia ingin bertanya namun ia urungkan mengingat jika kekuatan tuannya juga jauh lebih kuat darinya. Bahkan belasan anggota Catatan Armor mampu Leo habisi dengan mudah.


"baiklah! Kalau begitu, jaga diri anda baik-baik saja tuan!" Jack membungkuk memberi hormat lalu pergi meninggalkan Leo sendiri menuju ke kediaman keluarga meiter.


Setelah Jack sudah pergi cukup jauh, Leo naik ke kudanya dan pergi ke sebuah gedung asosiasi penyihir. Tujuannya pergi ke tempat itu adalah untuk mendaftarkan dirinya sebagai bagian dari asosiasi. Tentu menggunakan sosok Leonardo Donovan.


Dalam perjalanan, Leo sempat untuk menyimpan jubah dan topeng miliknya ke dalam cincin spasial.


Sekarang ia mengenakan kaos lengan panjang dengan warna hitam polos dan celana hitam dengan garis merah di lutut.

__ADS_1


Namun tetap dengan postur anak umur 10 tahun yang tentu saja sangat pendek jika di bandingkan dengan orang dewasa.


Sampai di sebuah bangunan yang tampak sangat besar dengan halaman yang sangat luas. "wow.. Meski hanya cabang dari asosiasi penyihir, namun dengan halaman sebesar ini berapa penghasilan mereka? Tampaknya mereka sangat makmur!"


Di depan gerbang ada dua penjaga yang berdiri tegak memperhatikan kedatangan Leo.


"berhenti! Apa yang ingin kau lakukan di gedung asosiasi penyihir?" seorang penjaga menghentikan laju kuda yang Leo tunggangi.


"aku ingin mendaftar di asosiasi penyihir!"


Kedua penjaga lalu tertawa terbahak-bahak mendengar alasan Leo.


"kau tidak bisa menipu kami bocah. Kau pikir semua orang bisa dengan mudah masuk menjadi anggota asosiasi penyihir? Kau tidak akan berhasil melalui ujian yang diberikan. Lebih baik kau kembali saja ke rumahmu dan menyusu pada ibumu!"


Kedua penjaga meremehkan kemampuan Leo yang masih anak-anak. Mereka tidak tahu jika kekuatan Leo bahkan bisa membuat seluruh kerajaan gempa hanya dengan aura yang ia keluarkan.


Tidak ingin mencari masalah, Leo secara halus meminta untuk kedua penjaga mengizinkan dirinya masuk untuk mendaftar.


"ayolah! Aku sudah tidak menyusu lagi sejak 7 tahun yang lalu. Apa lagi aku cukup yakin dengan kemampuanku." Leo memasang ekspresi tersenyum agar dirinya bisa menahan diri untuk tidak kesal kepada kedua penjaga.


Namun mendengar hal tersebut dari Leo, kedua penjaga malah semakin keras tertawa.


" hahahahhahaha... "


" Sudah pergilah! Jangan mengganggu kami dengan leluconmu itu dasar bocah. Sebelum kami mengusirmu dengan kasar."


"aku penasaran dengan orang tua bodoh mana yang membiarkan anaknya menjadi terlalu percaya diri seperti ini!"


Perkataan kedua penjaga sudah kelewatan. Bagi Leo, tidak peduli jika ia menerima olokan atau bahkan hinaan. Leo masih bisa menahan amarahnya. Namun jika sudah menyangkut masalah orang tua, bahkan seorang raja sekalipun tidak akan mampu menanggung akibatnya.

__ADS_1


__ADS_2