
"baiklah tuan. Saya akan menyempatkan waktu untuk melakukan pelatihan ini. Namun saya punya pertanyaan tuan!"
"katakan! Apa pertanyaanmu!" Leo penasaran dengan apa yang akan ditanyakan oleh Anthony.
"untuk apa anda meminta kami mendapatkan informasi tentang kota kenji? "
Leo tersenyum mendengar pertanyaan Anthony. "ini adalah misi rahasia. Sedikit orang yang tahu jauh lebih baik."
Anthony berhenti memikirkan alasan Leo mencari informasi tentang kota kenji. Karena apapun yang berhubungan dengan tuannya, bukanlah sesuatu yang bisa ia ikut campur tangan.
"lalu bagaimana situasi para bangsawan?" Leo cukup penasaran dengan keadaan para bangsawan yang telah menganggap jika Leo sudah hilang.
"informasi yang kami dapat, beberapa bangsawan sudah mulai melakukan pergerakan. Mulai meminta bantuan dari para penjahat kuat, hingga melakukan koneksi dengan ras iblis."
Leo sangat terkejut dengan informasi yang didapat. Melakukan kerja sama dengan kelompok penjahat sudah Leo prediksi. Namun jika sudah menyangkut hubungan dengan ras iblis, bahkan dalam benak Leo tidak terpikirkan sama sekali.
"situasinya lebih rumit dari apa yang aku bayangkan. Bahkan sampai berhubungan dengan iblis. Orang seperti mereka harus segera di urus."
"benar tuan! Namun itu masih sekedar informasi yang samar. Karena terlalu sulit mencari kebenaran dari informasi tersebut." Anthony bahkan masih ragu dengan informasi yang bawahannya dapat.
Namun tidak menutup kemungkinan jika hal tersebut memang benar adanya.
"lalu untuk besok, Yang Mulia Raja akan menghadiri pelantikan penyihir baru dari asosiasi penyihir di Akademi Awal. Kemungkinan beliau memiliki tujuan untuk bertemu langsung dengan anda."
Fakta lain yang mengejutkan Leo. Ia tidak menyangka jika pertemuannya dengan Raja kerajaan Nusantara akan lebih cepat dari perkiraan.
Bahkan kembalinya dirinya sudah sampai pada telinga Raja.
"untuk sekarang hanya itu yang bisa saya sampaikan. Sisanya masih belum jelas informasi yang didapat. Setalh informasi lain sudah di konfirmasi, saya akan langsung mengirimkannya kepada anda."
"terima kasih atas informasinya. Ini untuk pengembangan kekuatan kelompok." Leo menyerahkan seratus koin emas kepada Anthony.
"terima kasih tuan." Anthony menerima uang tersebut.
Leo segera meninggalkan markas Catatan Armor.
__ADS_1
Tujuan selanjutnya dari Leo adalah guild petualang. Semalam sebelum guild master pergi, ia sempat memberitahu untuk Leo mengkonfirmasi keberhasilannya dalam misi penaklukan Phoenix.
Sampai lah ia di gedung guild petualang. Ia masuk dan langsung mendapatkan sorotan mata kagum dari para petualang yang berada di dalam guild. Bukan karena keberhasilannya dalam mengalahkan Phoenix. Namun karena pamor dan pengaruhnya dalam dunia bangsawan.
Meski dirinya belum masuk sepenuhnya ke dalam dunia tersebut. Namun hanya dengan keberadaannya, membuat banyak bangsawan mulai memperhatikan pergerakan dari Leo.
Hanya dengan satu anak kecil, mampu membuat dunia bangsawan menjadi cukup kacau. Hanya Leo lah yang mampu melakukannya.
Leo disambut oleh anak dari guild master. "selamat datang tuan. Ayah sudah menunggu anda di ruang kerjanya." Ucap Tifa.
Tifa mengantarkan Leo menuju ke ruangan guild master. "ayah! Tuan Leonardo sudah sampai."
"Sudah aku bilang jangan panggil aku ayah saat sedang bekerja." suara teriakan dari dalam ruangan terdengar lantang.
Leo masuk dan melihat guild master yang cukup berantakan dengan banyak dokumen di atas meja.
"selamat siang guild master. Bersemangat seperti biasanya ya?"
Guild master menoleh ke Leo yang terlihat lebih berwibawa namun masih dengan tubuh bocah imutnya.
Guild master memberi isyarat kepada putrinya untuk pergi karena hal yang akan ia bicarakan adalah sesuatu yang bersifat rahasia.
Tifa menurut dan pergi dengan ekspresi kesal.
"silahkan duduk tuan!"
Leo duduk di sofa yang sama dimana pertama kalinya ia datang ke guild.
Guild master berjalan menuju ke sofa yang berhadapan dengan Leo sambil membawa beberapa dokumen.
"saya sudah melakukan sedikit modifikasi pada informasinya. Demi menjaga rahasia tuan Leo, semua informasi tentang penaklukan Phoenix akan dialihkan kepada orang tak dikenal. Bahkan untuk guild pusat sekalipun, tidak akan berani meminta informasi ini."
Guild master memberikan dua dokumen berbeda kepada Leo.
Dokumen pertama adalah tentang misi penaklukan Phoenix. Dalam dokumen tersebut, penaklukan Phoenix dilakukan oleh seorang petualang yang sangat kuat dan tidak ingin informasi tentang dirinya di dokumentasikan.
__ADS_1
Namun keberhasilan misi ini memiliki dua bukti kuat. Yang pertama adalah kesaksian dari guild master sendiri yang ikut serta dalam misi penaklukan. Bukti yang kedua adalah lokasi gunung Phoenix yang sekarang sudah tak berpenghuni.
Dengan begitu, guild pusat tidak akan berani mencari tahu informasi apapun tentang penaklukan Phoenix dan menganggapnya sudah selesai.
Dokumen kedua adalah tentang kenaikan rank Leo menjadi S rank. Dengan alasan bahwa kekuatan Leo lebih kuat dari Jack ketua Twin Tea Party. Dan untuk memastikan pemaksimalan perburuan beast tingkat tinggi.
Karena Leo adalah anggota Twin Tea Party yang merupakan Party rank A. Agar mereka bisa melakukan misi rank A keatas sesuai aturan guild.
"bagaimana dengan itu?" guild master penasaran dengan pendapat Leo tentang modifikasi informasi yang ia lakukan.
"aku setuju dengan modifikasi ini. Namun ada sedikit celah. Tanggal konfirmasi penaklukan dan kenaikan rankku terjadi secara bersamaan. Dan mustahil untuk mengubah informasi penanggalan.
Jadi, aku ingin ada penambahan. Dimana aku juga ikut membantu dalam penaklukan Phoenix. Dengan begitu, penjelasan tentang hilangnya aku bisa sinkron dengan petualang tak dikenal ini. "
Guild master setuju dengan apa yang dikata Leo. "baiklah. Saya akan merapikan informasi ini!"
Guild master melakukan perbaikan pada informasi tingkat S ini dangn sangat lihai. Setelah cukup lama melakukan perbaikan, kedua dokumen sudah siap dan Leo pergi menuju ke petugas resepsionis dengan membawa dokumen kenaikan ranknya.
Sampai di meja resepsionis, ia menyerahkan dokumen dan kartu guild. Beruntung petugas yang melayani Leo adalah orang yang sama saat ia membuat kartu guild. Jadi ia sudah tidak terlalu terkejut dengan fakta bahwa Leo adalah petualang dengan kartu merah.
Setelah selesai, petugas kembali memberikan kartu Leo tanpa memberikan selamat atas pencapaian Leo dalam menjadi petualang dengan kenaikan paling cepat dalam sejarah.
Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kehebohan tak berguna di dalam guild.
"terimakasih." Leo meninggalkan gedung guild.
Diluar ternyata sudah sore. Matahari sudah akan tenggelam. Menggantikan cahaya langit menjadi kegelapan.
Dalam suasana senja, Leo merasakan nostalgia dengan kehidupan sebelumnya. Dimana ia pulang sekolah dengan suasana yang sama namun perasaan berbeda.
Sebelumnya ia merasa seperti kosong tanpa semangat. Namun sekarang dirinya memiliki banyak tujuan yang membuat hidupnya semakin menyenangkan.
"setidaknya sekarang aku sudah tidak merasakan rasa bosan dalam hidup lagi. Terima kasih Dewa!"
Leo menuju kembali kekediaman keluarga Meiter untuk bersiap karena besok adalah hari yang penting baginya.
__ADS_1