
Siang harinya mereka berangkat dengan kuda. Lokasi dari misi mereka cukup jauh. Atau bisa dibilang sangat jauh. Dengan kuda kecepatan penuh, mereka bisa memakan waktu sekitar dua bulan hingga sampai lokasi. Itupun jika tidak ada masalah di perjalanan.
"meski lokasinya sangat jauh, setidaknya rutenya akan melewati kota-kota besar. Termasuk ibukota kerajaan." guild master menjelaskan rute perjalanan mereka.
'Inilah petualangan yang sebenarnya.' pikir Leo. Ia menjadi sangat bersemangat mengingat perjalanan kali ini akan menjadi petualangan terpanjang pertamanya.
" apa kita akan mampir ke ibukota? "Leo penasaran seperti apa penampakan ibukota kerajaan. Apa seperti anime yang ia tonton atau lebih seperti kota kuno Eropa?.
" kita bisa mengunjungi ibukota jika kita bisa kembali hidup-hidup. Kalau kita mrngunjunginya sekarang, akan sangat merepotkan apabila misi kali ini di ketahui oleh guild pusat."
Leo mengerti jika misi kali ini memang cukup melanggar aturan. Atau bisa dibilang jika misi kali ini menjadi misi ilegal.
Perjalanan berlanjut hingga malam tiba. Sebelumnya mereka sampai di kota tetangga untuk menginap di penginapan. Namun Leo menolak dengan alasan ingin merasakan pengalaman petualangan seutuhnya.
Sekarang mereka berada di pinggir sungai kecil untuk berkemah. Mereka hanya mendirikan satu tenda milik guild master. Hal tersebut tentu membuat guild master kesal karena Leo berangkat tanpa persiapan. Meski katanya sudah mempersiapkan semuanya.
Api unggun mereka nyalakan untuk menghangatkan tubuh dan sebagai penerangan. Leo dengan keterampilannya menggunakan sihir, ia memanipulasi gerakan air untuk memudahkan ia dalam mencari ikan.
Akhirnya mereka makan malam dengan ikan bakar buruan Leo. Sebenarnya guild master sudah membawa makanan buatan anaknya. Namun setelah di pikir kembali, perkataan Leo memang benar jika saat menyenangkan dari petualang adalah berusaha bertahan hidup tanpa harus mengandalkan uang mereka.
Setelah makan malam, guild master memutuskan untuk melakukan berjaga terlebih dahulu dan membiarkan Leo untuk beristirahat lebih awal.
Bukannya beristirahat di dalam tenda, Leo malah tidur di bawah pohon dekat mereka. Guild master sempat menyuruh Leo untuk tidur di dalam tenda. Namun ditolak karena Leo bisa menggunakan sihir saat sedang tidur.
__ADS_1
Leo pun tertidur dalam keadaan sihir yang aktif. Dapat dilihat jika tubuh Leo diselimuti oleh aura berwarna merah yang membuatnya tidak akan kedinginan.
Guild master memperhatikan Leo dengan kagum. Dengan usia yang sangat muda, kemampuan Leo sudah mampu menyaingi kemampuan penyihir kerajaan. Sangat langka ada orang yang mampu menguasai sihir saat tidak sadar.
Satu malam terlewati tanpa ada masalah. Pergantian penjagaan juga dapat dilakukan meski guild master merasa tidak nyaman jika yang menjaganya adalah seorang anak kecil. Namun pemikiran tersebut ia hilangkan karena ia tahu jika kekuatan Leo sangat besar.
Paginya sebelum matahari terbit mereka kembali melanjutkan perjalanan. Mengikuti rute yang biasa digunakan oleh penduduk nmmenjadikan perjalanan mereka semakin mudah. Sempat beberapa kali mereka berpapasan dengan pedagang dan petualang lain.
Dengan kecepatan penuh, terlihat oleh orang lain jika mereka seperti sedang terburu-buru. Namun meski begitu mereka masih bisa berbicara dengan santai.
Melewati pemukiman, gunung, hutan, sungai, dan yang lain menjadi pemandangan mereka selama menempuh perjalanan selama hampir satu bulan. Hingga sekarang mereka sampai di puncak gunung dekat ibukota.
"itulah ibukota kerajaan." guild master menunjuk ke arah jauh dimana ada sebuah kota yang sangat besar.
Leo melihatnya menjadi sangat takjup dengan kemegahan ibukota. Meski tidak terlihat jelas seperti apa bentuk bangunannya, namun ia bisa memperkirakan jika ibukota sangat luas.
"bukankah indah pemandangan ibu kota? Kota ini menjadi kota tersibuk diantara seluruh kota di kerajaan Nusantara. Hal tersebut karena banyaknya aliran uang dan bisnis membuka pasar di sini. Menjadi sebuah impian setiap orang untuk bisa sukses di ibu kota. Namun kehidupan menjadi keras disini. Hal yang kau butuhkan untuk bertahan bukanlah pertemanan atau kesetiakawanan. Namun bakat dan juga uang. Juga kasta antar bangsawan juga sangat berpengaruh di kota ini.
Karena itulah orang yang tidak berbakat lebih memilih untuk berada di kota lain selain ibu kota. Namun tidak sedikit yang nekat untuk mengadu nasib di ibukota dan berakhir menjadi gelandangan karena biaya hidup yang tinggi. "
Mendengar penjelasan dari guild master, Leo penasaran dengan keadaan ibu kota. Kebanyakan cerita novel menggambarkan jika kemiskinan di ibu kota sangat parah hingga tidak ada tempat untuk bisa memakamkan orang yang mati kelaparan. Namun ia teringat jika ia juga menerima misi dari kerajaan untuk menguasai kota Kenji.
Ia juga penasaran dengan sosok raja yang sekarang sedang memimpin kerajaan. Meski ia sudah bertemu dengan pewarisnya, namun tidak menutup kemungkinan jika mereka memiliki sifat yang berbeda. Jika raja sekarang adalah jenis raja yang sangat Leo benci, mungkin misi dari kerajaan hanyalah sebuah konspirasi.
__ADS_1
Leo menghilangkan pemikiran itu. Untuk sekarang ia hanya harus fokus untuk misi penaklukan phoenix.
"suatu hari aku akan menciptakan kota yang makmur dan bebas dari kemiskinan."
Mendengar hal tersebut guild master berdoa agar keinginan Leo menjadi kenyataan. Juga harapan jika Leo menjadi anak kecil yang normal.
Mereka kembali melanjutkan perjalanan kembali. Hingga sampai di hutan dengan tingkat bahaya level menengah.
Leo yang kelima indranya sudah diperkuat dengan sihir, mencium bau darah dari kejauhan. Bukan hanya darah dari beast yang bertarung atau perburuan. Namun juga bau darah dari manusia.
"sepertinya di depan ada pertarungan."
"darimana kau tahu?" guild master meragukan perkataan Leo hingga dari jauh terlihat ada beberapa kereta kuda yang berhenti.
Dengan segera mereka meningkatkan kecepatan dari laju kuda sambil Leo memakai topeng yang ia buat sendiri selama perjalanan untuk menyembunyikan identitasnya.
*
Di pertarungan terlihat jika beberapa prajurit sedang berusaha untuk melawan segerombolan serigala. Namun beberapa dari mereka sudah terbunuh oleh serangan serigala.
Dengan luka dan darah yang mengalir, para prajurit berusaha keras untuk bertahan agar mereka tidak tewas demi melindungi tuan mereka.
Didalam kereta terdapat 3 orang yang tampak ketakutan oleh serangan serigala. Dengan kuda mereka yang juga sudah mati menjadi sasaran serigala membuat mereka tidak mampu untuk kabur.
__ADS_1
Meski para prajurit mampu membunuh beberapa serigala, namun sekarang mereka merasa putus asa karena jumlahnya yang masih sangat banyak. Hingga mereka mendengar dari kejauhan suara tapak kuda.
Secercah harapan muncul disaat mereka sudah merasa putus asa. Mereka berharap jika yang datang mau membantu mereka mengatasi serangan serigala.