Cheater: Petualangan Langit Kedua

Cheater: Petualangan Langit Kedua
25. Akhir dari Tes.


__ADS_3

Leo menerima soal tes dan melihat isi dari soal. Ia membacanya dengan seksama dan teliti. Hingga ia menyadari jika pertanyaan yang di ajukan oleh asosiasi untuk tes ini cukup mudah. Malah terlalu mudah bagi Leo.



Apa yang terjadi jika serangan elemen api melawan serangan elemen air?



Sebuah pertanyaan yang sangat mudah. Bahkan di bumi, anak SD saja mampu menjawabnya dengan menutup mata.


Api adalah elemen dengan basicnya suhu tinggi. Sifatnya yang merusak menyebabkan elemen ini menjadi elemen serangan yang sangat kuat. Namun tentu elemen ini memiliki musuh alami.


Air adalah elemen dengan basic suhu rendah. Elemen ini mampu untuk menurunkan kemampuan elemen api dengan cukup signifikan. Dengan menurunkan suhunya, dan bahkan mampu menghilangkan efek dari kerusakan yang di sebabkan.


Jawabannya adalah api memiliki kelemahan terhadap air. Meski dengan kekuatan yang cukup tinggi, api akan tetap kalah dari air dengan kekuatan yang sama.


Pertanyaan berikutnya masih sangat mudah. Hanya pertanyaan tentang elemen dasar saja yang di ajukan. Dengan mudah Leo menjawab pertanyaan tanpa kesulitan sama sekali.


Dengan total 10 pertanyaan, Leo dapat menyelesaikan hanya dengan waktu 15 menit. Lalu ia memberitahu Andrew karena telah menyelesaikan ujian.


"selesai! Aku sudah menjawab semua pertanyaan yang ada." Leo menyerahkan kertas ujian kepada Andrew.


Andrew sekarang sudah tidak terkejut jika Leo bisa menyelesaikan soal dengan cepat. Karena memiliki kekuatan yang besar dan bakat yang baik, Leo pasti memiliki kecerdasan yang sangat tinggi.


Andrew lalu memeriksa hasil jawaban Leo. Mulai dari jawaban pertama hingga jawaban terakhir Andrew teliti. Dan sesuai dugaan, semua jawaban yang Leo berikan benar semua.


Andrew senang dengan dengan hasil yang diberikan Leo. "hasilnya seperti sebelumnya. Anda mendapatkan nilai sempurna."


Leo yang mendengar hasilnya, hanya tersenyum tanpa melakukan selebrasi seperti sebelumnya. Hal tersebut membuat Andrew menjadi heran dengan sikap nya.

__ADS_1


"kenapa anda tidak melakukan selebrasi seperti sebelumnya?" Andrew penasaran dengan alasan Leo tidak merayakan keberhasilannya.


"itu karena pertanyaannya terlalu mudah. Apa lagi ibu sudah memberitahu semua itu kepada saya saat belajar. Memang ya kenapa?" sekarang balik Leo yang penasaran dengan Andrew yang terlalu memperhatikan tingkah laku bocah miliknya.


"ahhahhaha.. Tidak ada. Itu hanya karena anda terlihat lucu saat melakukan hal tersebut."


Andrew lalu menyerahkan semua dokumen kepada David yang telah menemaninya.


"jadi, bagaimana hasilnya? Apa aku berhasil menjadi anggota asosiasi?" Leo memastikan jika dirinya berhasil lulus ujian.


"tentu saja anda lulus. Mustahil jika dengan nilai yang sangat tinggi itu anda tidak lulus. Sekarang kita hanya harus mengurus administrasi di resepsionis." Andrew lalu mengajak Leo untuk pergi ke ruangan depan untuk menyelesaikan urusan bagian administrasi.


Hanya Andrew dan Leo yang menuju ke meja resepsionis. Sementara David pergi menuju ke ruangan ketua untuk mengurus laporan hasil ujian Leo.


Sampai di meja resepsionis yang sedang di jaga oleh seorang wanita dewasa. Andrew lalu menjelaskan kepadanya untuk mencatat data diri Leo untuk laporan kepada asosiasi pusat.


Petugas resepsionis mencari orang yang dipanggil Leo oleh Andrew namun ia hanya mendapati seorang anak kisaran 10 tahun yang ada disana. Ia pun memastikan jika anak yang ada di samping Andrew adalah Leo yang ia maksud dengan menunjuk Leo. Andrew mengiyakan petugas yang membuatnya tidak percaya jika seorang anak kecil berhasil menjadi anggota asosiasi.


"jadi Leo, bisa pinjam tanda pengenalnya? Untuk mencatat laporan kamu!" Ucap petugas. Dengan senyum ramah dan suara yang lembut ia meminta data diri kepada leo.


Leo mengangguk lalu mengeluarkan sebuah kartu dengan cover warna hitam dari cincin spasial. Lalu memberikannya kepada petugas resepsionis.


Setelah menerima kartu tersebut, petugas terkejut karena tanda pengenal itu adalah kartu dari guild. Lalu ia melirik ke Andrew yang menyuruhnya untuk meneruskan tugasnya.


Karena penasaran, petugas juga membuka cover dari kartu petualang Leo hingga ia kembali menjadi terkejut dengan apa yang ada di dalamnya.


Bahkan Andrew yang memperhatikan petugas juga sama terkejutnya. Bukan karena kemampuan sihir Leo yang luar biasa. Namun fakta bahwa guild petualang juga menganggap jika Leo adalah anak yang sangat berbahaya.


Petugas sendiri menelan ludah bahkan tangannya gemetar menyadari benda apa yang sedang ia pegang. Bukan kartu warna hitam yang menjadi warna umum di guild petualang. Namun merah yang menandakan jika Leo adalah anggota guild yang sangat kuat dan berbahaya.

__ADS_1


Keduanya lalu menoleh ke arah Leo yang tersenyum tanpa dosa menyadari keterkejutan keduanya.


"sial! Aku lupa jika kartu petualangku berwarna merah."


Lalu Leo tertawa canggung sambil menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal.


Andrew menghela nafas untuk membuatnya kembali tenang karena terkejut terlalu berlebihan tidak baik untuk jantungnya. Melihat ketuanya menghela nafas, petugas kembali fokus untuk melakukan tugasnya sebagai resepsionis. Meski masih dengan tangan yang gemetar memegang kartu orang berbahaya.


Setelah selesai, petugas memberikan kembali kartu milik Leo setelah memasukkannya kepada cover hitam.


Leo menerima kembali kartu miliknya. "jadi sekarang bagaimana? Apa yang perlu saya lakukan?"


Mendapat pertanyaan dari Leo, Andrew menjawab "sekarang tuan muda bisa kembali dulu ke rumah untuk menunggu jadwal pelantikan. Setelah pelantikan, anda akan secara resmi menjadi anggota asosiasi."


"ooo... Jadi begitu, kalau begitu saya pergi dulu! Terima kasih untuk hari ini karena telah menyempatkan diri menemani saya melakukan tes ujian ini." Leo membungkuk untuk memberi hormat kepada Andrew.


"ahahahhhah.. Tidak perlu melakukan itu. Itu karena saya tertarik dengan kemampuan anda yang telah menjadi perbincangan di kalangan bangsawan. Sekarang saya tau jika semua rumor itu memang benar apa adanya."


Leo tertawa canggung menerima sanjungan dari Andrew tentang rumor dirinya. Ia pun memutuskan untuk pergi kembali ke kediaman keluarga meiter." Kalau begitu saya akan pulang dulu. Saya tunggu kabar untuk jadwal pelantikan dari asosiasi. "


" baiklah. "


Leo pun pergi meninggalkan meja resepsionis. Sementara Andrew mengikuti Leo untuk mengantar kepergiannya. Hingga sampai luar gedung mereka berpisah.


Leo pergi dengan menunggangi kuda dan menuju ke kediaman kakeknya. Tampak hari sudah mulai senja dengan terbenamnya matahari. Beberapa warga sudah mulai bersiap membereskan barang mereka untuk menyambut malam.


Sebelum kembali, Leo masih sempat untuk mampir ke penginapan yang di kelola oleh istri Brock untuk makan. Karena memang sejak di tempat kelompok Catatan Armor, ia masih belum makan apapun.


Kedatangan Leo membuat istri Brock merasa senang. Ia telah mendapat berita jika Leo adalah bangsawan yang di ikuti oleh Brock dan Twin Tea Party. Bahkan setelah selesai makan dan Leo bersiap kembali, istri Brock meminta untuk Leo mengurus suaminya selama menjadi ksatrianya.

__ADS_1


__ADS_2