
Raditya keluar dari kantor Dara dengan wajah putus asa. Laki-laki itu sudah berusaha merayu Dara. Raditya bahkan menjatuhkan harga dirinya dengan berlutut di depan wanita itu agar Dara tidak menggugat cerai dirinya.
Akan tetapi, Dara tetap bersikeras ingin bercerai dengannya. Wanita lemah lembut itu kini berubah menjadi wanita yang keras kepala.
Dara bahkan tidak mau memberikannya kesempatan sedikitpun untuk membela diri. Raditya mengakui kalau dirinya memang bersalah. Namun, berpisah dengan Dara bukanlah keinginannya. Laki-laki itu tidak bisa berpisah dengan Dara. Apalagi, kini ia mengetahui kalau Kinara ternyata mengkhianatinya.
Raditya lebih rela melepaskan perempuan ****** itu jika dibanding melepaskan Dara. Dulu, sebelum Raditya menyadari cintanya terhadap Dara, laki-laki itu selalu menganggap wanita itu tidak penting.
Perempuan yang begitu penurut itu terlihat begitu mencintainya, hingga Raditya mengira kalau pun suatu saat Dara tahu perselingkuhannya dengan Kinara, wanita itu pasti akan baik-baik saja dan mau menerima pernikahannya dengan Kinara. Namun, Raditya sepertinya terlalu percaya diri.
Pada kenyataannya, Dara justru menjadi seseorang yang bahkan tidak pernah disangkanya sama sekali.
Perempuan itu bukan hanya mengejutkan dirinya dengan sikap tegasnya yang langsung meminta cerai dan langsung menjual rumah yang selama bertahun-tahun ditinggali oleh mereka berdua. Tetapi, Dara juga sangat membuatnya terkejut karena dia ternyata adalah pemilik perusahaan di tempatnya bekerja.
Kenyataan yang sampai saat ini belum bisa dimengerti oleh Raditya. Bagaimana mungkin orang yang setiap hari hanya berdiam diri di rumah bisa tiba-tiba menjadi pemilik perusahaan?
Raditya tersenyum getir. "Ternyata, selama ini aku benar-benar tidak tahu apa-apa tentang dirimu. Aku terlalu asyik dengan duniaku sendiri sampai tidak mengetahui apapun tentang istriku sendiri," Raditya berucap lirih. Wajah tampannya terlihat begitu menyesal. Menyesal karena dirinya telah mengkhianati orang sebaik Dara.
***
Raditya baru saja sampai di rumahnya. Di sana, terlihat Kinara dengan senyum manis menyambut kedatangannya.
Melihat senyuman Kinara, Raditya merasa muak. Laki-laki itu bahkan merasa jijik pada wanita yang masih sah menjadi istrinya itu. Apalagi, saat mengingat kejadian di hotel kemarin.
__ADS_1
Bayangan saat perempuan itu mendesah nikmat di atas tubuh lelaki itu membuat Raditya merasa mual. Bagaimana mungkin orang seperti dirinya bisa ditipu mentah-mentah oleh wanita murahan seperti Kinara?
Kenapa ia begitu bodoh hingga terjerat pada bujuk rayu Kinara? Berbagai pertanyaan muncul di dalam benak Raditya. Kebodohannya yang terlalu mencintai Kinara tanpa syarat membuatnya begitu mempercayai wanita itu.
Sama, seperti saat dirinya dan Kirana menganggap Dara bodoh karena terlalu mencintainya dan begitu percaya padanya.
Mengingat Dara, rasa penyesalan kembali terbit di hati Raditya.
"Kamu sudah pulang, Mas?" Kinara langsung menyambut Raditya dengan senyum manis. Jika biasanya Raditya akan tertular senyumnya dan langsung memeluknya, kali ini tidak lagi.
Laki-laki itu tampak dingin dan bahkan tidak mau mendekatinya sama sekali. Raditya menatapnya datar.
"Mas, aku–"
"Kenapa kau masih di sini?" Raditya menatap Kinara dengan tajam.
"Jangan pura-pura amnesia, Nara!" teriak Raditya.
"Atau, apa perlu aku ulangi lagi kata talak yang aku ucapkan kemarin?" Raditya mendekati Kinara dengan amarah yang siap meledak.
"Aku minta maaf Mas, aku khilaf. Tapi aku mohon, jangan ceraikan aku, Mas. Kasihan anak kita kalau kita bercerai." Kinara mengiba. Kedua matanya berkaca-kaca. Perempuan itu menangis merutuki kebodohannya yang tidak berhati-hati hingga akhirnya kebohongannya terungkap oleh suaminya sendiri.
"Aku mohon, maafkan aku, Mas. Aku benar-benar menyesal. Aku janji, aku tidak akan mengulanginya lagi." Kinara menangis sambil menangkup kedua tangannya. Berharap, lelaki yang selama tiga tahun ini menjadi sumber keuangannya mau memaafkan dirinya.
__ADS_1
"Menyesal? Lalu, kalau kau menyesal, kamu berharap aku akan kembali padamu?" Raditya mencibir.
"Dengar, Kinara! Sampai kapanpun, aku tidak akan pernah memaafkanmu, apalagi sampai kembali padamu! Aku sungguh menyesal karena selama ini aku memelihara wanita sampah sepertimu!"
"Mas!" Kinara menatap tak percaya pada lelaki itu.
Selama bertahun-tahun mengenal Raditya, baru kali ini Kinara melihat lelaki itu marah padanya. Jika biasanya, Raditya hanya tinggal mengangguk saat dirinya merajuk, tetapi, untuk sekarang sepertinya tidak lagi.
Lelaki itu terlihat sangat marah dan Kinara tiba-tiba merasa takut melihat amarah Raditya.
"Kemasi semua barangmu dan cepat pergi dari rumah ini!"
"Mas!"
BERSAMBUNG
Sambil nunggu Author update, Author rekomendasikan novel keren milik temen Author nih! Jangan lupa ya, cari di kolom pencarian BIDADARI YANG DIABAIKAN karya Santi Suki.
Aisyah dan Andromeda adalah mahasiswi dan dosennya yang menjadi korban salah sasaran. Mereka meminum syrup yang sudah diberi obat perangsang. Akhirnya kedua orang itu melakukan sesuatu yang dilarang oleh agama.
Akibat dari kejadian itu, Aisyah hamil bayi dari laki-laki dingin dan cuek. Untuk menjaga nama baik semua orang, keduanya pun menikah dan hidup bersama di satu atap.
__ADS_1
Akankah kedua orang itu saling membuka hati untuk menyembuhkan luka di hati mereka?
Atau mereka memilih untuk berpisah setelah bayi itu lahir?