Cinta Gadis Buta Huruf

Cinta Gadis Buta Huruf
Ajakkan Kenny


__ADS_3

Bab 31


"Jangan pergi Mala."


Aku tak tahu harus menjawab apa pada pak Kenny.Dan melepaskan pelukkannya dariku.


"Tolonglah pak Kenny,mengertilah denganku.Biarlah aku mencari tempat tinggal sendiri.Aku nggak mau merepotkan pak Kenny dan akan menjadi hutang budi akhirnya."


"Kenapa kamu berpikir aku ingin menerima hutang budi darimu Mala?"pak Kenny sudah berani memanggil namaku dengan sebutan Mala.Itu yang membuat aku semakin khawatir,apa ada maksud dibalik semuanya.


"Bisakah aku tinggal di tempat lain saja?"


"Kamu mau tinggal dimana?"


"Dimana saja,asal aku bisa menjauh dari masalah yang sedang kuhadapi."


"Apa kamu masih mengharapkan Cristian mencarimu?"


"Nggak,bagaimana mungkin aku bisa berharap agar dia mencariku.Sedang dia sudah menganggapku adalah orang asing baginya."


"Kalau begitu kembalilah bersamaku,ke rumahku.


Aku menggelengkan kepala.


Pak Kenny menghela napas panjang.


Lama kami berdua diam dalam pikiran kami masing-masing.


Akhirnya dia pun bicara lagi.


"Baiklah,bagaimana kalau kamu kembali ke rumahku.Dan aku berjanji aku nggak akan meminta kamu menikah denganmu lagi."


Aku menatap wajah pak Kenny,melihat kesungguhan di matanya.


"Ikutlah denganku,bukan demi aku.Tapi demi calon bayi yang ada di kandunganmu."


Lama aku menatap wajah pak Kenny.Aku melihat ada ketulusan dari sorot matanya dan setiap kata-katanya.


"Bagaimana kamu setuju kan?"dia bertanya lagi,sambil menaik-naikkan alisnya.


Aku tertawa dan mengganggukkan kepalaku.


"Tapi ada syaratnya."Ujarnya padaku.


Aku menyeritkan dahiku,apakah pak Kenny meminta aku tinggal bersamanya dengan meminta imbalan?


"Apa syaratnya?"dengan ragu aku bertanya,sebab aku sadar aku sudah tak memiliki apa pun lagi di tanganku.


"Syaratnya adalah,kamu jangan panggil aku pak Kenny lagi.Pak Kenny itu terdengar seperti pak Kepala sekolah di telinga orang-orang.Aku kan masih muda,panggilah sesuai dengan usiaku."


Hhahhahahaha aku tertawa terbahak-bahak sampai air mataku pun keluar.


"Apa ada yang salah ya?Apa kamu mau di panggil bu Mala,sedangkan kamu bukan guru Ips di sekolah mana pun.Iya kan?"dia bertanya seperti anak kecil polos yang sedang ingin diakui statusnya.


Aku terdiam dan menggeleng.


"Aku tertawa karena bisa bernapas lega,pak Kenny.Tadinya aku berpikir kamu akan meminta imbalan padaku.Sedangkan kamu tahu aku nggak punya apa-apa sekarang."


"Pak Kenny mau aku panggil apa?"


"Panggil Kenny aja."


"Nggak,aku panggil tuan Kenny."


"Kenny"


"Tuan Kenny."


"Ahh kamu keras kepala,ya sudah terserah kamu aja."


"Tuan Kenny."aku mengulang kembali sebutan itu.


"Sepakat?"


"Hmmm."


"Kita sekarang bukan lagi rekan kerja sama,melainkan sahabat.Setuju?"


Aku menganggukkan kepalaku.


"Sekarang ayo ikut aku."


"Mau kemana kita."Dia menggenggam tanganku dan menarikku agar berjalan bersamanya.


Aku masuk ke dalam mobilnya,dia melajukan mobilnya membelah jalanan kota ini.


"Apa kamu sudah sarapan,Mala?"


Aku menoleh ke arahnya dan tertawa kecil,sungguh masih terasa aneh.Aku yang pernah memanggilnya dengan sebutan formal.Kini kami akan menyebut nama kami masing-masing dengan santai.


"Kok malah tertawa?"


"Kamu pikir aku punya uang untuk sekedar membeli makan tuan Kenny?"


"Ya udah,kalau begitu."


Tuan Kenny membawaku ke sebuah restoran mewah.


"Ayo turun."


"Hmm"


Kami makan makanan yang sudah di pesan Tuan kenny.Sepertinya bayi ini suka dengan makanannya.Buktinya tak sedikit pun aku ingin muntah dengan makanan ini.Aku melahap semuanya hingga habis.Tuan Kenny hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.


Selesai makan,bukannya aku diajak pulang ke rumah.Malah aku diajak ke sebuah klinik dokter kandungan.


Dengan tatapan bingung aku melihat papan nama di depan klinik ini.


"Ayo ikuti aku."ujarnya dan mengajak aku masuk ke dalam klinik.


"Dengan tuan Kenny,"dia berbicara dengan perawat yang ada di depan ruangan dokter.


"Oh iya,Iya tuan.Dokter Anastasia telah menunggu kedatangan tuan."


Ternyata tuan Kenny sudah memberitahukan kedatanganya sebelumnya kepada sang Dokter.


Tok tok tok


"Masuk."terdengar suara di balik pintu.


"Selamat siang dokter Anastasia."

__ADS_1


"Hallo tuan Kenny."


Dokter yang bernama Anastasia ini begitu cantik dan anggun dengaan jas dokternya.


"Perkenalkan ini teman saya ,Mala."


Aku.mengulurkan tanganku pada dokter cantik ini."


"Mala."


"Dokter Anastasia."dia memyambut tanganku dengan senyum keramahan.


"Cantik sekali temanmu tuan Kenny."dia menggoda tuan Kenny dengan senyumnya.


"Ya,temannku cantik sekali."jawab Tuan Kenny pada sahabatnya.


"Ayolah jika kau terus memuji kecantikkan temanku ini,kapan kau bisa memeriksa kandungannya?"


"Baiklah,ayo nyonya Mala,berbaringlah di ranjang ini."


Dokter mulai menuangkan gel ke perutku.Dan mengarahkan sebuah alat yang terhubung dengan layar besar di hadapannku.


"Ini dia bayinya,masih kecil sekali dalam perutmu nyonya Mala.Belum bisa terlihat jelas.Seiring berjalannya waktu dia akan tumbuh menjadi bayi dalam kandungannmu."


"Terus apa jenis kelaminnya,dok?"


"Tuan Kenny,saat ini jenis kelamin jabang bayi dalam kandungan bu Mala belum bisa di pastikan."


"Nanti kalau janinnya udah berusia 4 ,atau 5 bulan baru akan ketahuan jenis kelaminnya."


"Oh,aku pikir saat ini aku bisa mengetahuinya sekarang."


Dokter Anastasia terkekeh,


Hehehehe


"Tuan Kenny bisa aja."


Aku hanya bisa tersenyum melihat keakraban dua sahabat ini.


"Baiklah sudah selesai,aku akan memberikan beberapa vitamin untukmu nyonya,tolong diminum setiap hari yah."


"Baik,dok.Terima kasih."


"Kalau sudah selesai kami boleh pergi kan?"


"Ya,pergilah.," Jawab dokter Anastasia ramah.


Keluar dari klinik,saat aku ingin masuk ke dalam mobil.Seorang pengendara motor,dengan sengaja menabrakku.


"Arrrggghhh..."


Aku terpelanting jatuh."


Melihatku sudah jatuh,tuan Kenny segera berlari ke arahku.Dan menolongku untuk berdiri


"Kamu nggak apa-apa?"


Belum sempat kujawab pertanyaannya,aku terjatuh di pangkuan tuan Kenny.


"Mala,bangun."


Dokter Anastasia segera menyuruh tuan Kenny masuk lagi ke klinik.


Tuan kenny mengangkat tubuhku masuk ke klinik.


Dan membiarkan dokter Anastasia menanganiku dalam ruangannya.


Sementara di sebuah rumah mewah,Casandra menerima sebuah panggilan telpon.


"Pastikan dia mati,"di lalu menutup sambungan telponnya.


Casandra belum puas.Setelah tahu kalau jenasah Mala tak ditemukan sampai saat ini.Dia menyewa beberapa orang bayaran untuk mencari keberadaan Mala.


Dan atas hasil yang ditemukan oleh para orang bayarannya ,ternyata malam itu Mala diselamatkan oleh Kenny.


Pokoknya apa pun caranya Cristian tak boleh tahu Mala masih hidup.Dia tak mau kalau cinta Cristian masih untuk Mala.


Dengan kematian Mala,cinta Cristian akan kembali kepadanya.


Kembali ke klinik,


"Tuan Kenny,sepertinya ada yang dengan sengaja ingin mencelakakan temanmu saat ini."


"Kenapa kamu berpikir begitu."tanya tuan Kenny pada temannnya dokter Anastasia.


"Aku barusan menyuruh bawahanku,untuk mengecek cctv depan klinik.Dimana kejadian yang menimpa nyonya Mala barusan."


"Apa aku juga bisa melihatnya?"


"Ayo ikut aku."


Dokter Anastasia memperlihatkan rekaman cctv itu.


"Kamu lihat kan,sepertinya pengendara motor itu memang berniat mencelakai temanmu tuan kenny."jelas dokter Anastasia.


"Kalau dia nggak berniat mencelakai,kenapa begitu lama dia menunggu kalian berdua keluar dari klinik ini."


Tuan Kenny termangut-mangut,mengiyakan dugaan temannya.


"Bisakah kamu mengirimkan rekaman video ini ke ponselku?"


"Baiklah,akan aku lakukan."


Setelah rekaman video itu dikirim ke ponselnya.Tuan Kenny mengirimkan rekaman itu kepada seseorang.


("Cari tahu semuanya tentang pengendara motor dalam video ini.")


"Bagaimana keadaan Mala dok?"tanya tuan Kenny pada dokter.


"Sudah agak baikkan,dia juga sudah siuman."


Jelasnya pada tuan Kenny.Dia tahu tuan Kenny sangat khawatir dengan keadaan temannya saat ini.


"Ayo kita jumpai dia."


Di ruangan Mala terbaring,


"Dok.,"aku memanggil dokter Anastasia.


"Bagaimana dengan keadaan anakku?"

__ADS_1


"Tenanglah nyonya Mala,anda hanya mengalami kecelakaan kecil nggak berpengaruh pada perut anda.Dan bayi anda dalam keadaan sehat tanpa kurang satu apa pun."


Jelasnya padaku.Aku bisa bernapas lega.


Semoga semuanya akan selalu baik-baik saja.Doaku dalam hati.


"Tuan Kenny,terima kasih atas segala kebaikkanmu."


"Jangan berkata begitu Mala,aku akan selalu menjagamu.Hingga nggak akan ada lagi yang akan bisa mencelakanmu."


"Apa maksudmu tuan Kenny?"


Drrrttt drrttt drrrtttt


Ponsel tuan Kenny berbunyi.Belum sempat dia menjawab pertanyaanku.


"Hallo."


"[....]"


"Apa? Casandra Adiwijaya?"


"Baiklah saya mengerti,terima kasih.Kerjamu bagus."


Tuan Kenny menutup sambungan telponnya.


"Apa maksudmu dengan Casandra Adiwijaya,tuan Kenny?"


"Pelakunya."dia menjawabku singkat.


"Maksudmu?"semakin aku tak mengerti kemana arah pembicaraan tuan Kenny.


"Maksudnya,Casandra Adiwijaya sedang merencanakan pembunuhan untukmu,Mala."


"Haahh?"


Aku terkejut,mendengar apa yamg disampaikan oleh tuan Kenny barusan.


"Bagaimana tuan Kenny tahu semuanya."


"Aku meminta suruhanku untuk menyelidikinya Mala."


Aku tak percaya,Casandra bisa berbuat sejauh ini.


"Berarti kebakaran di peternakkan?"


"Ya.Benar seperti dugaanmu Mala."


Aku menggelengkan kepalaku tak percaya.


"Hanya saja aku takut,kedepannya kalau Casandra mengetahui kamu sedang hamil.Dia akan merencanakan rencana yang lebih jahat lagi."


Aku menutup mulutku dan memegang perutku yang masih rata.


"Aku nggak mau kalau itu sampai terjadi tuan Kenny.Tolong bantu aku."


"Baiklah aku akan membantumu."


"Dokter anastasia aku meminta bantuanmu.Tolong palsukan kematian Mala saat ini."


"Tapi untuk apa?"


"Sudah ikuti aja,apa kataku."


"Baik akan aku urus semuanya."


Tuan Kenny mengambil ponselnya lalu menghubungi seseorang.


"Urus semuanya dengan baik,jangan sampai ada yang mengetahuinya."


Entah dengan siapa dia berbicara.


"Mala,apakah kamu mau anak dalam kandunganmu selamat?"


Aku mengganggukkan kepalaku.


"Apa kamu mau mengikuti rencanaku agar bayi dalam kandunganmu jauh dari keinginan jahat Casandra?"


"Kamu tahu Casandra dapat melakukan apa saja demi untuk menghancurkan hidupmu.?"


Aku menggelengkan kepalaku lagi.


"Tolong aku tuan Kenny,aku ingin menjaga bayi yang ada dalam kandunganku.Aku sungguh takut."aku memohon sambil meneteskan air mataku.


Tuan Kenny datang memelukku,dan membelai rambutku lembut.


"Jangan takut Mala,aku akan mengatasinya.Tenanglah."


"Siapkan dirimu,kita akan berangkat nanti malam."


"Dok,bisa kan kamu membantu kami?"


"Ya,Nyonya Mala aku akan memberikan resep untukmu.Agar kamu nggak akan kelelahan dalam perjalanan nanti.Kamu akan melakukan perjalanan panjang dan membutuhkan istirahat."


"Kita mau kemana tuan Kenny?"


"Tenanglah,kamu akan tahu malam nanti.Istirahatlah aku akan menjagamu."


Jet pribadi tuan Kenny telah siap,di bandara.Sengaja tuan Kenny menyewa jet peibadi milik orang lain untuk mengecoh anak buah dari Casandra.


Dan lebih parahnya,aku di antar oleh ambulance.Seakan menjadi pasien sekarat yang akan di antarkan keluar negri.


Tak ada yang tahu perjalanan kami malam ini.Tuan Kenny sudah memastikannya.


Kami sudah di dalam jet mewah yang seumur hidup baru pertama kali ini aku menjadi penumpang sebuah pesawat.Apalag ini adalah jet mewah yang tak semua orang bisa merasakannya.


"Selamat tinggal Indonesia."Tuan Kenny melambaikan tangannya.


Aku menatapnya tak mengerti.


"Tuan Kenny,apakah kita akan pergi ke luar negri?"


"Hemmm."jawabnya singkat.


"Aku sangat lelah,aku ingi tidur.Bangumkan aku jika sudah tiba di tempat tujuan kita."


Tuan Kenny mengganggukkan kepalanya.


Dalam pikirannya,dia membayangkan kehidupan baru yang tenang di negara tujuannya.Tak akan ada yang akan mengganggu ketenangan mereka.Dan yang lebih menyenangkan adalah,dia bisa kembali bekerja di negara favorit nya.


Segala urusan di Indonesia akan dialihkan urusannya kepada asisten kepercayaannya.

__ADS_1


"Semoga Mala akan bisa membuka hatinya untukku suatu saat nanti."Kenny berbicara sendiri dalam hatinya.Menatap sendu wajah Mala yang sedang tertidur lelap di tempatnya.


Di tempat yang baru tuan Kenny telah menyiapkan segalanya untuk Mala.


__ADS_2