Cinta Gadis Buta Huruf

Cinta Gadis Buta Huruf
Lamaran


__ADS_3

Pagi pagi Cristian sudah masuk ke kantor.Baru saja ia ingin mendaratkan bokongnya ke kursinya,bunyi ponselnya mengagetkanya.


"Hallo,dengan tuan Cristian Adiwijaya?"


"Iya benar saya sendiri."


"Tuan,bisakah anda datang ke Rumah Sakit tempat anda melakukan tes dna beberapa hari yang lalu?"


"Apa hasilnya keluar secepat ini?"


"Iya tuan,hasilnya sudah bisa tuan periksa saat ini."


"Baiklah,saya akan segera ke sana.Jangan pernah memberikan hasil itu kepada orang lain selain saya.Mengerti?"


"Iya tuan saya mengerti."


Tiga puluh menit kemudian Cristian sudah tiba di rumah sakit.Sang perawat memberikan hasilnya kepada Cristian.Tingkat kecocokkan tes dna milik bayi Ellena dan Cristian 0,00%.


Tidak ada kemiripan sama sekali.


"Jadi kamu benar-benar sedang menipuku,Casandra.Baiklah aku akan ikuti kemana alur permainanmu ini untukku dan keluargaku."


Cristian kembali ke kantornya,dan memikirkan bagaimana caranya untuk membongkar kedok Casandra dengan permainan licik seperti yang sudah dilakukan mereka padanya.


Cristian tetap fokus melakukan pekerjaannya.Meskipun amarah dan benci sedang menyelimuti hatinya.


"Sudah terlalu banyak kejahatan keluargamu Casandra.Pertama kedua orang tuaku,Mala juga tak luput dari tangan jahatmu.Aku takkan membiarkan kau mendapatkan apa yang kau inginkan dariku."Cristian terus mengoceh,mengeluarkan semua isi hatinya dengan bergumam sendiri.


Cristian terus mikirkan cara,bagaimana dia bisa mendepak kehidupan Casandra dari kediaman Adiwijaya secepatnya.Apa lagi dia sadar bahwa tak ada sedikit pun bukti yang bisa memberatkan keluarga Casandra.


Sore hari saat Cristian pulang ke rumah,Casandra menyambutnya dengan mesra.Walau sedikit jijik,dengan terpaksa Cristian mengikuti keinginan Casandra agar dia tak curiga.


Cristian masuk ke dalam kamarnya,Casandra mengikutinya.


Cristian terus memikirkan cara,akhirnya dia mendapat ide.


Semua bingkai foto-foto kebersamaan Cristian dan Mala yang tergantung di dinding,di angkat turun semuanya oleh Cristian.


Selama ini Cristian sengaja membiarkan foto foto kebersamaannya dengan Mala tergantung di diding kamarnya


Ini dia lakukan sebagai bentuk perlawanannya pada Casandra.Namun semakin dia membuat perlawanan semakin tak ada jalan keluar baginya.


"Apa yang kamu lakukan Crist?"


"Aku akan melupakan Mala,dan akan berusaha kembali mencintaimu.Untuk itu aku harus membuang segala kenanganku bersama Mala."


Cristian membuang semua foto foto itu ke tong sampah.


Casandra tersenyum senang,ada raut kemenangan yang terpancar di bibirnya saat ini.


Harapannya untuk kembali dicintai oleh Cristian sudah di depan mata.


Cristian sudah mulai menampakkan kepeduliannya pada Ellena,suatu saat pasti dia akan kembali mencintaiku.Pikiran Casandra semakin membuatnya bahagia.


Casandra lalu membawa bayi Ellena dan meyerahkannya ke pangkuan Cristian.


Cristian menurut saja


"Sayang,kasihan sekali kamu harus mengikuti keinginan licik ibumu,Aku pasti akan mencari kebenarannya siapa sebenarnya ayah kandungmu."gumam Cristian dalam hatinya.Sebab melihat wajah mungil tanpa dosa milik Ellena,membuat hati Cristian sakit.


Di tempat lain,nona Margareth kembali bertemu dengan tuan Alex.


"Apa yang ingin kamu katakan tuan,aku nggak punya banyak waktu untuk terus menemanimu setiap harinya."


"Nona Margareth,aku berkata jujur,kalau aku benar benar mencintaimu."


"Apa mencintai hanya cukup terucap di bibir saja tuan Alex?"


"Lalu kamu mau aku melakukan apa nona,agar aku bisa membuktikan cintaku untukmu."


"Jika kau benar-benar serius dengan ucapan dan perasaanmu padaku tuan Alex,maka lakukan sesuatu agar aku tekesan dengan apa yang kau lakukan dengan pembuktian cintamu untukku."


"Buat aku percaya bahwa kau tulus menginginkan aku."


Nona Margareth lalu berdiri dari tempat duduknya,dan berlalu meninggalkan tuan Alex sendirian.


"Dan satu lagi tuan Alex,"

__ADS_1


Nona Margareth berhenti dan berbalik menghadap tuan Alex.


"Aku nggak suka kecurangan,sekali kau melakukannya.Kau akan kehilangan kesempatanmu.Dan kau akan menyesalinya nanti "


"Baiklah tuan putri,aku akan membuktikan cintaku untukmu."


Saat rua Alex menjawab,nona Margareth sudah tak mendengar lagi suara Alex.Dia berlalu menuju tempat parkir,dan mengemudikan mobilnya.


Tuan Alex memanggil asisten kepercayaannya,dan membisikkan sesuatu di telinganya.Asistennya pun mengangguk tanda mengerti perintah tuan Alex padanya.


"Lakukan sekarang,dan jangan menundanya lagi."


"Baik tuan." Asisten tuan Alex pun pergi meninggalkan tuannya,dan melakukan perintahnya.


Sekitar sepuluh menit Cristian sedang menunggu kedatangan seseorang di sebuah cafe yang sudah disepakati bersama orang yang mengajaknya datang ke sana.


Dari arah pintu masuk,seorang pria muda datang menghampirinya.Sepertinya dia seumuran diatas kakaknya Margareth.


"Hai tuan Cristian,kenalkan nama saya Alex Anderson."


Cristian menyambut uluran tangan Alex,dan masih bingung tentang apakah yang akan dibahas seorang Alex Aderson dengannya saat ini.


Ketika keduanya bersama sama duduk dan menikmati capucino yang sudah dipesan.Cristian mencoba bicara dan ingin keluar dari rasa canggungnya.


"Tuan Alex,sebenarnya saya merasa tidak mengenal anda.Ada keperluan apa mencari saya.Sepertinya ada hal penting sekali yang membuat anda mendesak saya harus mememui anda segera saat ini."


"Tuan Cristian,saya benar benar menghormati anda.Karena sudah mau memenuhi undangan saya saat ini."


"Sebenarnya saat ini saya sangat membutuhkan bantuan anda."


Cristian menyeritkan dahinya.Bantuan apa gerangan yang diinginkan pria muda di hadapannya ini.


"Bantuan?Bantuan apa yang anda inginkan dari saya."


"Tuan Cristian saya memohon anda membantu saya.."


Tuan Alex menjeda kalimatnya.


Dan Cristian masih bersabar menunggu kelanjutan kalimat tuan Alex.


"Saya mohon tuan Cristian,bantulah saya mendapatkan cinta dari kakak anda nona


"Saya jatuh hati padanya,sejak pertama kali bertemu,saya ingin menjadikannya sebagai calon istri.Namun saya nggak pernah melakukan ini pada orang lain,sehingga saya begitu gugup.Saya sudah berusaha mendapatkan hatinya,namun dia adalah wanita yang tak mudah di bujuk."


Cristian tak percaya pria yang berada di hadapannya sedang ingin menenangkan hati kakaknya.Dan tanpa rasa malu mengutarakan semua isi hatinya kepada Cristian.


"Kenapa kamu tidak mengatakannya sendiri pada kakakku."


"Aku sudah menyatakan cintaku padanya,tapi dia menolaknya.Katanya dia tak mempercayai cinta pada pandangan pertama."


"Lalu?"


"Dia memintaku untuk membutikan keseriusanku padanya."


"Terus aku akan membantumu dengan cara apa?sedang aku juga tidak begitu mengerti keinginan wanita."


Keduanya terdiam..


Hha ha ha ha ha


Mereka berdua tertawa terbahak bahak.Mereka berdua menertawakan dirinya masing-masing.Masih bodoh untuk menghadapi keinginan wanita.


"Baiklah aku punya rencana."


"Apa itu?"


"Pulanglah ke rumahmu,besok aku akan kabari padamu apa yang aku rencanakan."


"Tinggalkan kartu namamu,aku akan segera menghubungimu besok."


"Tapi.."tuan Aex ragu.


"Percayalah padaku,aku akan mengaturnya untukmu.Aku percaya kamu adalh pria baik yang pantas untuk kakakku."


"Terima kasih,kalau begitu aku permisi dulu tuan Cristian.Senang bisa berkenalan denganmu."


"Aku juga."jawab Cristian.

__ADS_1


Tiga hari setelah pertemuan Tuan Cristian dan tuan Alex.


"Crist apa rencanamu?"


Nona Margareth bingung sekali.Malam ini Cristian menyediakan baginya sebuah gaun mewah dan elegan untuknya.


Ada pegawai salon terkemuka yang datang menjadi MUA khusus untuknya malam ini.


Wajah nona Margareth dirias begitu cantik malam ini.


"Tenanglah kak,kita akan kedatangan tamu istimewa malam ini."


"Terserah apa keinginanmu Crist."ujar nona Margareth.Dia terlihat kesal,wajahnya dirias cantik hanya untuk menerima tamu istimewa Cristian membuatnya bosan.


Gaun ungu yang dikenakkan oleh nona Margareth terlihat cocok den?gannnya.Rambutnya dibiarkan tergerai panjang.Kecantikkannya mampu menghipnoptis setiap mata para pria.



"Sungguh kamu cantik sekali kak,siapa pun yang melihat kecantikan alami ini pasti akan terpesona ."Cristian memuji kecantikkan kakaknya,membuat nona Margareth semakin penasaran apa yang akan dilakukan oleh Crstian selanjutnya.


"Sudahlah Crist,sekarang katakan apa yang harus aku lakukan dengan memakai gaun ini?"


"Hmm baiklah,ayo kita turun.Seseorang sudah menunggu kita di lantai bawah."Semakun hati nina Margareth bertanya tanya di dalam hatinya,apa maksud Cristian membuat rencana konyol ini.


"Ah, sudaglah,aku akan menurutimu kali ini Crist.Kau berhasik membuat hatiku semakin berdegup kencang.Seakan sesuatu akan terjadi kepadaku hari ini."


"Ya kakaku yang paling aku sayangi,sesuatu akan terjadi padamu hari ini.Untuk itu bersiaplah."


Nona Margareth menarik napas panjang.


"Terserah apa maumu."


Nonq Margareth memilih diam dan mengikuti keinginan adiknya ini.


Cristian menggandeng kakaknya,menuju lantai bawah.Disana sudah menunggu orang orang yang begitu banyak.Para tamu yang dilihatnya,seperti akan mengadakan acara penting.


"Tunggu,siapa itu.Kenapa dia berada di tengah tengah tamu yang datang?"Mata nona Margareth tertuju pada sesosok pria yang sudah beberapa hari ini mengganggunya.


"Deg.."


Jantung nona Margareth berdetak tak karuan.Ia memandang wajah Cristian,minta penjelasannya.


Namun Cristian hanya diam dan tetap menuntun nona Margareth menuju para tamu yang sudah menunggunya.


Nona Margareth dituntun untuk duduk di sebuah kursi.Seorang pria sudah duduk di hadapannya.


Di belakan pria itu juga duduk beberapa orang.Kelihatannya mereka adalah bagian dari keluarganya.


Cristian dan Casandra yang duduk di belakang nona Margareth.


Sampai Casandra kemudian menyadari,ada seorang pria bersama keluarga tuan Alex yang begitu tak asing baginya.


"Oh tidak,jangan sampai dia melihatku,semoga dia tak melihatku."gumam Casandra dalam hatinya.


Sedang pria itu memandang ke arah Casandra.


"Ternyata kamu bersembunyi di sini Casandra."


Matanya menyorotkan kerinduan dari hatinya yg paling dalam.


Seseoramg memberikan mic pada pria di hadapan nona Margareth dan memberikan kesempatan bicara pada pria itu.


Nona Margareth masih terlihat bingung dengan situasi yang sedang di jalaninya.


Dan pria itu mulai berbicara."


"Nona Margareth,hari ini aku Alex Anderson bersama sama dengan keluarga besarku,ingin menyatakan keseriusanku untuk menjalani hubunganku dengammu."


"MAUKAH NONA MARGARETH MENERIMA CINTAKU DAN MENERIMA LAMARANKU?"


"MAUKAH NONA MARGARETH MENJADI ISTRIKU?"


Nona Margareth memandang ke arah adiknya.


Cristian mengangguk.


Nona Margareth pun mengangguk malu malu.

__ADS_1


Dan semua hadirin dalam ruangan ini terlonjak bahagia.


__ADS_2