Cinta Keinara

Cinta Keinara
Teman Kecil


__ADS_3

Dua minggu sejak kejadian siang itu, Keinara tidak pernah ketemu lagi dengan Fakhri. Karena dia bertukar area pengiriman dengan Wahyu.Banyak karyawan Fakhri yang menanyakan keberadan Keinara termasuk Fakhri.


Dari mulut Wahyu, mereka tau kalau Keinara ditugaskan di wilayah lain tapi masih dalam kota. Fakhri semakin merasa bersalah. Dia yakin dia adalah penyebab kenapa Keinara tak pernah muncul lagi di kantornya. Sebenarnya ia ingin sekali bertemu dengan Keinara, tentunya untuk kembali minta maaf dan mengembalikan uang Keinara.


Dia mencari kesempatan untuk bertemu Keinara dengan mendatanginya direstoran. Tapi sayang, dia tidak punya kesempatan bicara, karena Keinara selalu menghindar.


Hari Sabtu yang panas berganti menjadi malam minggu yang cerah. Keinara tengah rebahan di kamar kost sambil berselancar di dunia maya. Malam minggu sebelumnya ia sering menghabiskan waktunya dengan Dewi sahabatnya. Tapi kali ini, Dewi sedang berkencan dengan pacar barunya. Sementara dia sendiri sudah tiga tahun mengosongkan hatinya, setelah putus dari pacarnya yang memilih pergi untuk wanita lain. Banyak temen pria baik dikampus maupun direstoran mencoba mendekatinya, tapi selalu dia tolak. Dia trauma dengan yang namanya penghianatan. Jadi dia memilih menutup hatinya rapat-rapat untuk para pria dan fokus mengejar impiannya menjadi seorang guru seperti ayahnya.


Netra Keinara tampak fokus ke layar gadgetnya. Sesekali kejadian dimushola restoran dua minggu lalu kembali melintas di benaknya. Berkali kali ia nampak menggelangkan kepalanya, memperingatkan hatinya untuk tidak memikirkan Fakhri. Tapi selalu gagal.


"Ternyata pria menyebalkan itu bisa solat juga, lagi sadar apa memang dia rajin solat......"


Lamunan Keinara buyar saat terdengar suara tukang somay berteriak menawarkan dagangannya. Keinara bergegas keluar kamar dan menyambangi tukang somay yang berhenti saat Keinara memanggilnya. Rumah kosnya terletak dipinggir jalan komplek . Rumah yang tidak terlalu besar,bitu memiliki 4 buah kamar kost, satu ruang tv yang terhubung dengan ruang tamu. Di depan rumah terdapat halaman yang lumayan luas, dan biasa digunakan penghuni kost untuk memarkirkan kendaraan mereka. Rumah kost itu disewa oleh empat orang gadis yang semuanya adalah mahasiswi di unversitas yang sama dengan Keinara, dengan jurusan yang berbeda. Sementara pemilik rumah tinggal di luar kota. Karena letaknya yang dekat dengan jalan, memudahkan Keinara untuk membeli makanan atau jajanan yang lewat .

__ADS_1


Keinara menghampiri tukang somay yang sedang berhenti tidak jauh darinya.


“Bang somaynya, tiga porsi."


Keinara memesan somay untuk dirinya dan kedua teman kostnya yang tadi minta dibelikan juga.


“Siap neng, tunggu sebentar...”


“Tante Keinala...!”


Keinarapun menoleh dan mencari sumber suara. Tampak ada anak kecil sedang berlari masuk kehalaman rumah .


“Cinta...kok disini. Sendirian kesini nanti di cariin bunda lho.“ Sapa Keinara pada gadis kecil yang rumahnya memang tidak jauh dari rumah kostnya.

__ADS_1


“Mau beli somay tan, tuh ama om Fahli." Jawab Cinta sambil menujuk seseorang yang sedang berdiri di belakang gerobak somay. Sehingga tidak jelas bagaiamana rupa pria itu.


“Oh...jadi cinta lagi beli somay sama om?.” Cinta hanya mengangguk.


“Cinta boleh main disini dulu nggak?. Sambil nungguin om beli somay."


“Boleh....Cinta mau nunggu diteras aja apa mau masuk kedalam. Tuh ada tante Mita dan tante Klara lagi nonton TV.”


“Ditelas aja dulu tan, takut om nyariin.”


“Oh oke...tunggu ya, tante masuk dulu sebentar."


"Oke tante...."

__ADS_1


__ADS_2