
❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Sekar sudah menceritakan semua mengenai kehidupan laras pada gani,mengenai keluarga nya yang ingin laras menikahi seorang aparat negara. Sehingga mereka menjodohkan laras dengan galang,pria yang berasal dari desa mereka juga yang terbilang arogan dan dingin
Hal itu juga gani ceritakan pada keluarga nya,dia tidak ingin menutupi apa pun dari mereka. Makanya keluarga gani tidak terkejut lagi saat laras mengatakan hal itu,mereka hanya tersenyum menanggapi nya dan hal itu membuat laras semakin bingung
"ah....sebaiknya kita masuk saja ke kamar ma,biarkan gani yang mengurus hal ini. Kita hanya dengar kan kapan harus melamar laras ke rumah nya " teriak papa gani sambil berdiri dan menarik tangan istri nya yang ikut berdiri juga
"eekkhm....aku juga mau masuk,mau bawa tidur anakku dulu. Kakak beritahu aku kapan mau melamar nya,jadi aku bisa siapkan segala nya" ucap sang adik juga yang ikut masuk kedalam kamar nya
Laras semakin bingung dengan keluarga gani,mereka sama sekali tidak terkejut dan diam saja. Padahal laras berharap mereka tidak merestui hubungan nya dengan gani yang baru berapa jam saja bersama,walaupun dalam beberapa jam ini juga mereka sudah melakukan hubungan suami istri tapi itu semua karena terpaksa
__ADS_1
"kak....maafkan aku,keluarga mu menganggap hubungan kita serius. Kakak harus bawa kekasih kakak kesini,agar mereka tau kebenaran nya " ucap laras yang merasa bersalah karena keluarga gani malah seperti merestui hubungan mereka
Gani menatap wajah polos laras,dia ingin selai tertawa karena melihat laras yang merasa bersalah mengenai kejadian tadi malam. Tapi tiba-tiba sebuah ide melintas dikepala gani untuk mengerjai laras
"hah....aku juga bingung,tapi kau harus bertanggung jawab pada ku" ucap gani akhirnya,wajah nya dibuat sesedih mungkin kemudian dia menunduk sambil menahan tawa nya
"tang....tanggung jawab apa kak?" tanya laras merasa semakin bingung
"kau wanita pertama yang menyentuh ku,kau mengambil keperjakaan ku...kau harus tanggung jawab " jelas gani sambil menutup wajah nya dengan kedua tangannya ,seolah dia sedang menangis padahal dia sedang menahan tawa nya
"hamil?" batin laras lagi yang merasa ketakutan ,dia harus bagaimana jika benar dirinya hamil
__ADS_1
Laras yakin jika ibu dan ayah nya akan menerima gani,walaupun bukan dari keluarga aparat tapi laras yakin karena ibu nya juga termasuk materialistis jadi pria kaya seperti gani juga masuk katagori menantu idaman nya
"siapa yang mau dengan pria seperti ku ?kau harus tanggung jawab" bentak gani menatap wajah laras dengan tatapan tajam
"tang....tanggung jawab bagaimana kak?harus nya aku yang minta tanggung jawab " ucap laras dengan suara pelan nya
Gani semakin ingin tertawa tapi dia takut jika laras marah,dia menahan nya hingga akhirnya dia menangkup wajah laras dengan kedua tangannya dan mengecup bibir manis milik laras dengan lembut
cup
Mata laras membulat sempurna, pipi nya sudah memerah karena malu. Gani menampilkan senyumannya,tangannya masih berada dipipi laras
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘