
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Laras kembali ke kamar nya dengan membawa nampan ditangannya,dia masuk dan melihat gani masih tidur dengan posisi yang sama. Dia merasa kasihan karena pasti nya gani merasa lelah seharian membawa mobil menuju rumah nya ini,dia meletakan nampan berisi makanan dan minuman di atas meja kamar nya
Kemudian laras naik ke atas tempat tidur nya,menatap wajah tampan calon suami nya. Mengingat kata suami,membuatnya sedikit tersenyum . Dia tidak menyangka berjumpa dengan gani karena mengikuti ferdy,padahal dia berpikir sebelumnya kalau ferdy lah yang akan menjadi suami nya kelak.
cup
"terima kasih" gumam laras sambil mengecup kening gani
Laras ingin menjauhi wajah nya dari wajah gani tapi tengkuk lehernya ditahan oleh gani,bahkan bibir gani sudah meraup bibir nya dengan lembut. Menyesap dan mellumat nya dengan sangat lembut membuat laras ikut membalasnya,gani yang tadi nya memejamkan matanya kini membuka matanya dan menatap wajah laras yang terlihat memerah karena hampir kehabisan nafas
"hah...hah....hah...."
__ADS_1
Suara nafas laras terdengar tersengal-sengal membuat gani tersenyum,dia sudah melepaskan ciuman panas nya. Kini gani bangkit dan duduk menghadap ke arah laras sambil terus tersenyum
"berani nya nyium saat orang nya tidur" ucap gani dengan senyuman dibibir nya
Laras merasa malu,dia menundukan kepala nya dan tak berani menatap wajah gani. Jadi gani menyentuh dagu laras,membuat wajah laras terangkat dan menatap ke arah nya. Mata mereka saling bertemu,kemudian gani mulai menyatukan kembali bibir nya dan bibir laras membuat ciuman panas hingga mereka seperti kehabisan nafas
Gani melepaskan ciumannya ,dengan nafas yang tersengal-sengal gani menghapus sisa saliva nya di bibir laras dengan ibu jari nya. Wajah laras terlihat memerah karena malu,dia kembali menunduk membuat gani tersenyum lagi
"kau sangar polos sayang,aku mencintai mu" ucap gani dengan lembut,kini gani memeluknya dengan erat ,hingga tiba-toba gani tertawa karena mendengar suara perut laras
"ha...ha....kau lucu sekali sayang,ayo kita makan dulu" ucap gani sambil terus tertawa
Laras hanya diam saja,wajah nya semakin memerah . Gani pun bangkit dan mengambil nampan di atas meja,dia sudah melihat nya dari tadi. Dia yakin jika laras lah yang membawa makanan itu kesana dan berniat membangunkannya tapi dia tidak berani untuk membangunkan gani,begitulah yang dipikirkan oleh gani
__ADS_1
"ayo makan,kamu harus makan yang banyak biar ada tenaga untuk pertempuran kita besok....kau harus bertenaga" jelas gani membuat laras membulatkan matanya ,seperti tidak percaya kalau gani mengatakan hal itu pada nya
"besok kau harus melayani ku,aku tidak ingin bergerak sama sekali. Kau yang diatas " bisik gani membuat laras menatap tak percaya pada gani
"aku mana bisa"jawab laras dengan wajah bingung nya
"makan lah dulu,aku akan mengajarkan mu setelah makan " ucap gani dengan tenang
uuuhuuuk....uuuhuk...
Laras yang baru saja ingin minum sudah langsung tersedak,bisa-bisa nya gani mengatakan ingin mengajari nya. Laras saja tidak pernah berpikiran seperti itu,dia tidak menyangka jika calon suami nya ini sangat mesum. Padahal laras berpikir jika gani seorang pria yang pendiam,ternyata diam-diam makan dalam
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ