
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Kevin mengangkat tubuh vivi lagi dan membawa nya kedalam bath up,dengan menahan hasrat nya. Kevin memandikan vivi dengan lembut,tangannya terus memberikan usapan disetiap kulit vivi yang mulus.
Vivi merasakan sesuatu mengganjal dibelakangnya, karena tubuh kevin berada tepat dibelakang nya. Kevin berdiri segera setelah selesai memandikan vivi,dia berjalan ke arah shower berada. Dia ingin menuntaskan hasrat nya sebelum dirinya benar-benar menerkam vivi lagi,entah kenapa melihat vivi membuat hasrat nya muncul seketika.
Vivi menyadari apa yang dilakukan oleh kevin,dia ikut berdiri dan memeluk tubuh kevin dari belakang saat pria itu berdiri diatas shower sambil memainkan ba ta ngan miliknya dengan sabun.
Kevin tersentak,ini pertama kali nya vivi memeluk nya. Dia masih terkejut dan diam saja,dia ingin tau apa yang akan dilakukan oleh vivi nanti nya hingga akhirnya vivi meraih ba ta ngan milik kevin dan membantu kevin untuk me ngo cok nya.
Kevin memejamkan mata nya sesaat ,kemudian berbalik dan berbisik di telinga vivi dengan lembut. Suara nya serak karena menahan hasrat nya yang sudah berada diubun-ubun
__ADS_1
"ada ini....kenapa pakai tangan hhmmm?"ta nya kevin dengan tangan yang membelai daerah sensitif milik vivi
Wajah vivi memerah,dia menundukan kepala nya. Kevin menatap wajah vivi yang terlihat sangat menggemaskan,dia memeluk tubuh vivi dan kembali berbisik
"bolehkah ?" tanya kevin
Kevin menatap mata vivi dan vivi mengangguk,dengan senyuman lebar nya. Kevin mengangkat tubuh vivi ke atas wastafel yang berada disana,membuka kedua paha vivi hingga memperlihatkan daerah sensitif milik vivi yang memerah dan menggoda.
Kevin mendekatkan wajah nya diantara kedua pahanya,memberikan jilatan dan hisapan kecil disana membuat tubuh vivi meremang. Vivi menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh kevin,kevin menatap wajah vivi yang masih terpejam .
Begitu juga yang dirasakan oleh kevin,milik vivi terasa sempit dan wangi. Dia terus memompa nya diatas sana hingga akhirnya dia mencapai puncak hanya dalam sekejab saja,mereka mendapatkan pelepasan bersama.
__ADS_1
Sementara di lantai bawah ,semua keluarga sudah menunggu mereka. Begitu juga dengan ibu dan anak nya vivi,mereka sudah sangat merindukan vivi.
Kevin dan vivi sudah berpakaian lengkap,awalnya vivi terkejut karena melihat pakaian miliknya juga beberapa pakaian baru didalam lemari di kamar kevin. Dia tidak menyangka kevin bisa memindahkan semua nya secepat itu.
"ayo kita keluar,semua nya sudah menunggu kita dari tadi" ucap kevin sambil menarik tangan vivi keluar dari kamar
Vivi masih merasa bingung mendengar ucapan kevin,tapi dia percaya jika kevin mengatakan yang sebenarnya pada nya. Siapa yang menunggu nya,dia penasaran dengan ucapan kevin
Kevin berjalan lebih dulu dan menggandeng tangan vivi disamping nya,kemudian dia melihat ruangan didepannya sudah ramai dengan orang-orang yang ngak dikenal nya .
Mata nya memperhatikan sekeliling nya hingga dia melihat kedua wanita yang dia sayangi ,air mata nya kembali meluncur bebas dari mata dengan senyuman dibibir nya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ