
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Mentari menatap wajah tua ibu nya,air matanya seketika meleleh begitu saja. Hati nya terasa sedih karena tidak bisa berada di dekat ibu nya,dia berjalan menuju tubuh ibu nya yang masih berdiri mematung didepan pintu.
"ibu...." ucap mentari sambil memeluk tubuh ibu nya dan menangis
Farid ikut terharu dengan pertemuan mentari dan ibu nya,dia hanya tersenyum tipis saja menatap kedua nya.
Mentari masih memeluk tubuh ibu nya,mereka menangis bersama hingga akhirnya mentari menuntun ibu nya berjalan memasuki rumah itu.
"maafkan tari bu,karena baru pulang sekarang...hiks....tari masih mencari uang untuk biaya kalian,maafkan tari hiks...." ucap mentari yang kini sudah duduk bersimpuh di bawah kaki ibu nya
"sudahlah...jangan menangis lagi,sekarang kamu kan sudah kembali . Ibu harap kamu ngak pergi lagi" jawab ibu mentari menatap ke arah mentari,kemudian dia melirik pada farid yang masih berdiri tak jauh dari mereka.
__ADS_1
Seolah tau,farid mendekati ibu mentari. Dia menundukan kepalanya sedikit sambil tersenyum,wajah nya terlihat sangat tampan dimata mentari.
"perkenalkan bu,saya farid....saya ingin melamar mentari untuk menjadi istri saya" ucap farid dengan sopan dan lembut
"nak farid,maaf rumah kami hanya seperti ini. Duduk lah dulu" jawab ibu mentari,mentari masih duduk dibawah kaki ibu nya
Diruangan kecil itu hanya ada kursi dan plastik,itu pun hanya ada dua saja. Farid duduk disalah satu kursi itu,disana juga ada tikar yang sedikit lusuh yang membentang didepan televisi tabung berukuran kecil.
"saya akan menerima apa pun yang dimiliki mentari,saya akan membawa laura juga ibu untuk tinggal bersama kami" jawab farid dengan tegas dan sopan
"ibu?kamu ngak perlu melakukannya,ibu sangat bahagia karena kamu mau menerima laura. Itu saja sudah cukup,ibu bisa tinggal disini sendiri " ucap ibu mentari membuat mentari menggelengkan kepalanya
Farid berdiri,dia berjalan mendekati mentari juga ibu nya. Kemudian duduk disamping mentari yang berada dibawah kaki ibu nya ,dilantai yang terbilang dingin karena masih semen dan belum berkeramik.
__ADS_1
Mentari juga ibu nya terkejut,mereka tidak menyangka jika farid melakukan hal itu. Terlebih mentari,karena seorang jendral sudah bersimpuh dikaki ibu nya. Membuat diri nya semakin merasa tidak enak
"pak...apa yang anda lakukan ?duduk lah diatas" ucap mentari, dia menatap wajah farid yang hanya tersenyum
"saya ingin meminta restu ibu,saya akan menerima ibu juga laura sebagai keluarga saya . Saya harap ibu mau tinggal bersama kami" ucap farid dengan sopan sambil menggenggam tangan ibu mentari yang masih digenggam oleh mentari
Ibu mentari kembali menangis,dia terkejut dengan permintaan farid. Dengan lembut dua membelai punggung tangan farid yang berada diatas tangan keriput miliknya,hati nya merasa senang karena farid bersedia menikahi putri nya yang merupakan seorang janda .
"terima kasih,tapi....keluarga nak farid?apa bisa menerima kami?" tanya ibu mentari,ibu mentari merasa takut karena memang selama ini yang menyukai mentari cukup banyak tapi karena dirinya juga putri mentari. Semua keluarga mereka menolaknya,walaupun pria itu mencintai mentari.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1