Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
133


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Kanaya berdiri dari duduk nya,dia berjalan mendekati mobil yang berhenti di jalanan itu. Saat itu memang sedang lampu merah,dia ingin memastikan penglihatannya dengan jelas. Tapi mobil itu sudah melaju dengan cepat,karena lampu jalanan sudah kembali hijau. Dia yakin sekali kalau yang berada didalam mobil tadi adalah ferdy,dia ingin mengikuti nya tapi dia mendengar suara rico yang sudah memanggilnya


"yuk ah...kita istirahat sebentar sebelum ke pesta pertunangan rayanza" jelas rico dengan tenang


Rico memasukan semua bungkusan di bangku belakang,kemudian dia masuk ke bangku kemudi dan menjalankan mobilnya. Dia berkali-kali melirik wajah kanaya yang masih melamun


"hei....kau kenapa?kita sudah sampai,ayo turun"bentak rico yang membuyarkan lamunan kanaya,karena mereka sudah sampai didepan hotel pesanan rico


"hah....sudah sampai?"ta nya kanaya sambil mata nya mengitari sekeliling nya

__ADS_1


Rico turun lebih dulu,dia mendekati pintu mobil kanaya dan menepuk pipi kanaya dengan cukup keras hingga membuat kanaya tersentak


plak....plak...


"kau tidak sedang kesambet kan naya?dari supermarket tadi kau bengong aja" ucap rico lagi membuat kanaya mendelikan mata nya


"biarkan saja semua nya disini,bisa buat cemilan pulang nanti pak" jawab kanaya saat melihat rico ingin mengeluarkan makanan yang mereka beli tadi


Kanaya pun keluar dari mobil rico,dia berjalan mengikuti langkah rico masuk kedalam hotel. Mereka menuju bagian informasi,kemudian memberikan bukti pesanan via online diponsel nya


Setelah mendapatkan kunci kamar masing-masing,mereka pun masuk kedalam kamar hotel itu. Kanaya masih penasaran dengan apa yang dilihat nya tadi,selama ini memang dia belum yakin kalau ferdy sudah meninggal. Tapi dia harus menghadapi kenyataan yang ada,apalagi dia melihat dengan jelas jenazah ferdy dirumah sakit saat itu . Walaupun wajah nya tidak jelas tapi pakaian yang dikenakan oleh ferdy jelas pakaian dia

__ADS_1


"hah.....sayang,aku merindukan mu" gumam kanaya yang sudah merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur


Kanaya memang tidak memikirkan untuk berhubungan lagi dengan pria lain,apalagi sampai menikah. Dia ingin menghabiskan hidupnya dengan keluarga nya saja,bila perlu dia akan mengadopsi seorang anak untuk ahli waris nya nanti. Kanaya sudah berpikir sejauh itu


Sementara dikamar sebelah nya,rico masih menatap ponselnya dengan wajah sedih nya. Dia merasa sangat berat untuk melihat wanita yang dicintai nya itu bertunangan dengan pria lain,tapi dirinya belum berani menyatakan perasaan nya pada rayanza. Dia mengecup ponsel nya berkali-kali karena memang di layar ponsel itu tertera foto rayanza yang terlihat seksi dengan pakaian renang nya ,mereka pernah liburan bersama dari perusahaan tapi saat itu hanya dia yang melihat rayanza memakai pakaian renang saat di mall


Waktu itu rayanza yang ingin membeli pakaian renang karena dia lupa membawa miliknya,mencoba-coba beberapa pakaian hingga dia mencoba memakai bi ki ni yang sangat seksi dengan celananya hanya satu tali saja hingga hampir membuat nya te lan jang. Saat itu lah rico melihat nya dna mengambil keuntungan dengan memoto rayanza dan menjadikan wallpaper di ponselnya.


Rico terpejam untuk beberapa saat sambil memeluk foto wanita yang dicintai nya,begitu juga dengan kanaya .


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2