Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
84


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Semua terdiam mendengarkan penjelasan dari gani,sementara melly sudah menangis tersedu-sedu dengan digandeng oleh kedua orang tua nya keluar dari rumah kedua orang tua gani.


"nak....kamu benaran mau menikahi laras?" tanya mama gani menatap wajah tampan sang putra, saat melly dan keluarga nya sudah tidak ada disana


"aku akan bertanggung jawab ma"jawab gani dengan tegas


"kau mencintai nya?jangan menikah karena terpaksa nak,mama ngak mau nanti nya laras menderita. Mama suka dengan laras,dia anak yang baik dan lembut " ucap mama gani


"aku menyukainya saat melihat nya tadi ma,untuk urusan cinta....aku belum tau kalau aku mencintai nya atau tidak" jelas gani yang memang belum mengerti bagaimana perasaan nya


Gani memilih untuk masuk kedalam kamar tamu dimana laras masih tertidur dengan pulas nya,dia memandangi wajah cantik dan manis milik laras.


Tangan nya mengelus pipi laras dengan lembut,membuat laras sedikit terganggu. Tapi tidak terbangun sedikit pun,karena hari sudah larut malam. Gani memilih untuk ikut tidur di dekat laras dan memeluk tubuh laras.

__ADS_1


Pagi nya,laras bangun dengan tubuh yang sudah terasa remuk juga kepalanya yang sangat pusing. Laras belum membuka matanya karena memang kepalanya terasa pusing sekali,dia hanya ingin membangkitkan tubuhnya agar duduk tapi tubuhnya seperti tertahan benda berat


Dengan sedikit membuka matanya dia melihat tangan yang melingkar diatas tubuhnya,mempererat pelukan nya membuat laras sedikit sulit untuk bergerak.


"hhmm....ssshh...kepala ku pusing sekali" gumam laras sambil terus memijit kening nya


Gani mendengar ucapan laras,dia melepaskan pelukannya dan membantu laras untuk duduk. Tatapan mata gani tertuju pada dua bukit kembar yang menggantung didepannya,laras belum menyadari nya karena dia masih asik memegangi kepalanya


cup...cup...


"apa yang kakak lakukan disini?" bentak laras dengan kuat


"kau tidak ingat kejadian tadi malam hhmm?" bisik gani yang sudah mendekap tubuh laras kedalam pelukannya


"hah....sssh kepala ku pusing" gumam laras dan masih didengar oleh gani

__ADS_1


ceklek


Terdengar pintu kamar terbuka,disana sudah berdiri mama nya gani dengan membawa nampan ditangannya.


Mata laras membulat sempurna,dia menarik selimut nya lebih ke atas untuk menutupi tubuh nya seluruh nya. Tanpa sadar dia melihat ba ta ngan milik gani yang masih berdiri dengan tegak didalam selimut,dengan cepat dia mengeluarkan kembali kepalanya yang dia masukan kedalam selimut .


Wajah nya sudah memerah,bayangan percintaan dirinya dan gani tadi malam sudah berada dibenak nya. Seketika dia memejamkan matanya,dia masih belum percaya dengan apa yang terjadi.


"kamu sudah bangun nak?minum air madu lemon ini,agar kepala mu tidak terlalu pusing " ucap mama gani yang sudah meletakan nampan berisi sandwich dan segelas air madu perasan lemon di atas meja dekat tempat tidur


Mama gani duduk dipinggiran tempat tidur dimana laras masih duduk disana,tangan mama gani pun menyentuh pipi laras dengan lembut


"maafkan gani,pasti masih sakit kan?" ucap mama gani membuat laras memejamkan matanya,dia semakin merasa malu


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2