Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
64


__ADS_3

🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴


Setelah mengatakan hal itu,brita berlari menuju kamar nya yang bersebelahan dengan kamar kanaya. Sedangkan ayah nya juga ikut masuk kedalam kamar nya meninggalkan kanaya dan ferdy yang masih berada diruang tamu rumah kanaya,bara merasa lelah karena baru saja pulang dinas


Ferdy masih menatap wajah kanaya yang bersemu merah,dia senang melihat wajah kanaya memerah. Ferdy pindah duduk disebelah kanaya membuat kanaya sedikit gugup,ferdy menarik tangan kanaya dan mengecup nya


"kau wanita pertama yang aku cium tangannya" ucap ferdy dengan lembut


"kenapa anda ingin menikahi ku om?anda ngak lagi sakit kan?" tanya kanaya yang sudah sadar kalau tadi nya Dia sedang kesal dengan om-om didepannya ini karena dia telah melakukan pelecehan pada nya


"memang nya kenapa?aku tidak mau ditolak,kau harus mau menikah dengan ku sebagai hukuman atas kekalahan mu" bisik ferdy sambil mengecup daun telinga kanaya

__ADS_1


"om....anda tidak salah kan?kenapa hukuman nya harus menikah dengan mu? kau bisa hukum aku yang lain,aku ngak mau menikah dengan mu" bentak kanaya dengan keras tapi langsung ditutup oleh tangan kekar ferdy


"jangan berisik,kau bisa membuat pak bara mendengar ucapan mu sayang" ucap ferdy masih mendekap mulut kanaya


"hhmm....iiisssh....si om ini ya" ucap kanaya sambil berusaha melepaskan tangan ferdy yang membekap mulut nya


"kenapa sih tangan mu ini ngak tau tempat?seenaknya saja menyentuh anggota tubuh saya" bentak kanaya dengan kesal menatap ferdy yang hanya tersenyum mendengar ucapannya


"kenapa?kau ingin bibir ku yang menyentuh anggota tubuh mu hhmm?"ta nya ferdy dengan menggoda membuat wajah kanaya memerah


"waaah...ternyata kau pandai mengancam juga ya,baiklah....katakan saja pada ayah mu,aku yakin kita akan langsung dinikah kan" jawab ferdy sambil mengedipkan matanya ,mata kanaya melotot. Dia tidak menyangka ancamannya malah membuat nya semakin takut,tapi dia berusaha untuk tenang agar ferdy tidak melihat ketakutan pada nya

__ADS_1


"aku bisa melakukannya lebih dari yang tadi,apa kau mau?" bisik ferdy lagi,kali ini tangan ferdy meraba paha kanaya hampir menyentuh daerah sensitif nya tapi karena kanaya menahannya makanya tidak sampai kesana


"kau sudah berani menyentuh ku ya?" tanya ferdy menatap tangan ferdy yang sedang di genggam oleh tangan kanaya


"eh....om pandai berkilah rupanya" ucap kanaya melirik ferdy dengan tajam


"sekarang mending om pulang deh,aku masih capek ngeladenin om dari tadi" jelas kanaya yang berdiri dan berjalan menuju kamar nya,ferdy ikut berdiri dan mengikuti kanaya dari belakang tanpa kanaya sadari hingga saat kanaya membuka pintu kamar nya Dia baru menyadari kalau ferdy sudah berada di depan pintu.


"o...om....ngapain ngikutin aku?mending pulang sana " bentak kanaya dengan mata nya yang sudah melebar


"memang nya kenapa?aku kan ingin lihat kamar calon istri ky sih,apa ngak boleh?" tanya ferdy tanpa malu sedikit pun,dia sudah mendorong pintu kanaya dan berjalan masuk ke dalam kamar nya membuat kanaya kebingungan

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2