Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
155


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Rico sudah selesai membicarakan masalah pekerjaan dengan sang papa,dia melangkahkan kaki nya menuju ruang keluarga dimana raya dan mama nya berada tadi. Tapi saat sampai disana,dia tidak mendapati wnaita yang bisa menggetarkan hati nya itu.


"dimana dia?" tanya rico dengan pelan sambil berjalan dan memijit kening nya yang sedikit terasa pusing,dia berjalan menuju kamar nya.


Ceklek


Rico melihat raya yang sedang memperhatikan foto-foto miliknya yang berada di dinding kamar nya,menempel tepat dimeja kerja nya . Dengan perlahan rico menutup bahkan mengunci pintu itu ,kemudian dia berjalan pelan menghampiri raya dan memeluknya dari belakang


"hei....jangan terlalu lama melihat foto ku,nanti kamu jadi jatuh cinta apa aku ra" bisik rico di telinga raya membuat raya terkejut,bahkan bibir rico seperti menempel di daun telinganya seperti sebuah kecupan


"hhmm....aku hanya ingin mengenal calon suami ku lebih dalam,apakah tidak boleh?" jelas raya dengan lembut,tangannya sudah mengelus punggung tangan rico yang berada di perut nya

__ADS_1


"calon suami?kau sudah menerima ku?" tanya rico dengan antusias


"hhmmm.....tapi aku ingin kau melupakan sarah ,jangan pernah membantu nya dalam hal apa pun. Biarkan dia sendiri yang menyelesaikan masalah yang dibuatnya " jawab raya sambil menganggukan kepala nya pelan


"baiklah sayang....aku akan melakukan perintah mu,tapi...bolehkah aku minta hadiah" ucap rico sambil menenggelamkan wajah nya dileher raya hingga raya merasa kegelian


Raya menoleh ke samping,melihat wajah rico yang berada dileher nya. Rico masih terbuai dengan aroma parfum raya yang di hirup nya di leher raya,rico menatap mata raya yang sudah menatap nya lebih dulu


Rico menaikan kepalanya dan menyentuh bibir nya dengan jari telunjuknya,menandakan kalau dirinya ingin diberi hadiah di bibir nya


Tanpa ragu raya langsung mengecup bibir rico,membuat rico terkejut sekaligus senang. Tapi dia tidak menampilkan senyuman,dia kembali menunjuk bibir nya .


"kan sudah?" tanya raya dengan bingung

__ADS_1


"bukan kecupan,aku ingin lebih" jelas rico membuat raya tersenyum


Raya berbalik menghadap ke arah rico,Dia mengalungkan tangannya dileher rico sambil tersenyum dan mendekatkan wajah nya. Bibir mereka bertemu,raya langsung mellumat dan menghisap nya perlahan. Dia melakukannya seperti apa yang dilakukan oleh rico saat pertama kali mencuri ciuman nya,rico tersenyum dalam hati. Dia pun membalas ciuman yang diberikan oleh raya,hingga kedua nya kesulitan untuk bernafas.


Rico menghentikan ciumannya dan menatap wajah raya yang memerah,dia tau kalau raya merasa malu pada nya. Raya menundukan wajah nya,dia memang merasa sangat malu tapi rico sudah memegang dagu nya dan tatapan kedua nya kembali menyatu


"aku mencintai mu ra,aku ingin hanya kau saja yang menjadi istri ku selama nya" ucap rico dengan tatapan tulus nya


Raya hanya mengangguk,mata nya sudah terasa mengantuk. Hatinya berdebar tak karuan,dia takut untuk tidur. Takut jika rico akan menyerangnya lebih dulu,dia ingin melakukan nya setelah bercinta tapi apakah rico bisa mengerti apa yang diinginkannya. Begitu lah pemikirannya,dia merasa sedikit takut hingga terlihat jelas di wajah nya


"kau sudah mengantuk ya?" tanya rico dengan lembut,tangannya mengelus pipi raya dan raya pun mengangguk


"kalau begitu ayo kita tidur" ucap rico lagi,dia menarik tangan raya untuk naik ke atas tempat tidur nya

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2