Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
114


__ADS_3

❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣


Setelah makan,laras mengangkat bekas makan mereka dan meletakkannya di atas meja kembali. Dia masih mengingat ucapan gani yang ingin mengajari nya untuk melayani nya,dia masih merasa malu mendengar nya .


"sini....duduklah disebelah ku" ucap gani sambil menepuk kasur disampingnya,gani masih duduk diatas tempat tidur sambil bersandar


Laras naik ke atas tempat tidur dan duduk di samping gani,dia mengikuti ucapan gani untuk memeluknya juga. Gani membuka ponsel nya dan menunjukan film dewasa di ponselnya pada laras,membuat laras terkejut


"lihat dan pelajari lah,besok aku ingin dilayani seperti itu" bisik gani membuat laras merasa malu

__ADS_1


Gani menatap wajah laras yang memerah,dia terkejut mendengar ucapan gani tapi dia diam saja dan terus menatap ke layar ponsel milik gani.


Gani hanya bersandar di bahu laras,dia tidak ingin ikut menonton film itu karena pasti nya bisa membuatnya ber gai rah. Dia memilih menghirup aroma tubuh laras sambil kembali memejamkan matanya


Laras panas dingin menonton film dewasa sendirian,sesuatu dibawah sana terasa berdenyut dan sedikit gatal . Mata nya menatap ke arah wajah gani yang sudah tertidur di bahu nya,kemudian mata nya beralih ke arah bawahan gani yang sedikit menonjol.


"hhmm....kok jadi pengen aku nya?" gumam laras dengan mata yang ikut terpejam,dia meraba daerah sensitif nya yang sudah sedikit ba sah


Laras memilih untuk membangun kan gani,agar bisa tidur dengan posisi yang pas. Tapi laras bingung bagaimana membangunkannya, dia hanya mengelus rahang tegas milim gani. Berharap gani bisa tersadar,tapi tetap saja Gani tidak bangun hingga laras melihat kembali ke arah pribadi milik gani yang masih menonjol sempurna

__ADS_1


"hhmm....kak,bangun ...tidur lah dengan posisi yang pas,biar badan nya ngak sakit " ucap laras sedikit keras agar gani mendengarnya ,tapi gani tidak juga terbangun


Laras bingung bagaimana membangunkan gani,akhirnya dia pun mengelus kepala bagian bawah gani yang menonjol dengan lembut berharap gani membuka matanya dan mengganti posisi nya agar bisa tidur dengan keadaan baik


Laras mengeluarkan kepala bawah gani dari boxer yang dipakainya,kemudian mengelus nya. Bukan sekali ini dia melihat dan merasakan nya,besar dan panjang hanya saja saat ini pu sa ka milik gani masih lembek . Belum mengeras sempurna hingga akhirnya dia pun memasukan pu sa ka itu kedalam mulut nya,men ji la ti dan me ngu lum nya di dalam mulut nya


"ah..." de sah gani merasakan pu sa ka nya sudah tenggelam dibawah sana,dia membuka mata nya dan menatap laras yang bermain dengan miliknya dibawah sana.


"sayang....kau mempraktekannya secara langsung hhmmm" tanya gani dengan lembut membuat laras tersadar dan terkejut,dia melepaskan pu sa ka milik gani . Dia ingin menjauhi pu sa ka yang sudah berdiri dan mengeras itu,karena dia sudah melihat gani bangun

__ADS_1


bersambung...


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2