
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Setelah permainan panas mereka,kini mentari tertidur dipelukan farid hingga pagi menjelang. Mereka hanya tidur beberapa jam saja,tapi farid lebih dulu bangun karena dia ingin memenuhi janji nya pada laura untuk mengantar putri mentari itu ke sekolah nya.
Farid menatap wajah mentari yang terlihat lelah,tadi malam mentari begitu agresif dan sangat menggoda nya. Mengingat percintaan mereka tadi malam membuat ba ta ngan miliknya kembali mengeras dan ingin mencari lembah kehormatannya lagi,dia menyibakan selimut hendak bangkit dan pergi ke kamar mandi untuk menuntaskan hasrat nya tapi seketika mata nya tertegun.
Farid menatap daerah sensitif milik mentari yang polos tanpa penutup ,tadi malam terbuat mentari melepaskan underware miliknya sehingga ba ta ngan milik farid melesat begitu saja.
Dengan senyum mengembang di bibirnya,dia kembali menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka. Farid membalikan tubuh mentari agar memunggungi diri nya,dengan perlahan farid mengeluarkan ba ta ngan milik nya dan membasahi kepala helm nya dengan saliva nya agar bisa masuk sempurna didalam lubang kenikmatan milik mentari.
__ADS_1
Sreeet....
Farid sudah melesatkan miliknya ,bahkan miliknya tenggelam didalam daerah sensitif milik mentari. Mentari terkejut merasakan sesuatu menusuk masuk kedalam daerah sensitif nya,tapi kemudian dia berpura-pura tidur saat farid kembali menggerakan miliknya maju mundur dari belakang.
De sa han kembali terdengar didalam kamar itu,tapi hanya mereka berdua yang mendengar nya. Farid mempercepat gerakannya hingga hanya dalam hitungan menit,dia sudah mencapai puncaknya . Begitu juga dengan mentari,daerah sensitif mentari sudah basah oleh cairan cremy milik farid dan mentari yang menjadi satu.
Farid segera bangun dari tidur nya,dia memakai boxer di balut handuk. Dia ingin mandi karena kamar mandi berada diluar di dekat dapur,dia ingin segera bertemu dengan laura walaupun dia yakin jika laura masih tertidur.
Sedangkan dikamar,setelah mendengar suara pintu kamar tertutup. Mentadi langsung bangun,dia melihat daerah sensitif nya yang sudah basah . Disana tertinggal jejak cairan milik nya juga milik farid,dia menghela nafas dengan kasar.
__ADS_1
"dasar jendral mesum,bisa-bisa nya orang lagi tidur juga di hajar saja" gumam mentari, dia bangkit dari tidur nya dan mengambil underware yang semalam dia campakkan di dekat meja rias kecil disamping tempat tidur nya.
Mentari memakainya dan membersihkan kamar nya,dia melihat sprei nya yang berantakan. Untungnya cairan milik mereka ngak tumpah di sana,jika tertinggal maka mentari akan merasa malu pada ibu nya karena sprei itu baru diganti oleh ibu nya tadi malam.
Tak lama farid masuk kedalam kamar mentari,tadi saat setelah mandi. Dia melihat kedua anggota nya sudah terbangun,karena memang mereka sering bangun lebih dulu . Ibu mentari dan juga laura sudah bangun,ibu nya membantu laura untuk mandi dan memakai pakaiannya .
Laura menatap farid dengan tajam saat didapur,dia masih bingung dengan keberadaan farid dan ingin bertanya karena laura baru bangun tidur jadi belum sepenuhnya sadar. Tapi tangannya langsung ditarik oleh sang nenek,menyuruh laura segera mandi sehingga laura tidak dapat menanyakan siapa farid.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ