
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Setelah tamu pada pulang,farid masuk lebih dulu karena mentari masih bersama warga desa. Masih bereunian bersama teman-temannya saat sekolah dulu,membuat nya lupa diri karena senang nya.
Sedangkan keluarga besar dari farid sudah pada pulang,makanya farid memilih untuk masuk dan beristirahat. Dia merasa sangat lelah,karena memang selama beberapa hari sibuk mengajak main laura. Walaupun hati nya senang karena dekat dengan laura,tapi tubuh nya tidak begitu terlalu fit apalagi selama beberapa hari ini dia merasakan tubuh nya kurang enak badan.
Farid membersihkan tubuhnya kemudian dia merebahkan nya diatas tempat tidur yang sudah di hias dengan indah,dia memejamkan matanya sekilas hingga akhirnya dia tertidur.
Malam semakin larut,teman-teman mentari mulai pamit pulang. Sedangkan mentari mulai teringat dengan farid,dia berjalan dengan cepat menuju kamar nya yang sudah dihias bagian pintu nya.
Dengan perlahan dia membuka pintu itu dan melihat ke dalam kamar nya yang sudah gelap,terlihat bayangan tubuh farid sudah dibalik selimut nya.
__ADS_1
Ada rasa bersalah dihati nya saat melihat farid sudah tertidur,waktu sudah pukul setengah dua belas malam. Dia pun menuju kamar mandi di dekat dapur,keadaan sudah sangat sepi.
Saat ingin memasuki kamar mandi,dia melihat ibu nya sedang duduk di satu bangku yang cukup besar dan terbuat dari kayu karena untuk memudahkan ibu nya saat ibu nya merasakan sakit kaki nya bila terlalu lama berdiri.
"ibu....kenapa belum tidur?" tanya mentari mendekati ibu nya dan duduk di bangku yang bisa diduduki oleh dua orang itu.
"ibu hanya merasa senang ,akhirnya kamu mau menikah lagi" jawab ibu mentari dengan tersenyum
"iya....kita akan tinggal bersama lagi selama nya bu,mentari ingin bersama ibu dan laura" ucap mentari yang kini memeluk tubuh ibu nya yang terbilang kurus
"ibu bicara apa?tari cuma punya ibu dan laura sebagai keluarga, tari sayang sama kalian....kenapa ibu merasa seperti ini?" tanya mentari yang sudah menangis dengan terisak.
__ADS_1
"tapi....ibu ngak mau buat suami mu dan keluarganya susah,ibu tidka ingin membuat kamu malu" ucap ibu mentari yang ikut menangis dipelukan men tari
Kedua wanita beda usia itu terus menangis sambil berpelukan ,hingga akhirnya mereka mendengar suara yang ikut mencampuri pembicaraan orang itu.
"farid juga anak ibu sekarang,tolong jangan bicara seperti itu . Kalau ibu bicara begitu,berarti ibu tidak menerima farid sebagai suami mentari " jelas farid
Farid mendengar semua pembicaraan kedua wanita beda usia itu,dia hanya menunggu waktu yang tepat untuk ikut dalam pembicaraan kedua nya. Tadi nya dia merasa ingin buang air kecil dan bangkit dari tidur nya,dia melihat wanita yang menjadi istrinya belum juga masuk ke dalam kamar.
Dengan segera farid keluar dari kamar sambil melirikan mata nya menatap jam dinding yang tak jauh dari nya,kemudian berjalan menuju dapur karena kamar mandi nya hanya satu dirumah mentari dan dekat dengan dapur.
Saat ingin mendekati dapur,dia mendengar pembicaraan mentari dna ibu nya membuat dirinya penasaran dan keinginan nya ingin buang air kecil sudah menghilang begitu saja.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘