
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Vivi memperhatikan wajah mentari,apalagi mentari bergerak kesana kesini dengan gelisah. Vivi berdiri dan duduk dipinggiran tempat tidur mentari,dia menatap mentari dengan tajam.
"apa kau punya masalah ?" tanya vivi dengan lembut dan sopan
"huuufff....aku lagi pusing,pasti besok mama nya pak farid datang dan menyuruh ku untuk menjauhi anak nya " jelas mentari yang kini ikut duduk disamping vivi
"kau mau,biar segar " ucap vivi memberikan manisan buah mangga pada mentari
Entah kenapa selama beberapa bulan ini dia suka makan yang asam-asam, terutama manisan buah atau jus jeruk yang ada kecut-kecutnya.
"memang nya kenapa mama nya pak farid mencari mu?apa kau membuat kesalahan pada anak nya ?" tanya vivi dengan nada penasaran
__ADS_1
"kak....kau jangan pura-pura ngak tau deh,semua orang sudah mengetahuinya bahkan melihat nya secara langsung" jelas mentari membuat vivi bingung,dia ketinggalan berita utama
"aku memang ngak tau tari,dari tadi aku tiduran aja disini" jawab vivi
Tadi memang vivi pulang lebih awal,karena memang hanya satu apartemen yang dibersihkan nya makanya dia cepat pulang dan langsung tiduran. Entah kenapa brapa bulan ini dia merasa tubuh nya sering lelah juga merasa malas mau ngapa-ngapain,untung saja selama beberapa bulan ini juga dia selalu mendapatkan pekerjaan yang tidak begitu berat.
Mentari menceritakan semuanya mengenai kejadian yang baru dia alami,dia akan meminta pendapat vivi karena biasanya vivi ada ide yang bisa dilakukannya.
Vivi terkejut,dia juga tau siapa keluarga farid. Apalagi keluarga itu salah satu keluarga yang tidak bisa di ganggu ,lebih baik menjauh dari mereka dari pada harus mendapatkan hal yang tidak diinginkan
"sasa dan sarah ,mereka kan menikah dengan temannya pak farid. Pak rangga dan pak harry,aku kan teman nya sasa dan sarah kak"jelas mentari
"ah....Aku juga bingung harus bagaimana tapi sebaiknya jika salah satu keluarga pak farid datang dan memberikan uang,maka kamu terima saja dan kamu pergi menjauh dari sini " saran vivi
__ADS_1
"apa ngak apa-apa nanti nya kak?" tanya mentari, dia merasa takut
"kalau menurutku ngak apa-apa,cari kesempatan. Lagi pula kan pak farid akan membenci mu dan meninggalkan mu,jadi ngak masalah. Dengan uang itu kamu bisa buka usaha di kampung,dekat dengan ibu juga anak mu yang masih kecil" jelas vivi sambil memakan manisan mangga nya membuat mentari meringis merasakan asam nya mangga itu
"tapi.....kalau kamu mencintai pak farid,lebih baik kamu berjuang bersama nya untuk mendapatkan restu keluarga nya " ucap vivi lagi menatap wajah mentari
"kak,kalau pun aku menyukai nya...ngak mungkin dia juga menyukai ku,aku rasa dia memanfaatkan aku saja untuk membuat perjodohannya batal " jawab mentari
"hah....begini lah nasib seorang janda miskin seperti kita tar,ngak usah terlalu berharap yang ngak-ngak kan. Hidup dan bekerja dengan baik saja sudah membuat kita bersyukur" ucap vivi yang sudah berdiri menuju tempat tidur nya
"ya....benar juga kakak bilang,aku akan ambil uang dari keluarga nya farid dan menjauh dari farid. Smoga aja sesuai dengan harapan,farid akan benci sama aku" jawab mentari
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ