
❣❣❣❣❣❣❣❣
Mentari tidak bisa lagi menolak saat sarah memberikan uang pada mentari dengan cuma-cuma untuk membayar hutang nya pada pak rano. Dia ngak mau mentari jadi korban pria tua itu,kok bisa mereka minjemin tapi pake syarat begituan.
Sebelum pergi ke mall,mereka singgah kerumah pak rano yang tidak jauh dari sana. Pak rano memang seorang duda kaya,dia buka usaha pinjam meminjam dengan jaminan. Tapi ngak tau kalau ujung-ujung nya seperti itu,tergantung orang yang pinjam karena pak rano ngak pernah maksa. Dia bicara dari awal saat orang itu minjam uang,walaupun ada jaminan nya.
"pak....saya mau bayar sisa hutang kemarin" ucap mentari yang sudah berdiri didepan teras rumah bapak itu
"oh...ngak usah buru-buru tar,kalo perlu pake aja dulu" jawab pak rano sambil menatap ke arah buah dada mentari yang terbilang berisi.
"iiissshh....ji jik" batin sarah yang melihat tatapan berbeda dari pak rano
__ADS_1
"ngak pak,mumpung ada uang nya makanya saya langsung bayar pak" jawab mentari ,sasa dan sarah sudah ingin segera pergi dari sana. Mereka merasa sedikit gerah,karena mata pak rano selalu menelisik penampilan mereka bahkan menatap bagian inti nya.
"oh....ya sudah,sebentar ya. Saya ambilkan bukti pembayaran nya " jelas pak rano yang sudah masuk kedalam rumah nya
"tari,besok-besok kalau mau pinjam uang sama aku aja. Jangan sama pak rano,kalau kamu ngak bisa bayar kan ngak mesti nyerahin tubuh mu....Iiiih,aku jijik bayangin nya apalagi tadi aku liat matanya itu mengerikan. Seperti mau nyerang,takut ah...." ucap sarah dengan pelan saat pak rano masuk kedalam rumah nya
"kalian ngak mau pinjam?bapak kasih bunga rendah deh" ucap pak rano yang tersenyum sambil menatap tubuh sarah dan sasa bergantian
Pak rano menyerahkan bukti pembayaran hutang mentari yang sudah lunas,dia masih mencoba merayu sarah dan sasa untuk meminjam pada nya tapi sarah dan sasa langsung pergi setelah mentari selesai mengurus semua nya.
Mereka bergidik ngeri membayangkan bakalan bercinta dengan pak rano,dengan cepat mereka pergi dari sana menuju halte. Sarah ingin memesan taksi online, tapi sasa dan mentari ingin naik bus saja agar bisa menikmati perjalanan mereka.
__ADS_1
Tak berapa lama,mereka pun sampai didepan sebuah mall besar. Tanpa banyak cerita lagi,mereka langsung masuk. Mereka memang baru saja menerima gaji bulanan, jadi mereka ada pegangan buat belanja. Tapi tidak untuk mentari,dia tidak banyak pegang uang karena sebagian uangnya diberikan pada ibu dan anak nya dikampung.
Mereka benar-benar menikmati hidup,nonton dan makan bersama. Berganti di wahana permainan,mereka main bertiga dengan senang. Mereka tidak menyadari jika ada dua pasang mata yang baru saja menatap ke arah mereka dengan terkejut,hingga tak lama terdengar suara pria yang berteriak memanggil nama salah satu dari mereka
"sasa...." teriak pria itu,bahkan saat ini pria itu sudah berada di dekat mereka
Sasa terkejut,dia bersembunyi dibelakang sarah juga mentari. Tatapan nya terlihat takut dengan keberadaan pria itu,dia menggenggam ujung baju yang dikenakan sarah dan mentari
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1