
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Sarah masih memejamkan matanya,dia tidak merasakan kesakitan ditubuh nya hanya sebuah pelukan hangat entah dari siapa. Tapi suara pukulan itu jelas terdengar,dia yakin jika ada orang yang menggantikan nya untuk menerima pukulan itu
Seketika mata nya dia buka ,dia melihat seorang pria berseragam memeluk tubuh nya membuat sasa terkejut. Dia menatap ke atas kepala nya,mengamati pria yang memeluknya dan akhirnya dia terbengong .
"siapa kau?menyingkirlah,jangan ikut campur urusan keluarga ku" bentak mantan suami sasa dengan keras
"kamu ngak apa-apa sa?" tanya pria yang berseragam didepannya,kini pria itu sudah melepaskan pelukannya
Sasa hanya menggeleng,dia masih terlihat bengong saja. Begitu juga dengan sarah dan mentari, mereka memperhatikan pria berseragam yang begitu mereka kenal.
"hei....jangan mentang-mentang kamu aparat negara makanya aku takut pada mu,aku akan menuntut mu karena sudah mengganggu istri ku" jelas mantan suami sasa
__ADS_1
Mendengar hal itu membuat sasa merasa bersalah,dia masih belum percaya apa yang dilihatnya didepan mata. Pria yang dikenal nya selama ini,pria yang memimpin perushaan mereka. Ya,pria itu rangga.
"istri?benarkah?bukannya kamu mencampakan nya demi wanita lain?" tanya rangga dengan wajah tenang nya.
Sasa juga mantan suami nya terkejut,mereka ngak menyangka rangga tau mengenai hal itu. Sedangkan sarah dan mentari hanya bisa diam saja,mereka pikir sasa juga menceritakan mengenai kehidupannya dengan pihak perusahaan.
"itu urusan kami,anda siapa ikut campur urusan kami?saya bisa nuntut anda" teriak mantan suami sasa
"saya kekasih sasa,kami juga akan menikah dalam waktu dekat ini jadi saya berhak ikut campur....anda yang bisa saya tuntut karena mengganggu calon istri saya" jelas rangga,dia masih terlihat santai sambil tetap merangkul pinggang sasa.
Sarah,mentari juga sasa masih terkejut dengan perkataan rangga tapi sasa berpikir jika rangga melakukannya karena tidak ingin mantan suami nya itu mengganggu nya lagi makanya memberikan ancaman pada nya. Sedangkan sarah dan mentari malah berpikir semuanya benar,sasa menyembunyikan nya dari mereka.
"kalian ngak apa-apa kan?kenapa bisa disini?" tanya rangga masih dengan nada tenang nya
__ADS_1
"kami lagi bermain pak ,tapi tiba-tiba pria itu datang begitu saja dan membuat kami bingung" jelas mentari
"ya sudah,sekarang kalian ikut kami saja" ucap rangga yang jalan lebih dulu dari sarah dan mentari
Sasa masih diam,dia bingung harus bicara apa. Sarah juga ikut diam,apalagi rangga masih merangkul pinggang sasa sambil berjalan . Mereka hanya mengikuti dari belakang,mentari dan sarah berbicara dengan mata nya.
"kita harus minta penjelasan pada sasa,pasti ada sesuatu diantara mereka"
Begitulah pikiran kedua nya,hingga akhirnya mereka melihat dua orang pria yang memakai seragam yang sama seperti rangga tak jauh dari sana.
"bagaimana ?apa sudah selesai?atau perlu bantuan ku?" tanya salah satu pria yang berseragam itu
Sarah dan mentari menatap kedua nya,begitu juga dengan kedua nya. Lirikan mata mereka setajam silet menurut mentari dan sarah,bisa membunuh mereka.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘