Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
163


__ADS_3

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


"pagi bu...." sapa sarah yang sudah berdiri didepan seorang wanita paruh baya,dia melihat wanita itu dengan tersenyum


"pagi....silahkan duduk dulu,sebentar lagi pak rangga datang" jawab wanita paruh baya itu


Sarah mengangguk,dia menatap papan nama diatas meja kerja itu. Terlihat nama rangga,dia menatap wanita paruh baya yang berada disana dengan tatapan bingung dan wanita itu seolah mengerti .


"saya ajeng,asisten nya pak rangga. Jika pak rangga tidak ada,maka saya yang mengurus masalah anak-anak." jelas wanita paruh baya itu dengan sopan


"oh...iya bu,saya sarah. Salam kenal ya bu" ucap sarah dengan sopan pula


ceklek


Tak lama pintu pun terbuka,terlihat seorang pria berjalan masuk dan duduk di kursi yang tadi nya diduduki oleh bu ajeng. Sarah masih berdiri di tempat nya,belum duduk di kursi yang berada didepan meja pria itu.

__ADS_1


"pak....ini sarah,dia adalah pegawai baru yang kemarin melamar via online. Data nya sudah saya kirim pada anda kemarin juga" jelas bu ajeng,membuat pria yang terlihat masih muda itu melirik sekilas ke arah sarah


"hhmm....bu ajeng boleh keluar,saya ingin bicara dengan sarah" jawab pria yang melirik sarah itu


Bu ajeng pun keluar dari ruangan pak rangga,dia menuju ruangan nya untuk memantau kondisi para pegawai nya. Semua yang akan bekerja akan mendapatkan pengarahan lebih dulu oleh bu ajeng,jadi ruangan bu ajeng lebih besar dari pada ruangan pak rangga.


"silahkan duduk" ucap rangga,dia masih melihat lamaran sarah yang diberikan oleh bu ajeng


"kamu benar masih single?belum menikah?" tanya rangga yang kini menatap ke arah wajah sarah


"hhmm...bukan berasal dari negara ini,kenapa ingin bekerja di perusahaan kami?" tanya rangga lagi


"saya hanya ingin mencari suasana baru pak,jadi memilih untuk tinggal disini saja" jelas sarah karena memang kenyataan nya demikian


"baiklah,kamu bisa bekerja besok pagi. Malam ini sudah harus ada di asrama,kamu bisa tanya kan lebih detail dengan bu ajeng " ucap rangga

__ADS_1


"dan....tidak boleh membawa pria ke dalam kamar,untuk kontrak kerja nya kamu bisa tanya pada bu ajeng " jelas rangga lagi dan sarah mengangguk mengerti


Sarah masih menunggu ucapan selanjutnya dari rangga karena rangga masih diam saja,hingga tatapan rangga mengarah pada nya. Tatapan tajam tak ramah,membuat sarah mengernyitkan dahi nya karena bingung


"kenapa masih disini?sana keluar" bentak rangga membuat sarah terkejut


"eh...iya pak,maaf. Saya pikir masih ada yang perlu disampaikan lagi" jawab sarah yang langsung berdiri


Sarah menundukan kepalanya memberikan salam,kemudian dia berjalan keluar dari ruangan itu. Dia Masih kesal dengan pria muda itu,walaupun pria itu Terlihat tampan tapi seharusnya bisa bersikap baik dan tidak main bentak saja.


Selama ini rangga memang terkenal tegas,dia tidak pernah pilih kasih pada setiap pegawai nya. Dia manager sekaligus pemilik perusahaan itu,tapi tidak ada yang mengetahui nya. Dia tidak ingin semua ornag tau kalau dia lah pemilik perusahaan itu,karena masih menjabat sebagai manager saja sudah banyak sekali wanita yang berusaha mendekati nya bahkan mencari perhatian dengan nya membuat nya merasa tak nyaman karena memang dia ngak pernah main perempuan


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2