Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
270


__ADS_3

❣❣❣❣❣❣❣❣❣


Kevin tersenyum tipis saat merasakan tangan vivi melingkari leher nya,dia merasa senang . Aroma tubuh vivi juga membuatnya nyaman,tadi malam memang vivi tidak memakai sendal karena terburu-buru diangkat oleh pengawal kevin yang ditugaskan menjaga vivi .


Mereka sudah sampai di dalam mobil,kevin enggan melepaskan tubuh vivi hingga kini vivi berada dipangkuannya dan tangan kevin terus memeluk tubuh vivi dengan erat.


"hhmm....bisakah aku duduk di sini saja?" tanya vivi yang merasa canggung harus duduk di pangkuan kevin.


Bukannya menjawab,kevin malah mengeratkan pelukannya pada vivi. Dia tidak ingin vivi duduk disamping nya,vivi merasa kurang nyaman hingga akhirnya dia menggerakan sedikit tubuh nya yang membuat kevin menatap nya dengan tatapan yang sulit dia arti kan.


"jangan bergerak" bisik kevin dengan suara serak nya

__ADS_1


Vivi yang mendengar suara kevin yang tampak berbeda langsung terkejut,dia menatap ke arah kevin dengan bingung . Terlihat jelas mata kevin yang sudah berkabut gairah,tapi dia pura-pura ngak tau hingga akhirnya dia bergerak kembali.


"seperti nya kau terus menggoda ku hhmm....jangan bangun kan sesuatu dibawah sana,jika bangun....maka kita akan mengulang kembali kenangan yang membuat putra ku hadir di rahim mu" bisik kevin masih dengan suara serak nya membuat vivi langsung terdiam


Vivi tidak berani bergerak lagi,tapi bagian bo kong nya sudah merasakan sesuatu yang mengeras dibawah sana membuat vivi susah bernafas dan tubuh nya terasa tegang.


"kau sudah memancing nya,kau harus bertanggung jawab hhmm..." bisik kevin lagi membuat tubuh vivi bergetar,ngak mungkin kevin akan melakukannya didalam mobil. Sedangkan kedua bawahan nya ada di bangku depan,begitu lah yang dipikirkan oleh vivi sehingga vivi hanya diam dan tidak memperdulikan jagoan kevin


"eekkhm....hentikan mobil nya didepan" perintah kevin membuat vivi menatap ke arah wajah kevin dengan bingung


"untuk apa berhenti didepan?" tanya vivi yang memperhatikan sekeliling nya,disana cukup sepi dan hanya ada beberapa pohon juga rumah yang jarak nya agak berjauhan

__ADS_1


"kalian keluar....jaga didepan ,jangan masuk sebelum aku suruh" ucap kevin lagi


Jantung vivi berdetak dengan kencang nya,dia sudah memikirkan apa yang dimaksud oleh kevin. Tubuh nya juga sudah menegang,begitu juga sesuatu yang diduduki nya. Ada perasaan tidak enak didalam hati nya,tapi dia mencoba menepis nya karena dia yakin kalau kevin akan mengulangi nya kembali


Melihat kedua orang suruhan nya sudah keluar,kevin menarik dagu vivi dan mendekatkan wajah nya. Bibit nya langsung meraup bibir seksi vivi yang dari tadi menggoda nya,mengullum dan menghisapnya secara bergantian. Ciuman yang lembut tapi panas,membuat sesuatu dibawah sana semakin menegang


Melihat vivi yang sudah kehabisan nafasnya,kevin melepaskannya. Dia beralih pada leher jenjang vivi yang mulus,memberikan gigitan kecil disana yang menandakan kepemilikannya. Tangannya juga ngak lepas meremas salah satu gundukan kenyal yang selama ini dia rindukan,lenguhan keluar dari bibir vivi begitu saja.


"hentikan ....kita masih dijalan,apa kamu gila?" bentak vivi dengan suara yang men de sah


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2