
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Melihat mentari duduk ditempat tidur,farid mendekati nya dan ikut duduk disana tapi mentari malah berdiri dan berjalan keluar dari kamar itu. Dia akan membuat sarapan untuk ibu dan pitri nya,juga untuk farid dan kedua anggotanya.
Farid mengganti pakaian nya ,dia memang sudah menyiapkan pakaian ganti agar terlihat lebih bersih dan rapi.
Setelah farid mengganti pakaiannya,dia berjalan keluar dari kamar mentari dan mendekati kedua anggotanya yang duduk di teras depan rumah mentari. Sebagian orang menatap ke arah mereka dengan bingung,kemudian mengajak mereka untuk berbicara.
Warga menanyakan keberadaan mereka disana dan kedua anggota nya menjelaskan kedatangan mereka, bahwa atasan mereka akan melamar mentari.
Berita pun tersebar di kampung itu,mereka membicarakan mengenai lamaran yang dilakukan oleh farid. Kedua anggota nya tidka mengatakan mengenai status farid kepada warga ,hanya mengatakan atasan saja .
Berita itu terdengar oleh orang tua salah satu teman laura yang tidak menyukai mentari dan laura,makanya dia menyuruh anaknya untuk mengejek laura agar laura merasa terpuruk dan pindah dari sekolah mereka atau bila perlu keluar dari kampung mereka karena semua orang menyukai mentari dan ibu nya. Begitu juga dengan laura,mereka menyukai sikap ramah laura yang menurun dari ibu nya itu.
__ADS_1
Farid menuju dapur,dia sudah melihat laura berdiri dan menunggu suruhan nenek nya untuk mengangkat piring agar diletakan di depan . Farid mendekati nya dan berdiri disamping nya,mengambil piring yang akan di angkat oleh laura membuat laura terkejut
"eh....om" ucap laura terkejut
"kok om?waktu ditelpon laura manggil nya papa" ucap farid dengan wajah sedih yang dibuat-buatnya
"papa?" tanya laura sambil menelisik wajah farid dari dekat
"papa...."teriak laura sambil memeluk tubuh farid dengan erat,membuat farid senang
"sudah berpelukan nya?" tanya mentari dengan nada kesal nya,karena dia takut jika laura terlambat berangkat sekolah.
Farid dan laura hanya tersenyum,farid yang masih menggendong laura langsung membawa laura menuju tikar yang berada diruang tamu dan disana juga sudah duduk dua anggota nya bersama dengan ibu nya laura. Mereka akan sarapan bersama sebelum berangkat ke sekolah laura
__ADS_1
Laura yang merasa senang mendapatkan papa,memilih duduk dipangkuan farid dan disuapi oleh farid. Farid begitu memanja kan nya,membuat mentari terus tersenyum melihat putri nya bahagia.
"ayo.....sekarang kita berangkat " ajak farid saat mereka selesai sarapan
"papa mau antal laula ke sekolah?" tanya laura dengan suara cadel nya
"iya....kan papa udah janji kemarin" jawab farid,laura melupakan janji nya karena memang dia tidak ingin berharap banyak pada pria yang belum pernah dia lihat sebelumnya .
Senyuman mengembang dibibir laura,dia mengalungkan kedua tangan kecil nya dileher farid dan memeluknya dengan erat
"papa janji ngak akan ninggalin aku dan mama ya?aku takut papa pelgi " bisik laura sambil menahan tangis nya,dia tidak ingin teman-temannya mengejeknya anak haram karena ngak punya papa
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘