
❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Sasa masih terdiam didalam mobil rangga,dia bingung harus apa karena dia masih belum mengerti apa yang harus dia lakukan saat ini. Menerima atau menjauhi rangga,apalagi dia belum yakin dengan perasaan rangga. Walaupun selama sebulan ini mereka tinggal bersama,tapi tetap saja sikap rangga masih terbilang biasa .
"sa....kamu ngak turun,mama dan yang lainnya sudah menunggu didalam " ucap rangga karena dia tau rencana mama nya hari ini,keluarga mereka juga sudah berkumpul didalam sana tapi rangga masih merahasiakan rencana mama nya pada sasa
Sasa pun ikut turun bersama dengan rangga,dia melihat pergelangan tangannya digandeng oleh rangga dengan lembut. Ada getaran di hati nya,rasa senang yang membuncah membuat senyuman tipis diwajah nya terukir.
"surprise ..."
Suara teriakan menggema saat rangga dan sasa membuka pintu depan rumah mama nya rangga,mereka di jatuhi oleh serpihan kertas kecil berwarna-warni yang menempel di rambut juga pakaian mereka saat ini .
__ADS_1
Sasa merasa terkejut,dia memperhatikan sekeliling ruangan yang sudah terlihat seperti sebuah pesta kecil. Mata nya terhenti pada spanduk yang menempel di dinding belakang mereka," selamat atas pertunangan rangga dan sasa"
"pertunangan?" tanya sasa dengan pelan,dia menatap ke arah rangga seolah meminta kejelasan dari semua nya.
"hhmmm.....kau tidak ingin menikah dengan ku,padahal aku benar-benar sudah mencintai mu. Aku ingin selama nya hidup dengan mu,tapi kamu malah menolak ku. Semua ini rencana mama,tapi aku mengiyakan" jelas rangga dengan santai
Sasa hanya bisa menghela nafas saja,dia tidak bisa menolak lagi karena memang sudah banyak keluarga rangga yang datang.
Mama rangga menggandeng tangan sasa menuju meja didepan mereka,rangga mengikuti dari belakang. Mama rangga mengambil kotak cincin yang berada diatas meja depan itu,dia memberikannya pada rangga agar rangga memakaikan nya pada sasa sebagai bukti pertunangan mereka. Sasa juga memakaikan cincin di jari manis rangga,mau tak mau dia harus melakukannya karena semua mata menatap ke arah mereka
proook....proook
__ADS_1
Tepuk tangan menggema didalam ruangan itu,semuanya tertawa bersama . Mereka bahagia melihat rangga yang sudah memiliki wanita,rangga terkenal dingin dan pendiam di dalam keluarga besar mereka.
Rangga mengecup bibir sasa dihadapan semua orang membuat sasa terkejut,keriuhan pun kembali menggema disana. Begitu banyak yang merasa iri pada sasa karena bisa membuat rangga jatuh cinta,rangga menarik tangan sasa untuk duduk karena semua orang sudah menikmati hidangan yang tersedia.
Sasa duduk bersebelahan dengan rangga,dia bingung harus bagaimana karena memang dia tidak pernah dekat dengan keluarga mantan suami nya dulu. Setiap ada pertemuan keluarga,sasa disuruh masuk kedalam kamar dan tidak boleh keluar sama sekali hingga pertemuan keluarga itu berakhir.
Rangga memperhatikan wajah sasa yang terlihat tegang,dia menggenggam tangan sasa dengan erat membuat sasa menatap ke arah nya .
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1
Banyak yg minta cerita mentari,tapi seperti nya aku selesaikan sasa dulu ya....sebentar kok ngak lama,semoga semua nya semakin penasaran ya 🤭🤭🤭