Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
125


__ADS_3

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


Dengan terpaksa kanaya pun menuruti perintah ferdy,dia melepaskan kepergian ferdy dari rumah nya dengan berat hati. Ferdy memberikan cincin besi putih yang selama ini dia kenakan di jari nya,cincin pemberian ayah nya untuk kanaya.


"bila sesuatu terjadi pada ku,kau bisa memperlihatkan cincin ini pada ku sayang. Aku pasti ingat semuanya,jangan khawatir" jelas ferdy sambil mengecup kening kanaya


Kanaya hanya menganggukan kepala nya saja,"bila kau hilang ingatan ?bagaimana jika kau....ah....aku akan berdoa untuk kebaikan mu kak" batin kanaya


Setelah kepergian ferdy,air mata kanaya turun dengan deras nya . Entah kenapa dia terus menangis tanpa henti,padahal tidak ada yang perlu ditangisi. Selama berpacaran dengan ferdy,kanaya juga sering ditinggal dinas seperti ini tapi kenapa hati saat ini terasa berbeda. Seolah dia yakin sesuatu akan terjadi


Sudah dua hari kepergian ferdy,kanaya menjalankan aktifitas nya seperti biasanya. Mereka juga sering berkomunikasi dengan baik,sering video call pada malam hari. Mereka juga selalu memberikan kabar mengenai apa yang mereka lakukan setiap hari nya,membuat kanaya menjauhkan pikiran buruk nya

__ADS_1


Hampir seminggu berlalu,besok adalah hari kepulangan ferdy tapi dari pagi ini ferdy belum juga menghubungi kanaya membuat kanaya khawatir . Hal itu dilihat oleh sang papa


"jangan khawatir,papa yakin kalau ferdy sedang mengurus pekerjaannya saja. Mungkin besok pagi dia akan menelpon kalau dia akan berangkat pulang kesini" jelas bara yang berusaha menenangkan putri nya itu.


Kanaya masih menatap ponselnya,menunggu kabar dari sang kekasih. Dia berharap ferdy memberikan kabar yang baik,karena dia sudah menunggu dari pagi tadi .


Selama seminggu ini,karena perasaan nya tidak enak makanya dia selalu merekam video call dirinya dengan ferdy. Jika dia rindu maka dia akan membuka rekaman itu kembali,bahkan dia meminta ferdy mengirimkan foto disaat dia melakukan tugas disana.


Kanaya baru saja tertidur beberapa jam saja,karena memang dia tidak bisa tidur semalaman. Tapi pagi ini suara ponsel nya berdering dengan deras nya,dia mengangkat nya dengan cepat apalagi panggilan itu berasal dari orang yang ditunggu-tunggu nya semalaman


"ya sayang...."jawab kanaya dengan tenang,jantungnya sudah berdegup dengan kencang nya . Entah kenapa dia merasa gelisah dan takut,apalagi yang menjawab adalah seorang wanita

__ADS_1


"maaf....nona,pemilik ponsel ini sudah mengalami kecelakaan . Sekarang berada di rumah sakit sejahtera,nomor yang kami lihat yang sering beliau hubungi adalah nomor anda. Bisa kah anda kesini sekarang ?" jelas wanita di seberang,kanaya yakin jika wanita itu merupakan salah satu perawat dirumah sakit itu


"iya....berikan alamat lengkap nya bu,saya akan segera kesana" jawab kanaya


Kanaya mematikan panggilan ponselnya setelah mencatat alamat lengkap rumah sakit dimana ferdy berada,ferdy memang seorang yatim piatu. Dia juga tidak memiliki keluarga sama sekali,makanya bara,tyo dan gani lah yang merupakan keluarga nya selama ini.


Kanaya mengambil kunci motor nya,dia ingin pergi tanpa membasuh muka nya lebih dulu. Saat ini pikiran kanaya sedang gelisah,dia berjalan ke arah pintu rumah nya hingga seseornag menarik tangannya


"naya....kamu mau kemana?" tanya suara sang papa yang menahan tangan papa nya,dari tadi dia melihat wajah gusar sang anak


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2