
☘☘☘☘☘☘☘☘☘
Mereka sudah sampai disebuah restauran ,ruangan vip yang hanya mereka berenam yang ada didalam nya. Rangga menarik kursi untuk sasa membuat sasa semakin terkejut dan diam,dia masih bingung dengan semua nya.
Mereka makan dengan tenang,padahal sasa ,mentari dan sarah sudah makan tapi mereka tetap memesan makanan lagi. Mungkin karena sudah bermain cukup lama makanya mereka lapar lagi,begitu juga dengan ketiga pria berseragam itu.
Setelah selesai makan,rangga berdiri lebih dulu. Dia menarik tangan sasa dan ingin membawa sasa bersama nya,membuat sarah dan mentari diam
"kami duluan ya....kalian,tolong antarkan sarah dan mentari. Kalian kan searah" ucap rangga dengan tegas membuat kedua temannya itu menatap ke arah rangga karena seenaknya memerintahkan mereka,tapi salah satu dari kedua nya hanya mengangguk
"kami pulang sendiri aja pak,ngak usah diantar " ucap sarah yang sudah berdiri tapi tiba-tiba tangannya ditarik oleh pria yang hanya diam saja dari tadi hingga tanpa disangka sarah malah jatuh dipangkuannya
__ADS_1
Mata sarah membulat sempurna,begitu juga dengan si pria. Dia tidak tau kalau tarikan tangannya bisa membuat sarah terduduk dipangkuannya. Mereka terdiam berdua ,hingga akhirnya mereka terlihat gugup saat mendengar deheman dari pria yang mengangguk tadi.
"eeekkhm....kita pulang naik taksi online saja ya" jelas pria yang mengangguk tadi,mentari memperhatikan pria itu dari tadi. Dia tertarik dengan pria yang menuruti ucapan rangga itu
"oke..." jawab mentari dengan senang,dia terus menatap ke arah pria itu
"gan jen" bisik sarah sambil berdiri dari duduk nya,Dia berjalan mengikuti kedua pria itu bersama mentari yang menggandeng tangannya
Mereka sudah berada didalam taksi online,pria yang irit bicara itu duduk didepan,sedangkan mentari duduk ditengah diantara pria yang menurut tadi.
"aku mentari dan ini sahabat ku sarah" ucap mentari memperkenalkan dirinya pada pria disamping nya ,walaupun mentari tau kalau pria berseragam itu ngak akan suka dan menerima nya tapi paling ngak dia bisa tebar pesona saja .
__ADS_1
"hhmm...." jawab pria yang bernama farid itu,Dia tidak suka melihat wanita kecentilan seperti mentari.
Mentari memang suka menjadi centil jika melihat pria bening,hanya sekedar untuk iseng saja. Dia ngak pernah berpikir untuk serius pada pria ,karena dia tau kalau pria-pria itu ngak akan mau menerima dirinya yang hanya seorang CS apalagi janda yang punya anak juga ibu yang sudah cukup tua. Makanya dia hanya bermain untuk menghilangkan pikiran stres nya saja
Pria didepan melirik ke arah sarah,dia pernah melihat sarah tapi dia lupa dimana. Sementara sarah terlihat bermain dengan ponselnya,dia bermain game online hingga akhirnya mereka sampai didepan asrama perushaan sarah dan mentari berada.
"terima kasih pak" ucap sarah sambil membungkukkan setengah tubuhnya ,begitu juga dengan mentari
Mereka langsung masuk kedalam kamar mereka,hari sudah sore jadi mereka memilih untuk istirahat.
Sedangkan rangga membawa sasa ke sebuah rumah yang tidak terlalu besar,rumah yang cukup mewah walaupun ngak besar. Halaman nya juga cukup luas,sasa masih berada didalam mobil milik rangga . Dia merasa takut untuk turun,apalagi dia belum mengucapkan terima kasih pada rangga mengenai kejadian di mall tadi yang melibatkan rangga dalam hubungannya dengan mantan suami nya itu.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘😘