
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Ibu mentari merasa sedih karena dirinya juga putri nya menjadi penghalang mentari untuk menikah lagi dan hidup bahagia,karena mentari tidak ingin menerima mereka jika mereka tidak menerima ibu dan putri nya
"mentari sudah bertemu dengan keluarga ku,mereka menerima mentari dengan baik bu..." jelas farid yang masih berada dibawah kaki ibu mentari,dia tersenyum sekilas
"nak....duduk lah diatas,kamu ngak pantas duduk dibawah kaki ibu" jawab ibu mentari sambil mengelus punggung tangan farid dengan lembut
"pantas bu,bentar lagi aku juga akan menjadi anak menantu nya ibu" jawab farid dengan tegas,dia mengganti kata saya menjadi aku agar lebih dekat
"sekali lagi terima kasih nak,terima kasih karena menerima mentari ,ibu juga laura" jelas ibu mentari,farid hanya menganggukan kepalanya.
__ADS_1
Terlihat kedua pria masuk kedalam ruang tamu itu,mereka sempat terkejut melihat sang jendral duduk dibawah kaki wanita paruh baya yang merupakan ibu mentari. Mentari juga berada dibawah nya sehingga membuat pikiran mereka,kalau sang jendral sedang meminta restu dari ibu mentari
Mentari juga ibu nya menatap kedua pria yang membawa sesuatu yang cukup besar ditangannya,membuat mereka bingung tapi tidak dengan farid. Dia yang menyuruh kedua anggota nya menyiapkan segala keperluan antaran untuk mentari, dia yakin jika pilihan kedua anggotanya bagus dan yang terbaik karena kedua nya sudah menikah dan memiliki anak
"ini semua untuk ibu dan laura,mohon diterima bu" ucap farid yang memberikan penjelasan pada mentari dan ibu nya karena mereka penasaran dengan apa yang dibawa oleh kedua pria itu
"kenapa repot-repot nak,ibu merasa ngak enak jadi nya . Melihat nak farid menerima mentari dan keluarga nya,ibu sudah merasa senang " jelas ibu mentari yang merasa tersentuh karena pemberian farid pada mereka,bukan hanya satu atau dua barang saja tapi ada beberapa barang memang seperti antaran untuk mentari.
Ibu mentari hanya mengangguk cepat,sementara mentari masih menatap ke arah wajah farid dengan tatapan tak percaya kalau pria itu menyiapkan segalanya untuk nya dan keluarga nya.
Mentari merasa bersyukur dan berniat memberikan suatu hadiah juga untuk farid malam ini,dia akan memberikan bonus karena farid bersikap dewasa pada nya.
__ADS_1
"karena sudah malam,sebaiknya kalian istirahat saja....tapi,bagaimana dengan mereka?lagi pula kamar disini hanya ada dua,kamar mentari tidak pernah kami tiduri karena laura selalu tidur dengan ibu jadi ngak farid bisa tidur dengan mentari....lagi pula kalian sebentar lagi akan menikah,besok ibu akan lapor sama kepala desa disini" jelas ibu mentari yang masih menatap kedua anggota farid
"mereka bisa tidur di rosbang depan bu,tadi aku lihat ada benda itu disana" jawab farid sambil melirik ke arah kedua anggota nya yang kemudian menganggukan kepalanya saja
"diluar dingin nak,sebaiknya mereka tidur disini saja tapi hanya beralaskan tikar tipis....ngak apa-apa kan ?" ucap ibu mentari,dia merasa kasihan pada kedua nya
"mereka sudah terbiasa seperti itu bu,bahkan mereka sering berjaga bila malam hari " jelas farid dengan tegas
"terbiasa?apa mereka sekuriti perumahan ?" batin ibu mentari menatap ketiga pria di dekat nya ini
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘