
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Celli masih terlihat bodoh,dia belum mempercayai ucapan kevin mengenai rumah itu tapi kemudian dia teringat dengan kotak yang diberikan oleh mama nya kevin pada nya saat acara seserahan tadi.
Di dalam kotak itu,celli menemukan berkas sertifikat rumah atas nama nya. Awalnya dia tidak mengerti dan tidak mempedulikannya hingga akhirnya dia sadar kalau sertifikat itu merupakan sertifikat rumah yang saat ini dia tempati,dia seperti seolah masih bermimpi.
"jadi sertifikat rumah didalam kotak itu adalah rumah ini?" tanya celli dengan polos nya
Didalam kotak putih itu bukan hanya sertifikat rumah itu,disana juga ada kunci mobil dan buku hitam mobil itu yang mengatas nama kan dirinya. Ada seperangkat perhiasan yang cukup mahal juga,semua nya hadiah dari kevin dan keluarga nya hanya saja yang memilih nya adalah mama nya kevin.
__ADS_1
"ya....semua yang ada dikotak itu adalah milik mu,kau bisa pergunakan semau mu" jawab kevin dengan tegas dan sopan
Celli merasa senang,dia masih tidka menyangka akan mendapatkan semua nya secara langsung begini. Dia masih merasa bermimpi saja,mama nya menikahi crazy rich.
"dibagian belakang rumah ini ada pintu yang tersambung dengan halaman rumah kami bu....jadi ibu dan celli bisa kapan saja mengunjungi kami dari sana tanpa harus mengetuk pintu rumah depan" jelas kevin lagi membuat ibu vivi langsung mengangguk,dia bahagia memiliki menantu yang bertanggung jawab dan memberikan anak dan cucu nya rumah mewah.
Ibu vivi benar-benar merasa bersyukur hingga akhirnya dia teringat dengan isi kotak yang diberikan pada nya tadi,karena mendengar kalau semua yang ada didalam kotak merupakan milik mereka membuat ibu vivi pun ingin bertanya
"aku memberikan ibu sebuah toko kecil,toko itu berada diujung perumahan ini. Bersebelahan dengan cafe,ibu bisa membuat kue dan mengembangkan keahlian ibu disana agar tidak merasa bosan selama di sini...." jelas kevin
__ADS_1
"istri ku juga bisa ikut membantu ibu di toko itu,agar ibu bisa terus bersama nya dan menjaga nya selama aku bekerja" ucap kevin sambil menarik pinggang vivi dengan lembut.
"sayang....apa ini ngak berlebihan ?" tanya vivi dnegan raut wajah khawatir, dia takut di kira memanfaatkan kehamilan nya untuk mendapatkan semua nya.
"benar nak kevin,kami bisa kembali ke kampung saja. Ibu senang jika vivi sudah merasa bahagia dan hidup enak di sini" ucap ibu vivi dengan lembut
"iya pak....hhmm...maksudnya pa,kami ngak butuh semua nya. Kami hanya ingin papa membuat bahagia mama saja " ucap celli lagi,dia hanya ingin melihat vivi bahagia karena selama ini berusaha keras untuk memberikan uang pada mereka selama mereka membutuhkannya
"semua nya ngak akan ada arti nya dibandingkan vivi,kalian sudah memberikan vivi pada ku dan menerima ku menjadi ****** keluarga kalian. Jadi aku hanya membagi sedikit milikku,itu saja harus nya belum cukup untuk kalian" jelas kevin yang semakin mendekap tubuh sang istri
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘