Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
217


__ADS_3

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Sasa merasa terharu,dia tidak menyangka seorang rangga yang terbilang sukses sebagai jendral juga sebagai pengusaha bisa-bisa nya sempat memiliki waktu untuk menyelidiki kehidupan pribadinya yang menurut nya ngak penting


Sasa tidak dapat lagi menolak keberadaan rangga,dia juga sudah mencintai rangga Walaupun awalnya dia mengagumi sosok tampan dan berkharisma seperti rangga. Dia ngak pernah berpikir jika rangga dapat tertarik dengan wanita biasa seperti nya,apalagi status nya yang merupakan seorang janda.


Sasa membalikan tubuhnya menghadap ke arah rangga,dia memperhatikan wajah rangga yang terbilang sudah sangat ber naf su. Gairah di mata nya terlihat jelas,tatapan sayu penuh gairah sudah memuncak.


Sasa menangkup wajah rangga kemudian mencium bibir nya sekilas,membuat rangga terkejut. Sasa tau kalau rangga sudah berminat ingin bercinta,dia sudah menerima rangga dan ingin memberikan hal yang dijaganya selama ini pada rangga .


"ayo kita menikah,hidup bahagia bersama selama nya . Memiliki anak yang banyak" jawab sasa,dia masih menangkup wajah rangga

__ADS_1


"yang banyak?kau ingin berapa anak hhmm?" tanya rangga,dia tidak menyangka jika sasa menginginkan banyak anak karena pasti nya wanita takut hamil dan tubuh nya menjadi melar juga tidak cantik lagi


"ya....aku yatim piatu dan tidak punya saudara,jadi aku ngak mau anak ku hanya satu dan mengalami penderitaan sendirian tanpa ada saudara." jelas sasa masih menatap lekat mata rangga,kini dia sudah yakin dengan keputusan nya


"baiklah,kalau begitu aku beritahu mama. Besok kita menikah,aku ingin menyicil anak nya sekarang " ucap rangga,dia sudah mengambil ponselnya yang berada di saku celana nya.


tut....tut....


Rangga tidak ingin melepaskan tubuh sasa,dia ingin menikmati tubuh sasa saat ini. Selama ini dia hanya bisa membayangkan nya saja,dengan bermain solo dikamar mandi tapi kali ini dia ngak akan melakukannya lagi. Dia akan menggarap sawah dan hutan milik sasa,dia akan menjadi kan sasa menjadi wanita pertama juga terakhirnya


"ma....siapkan pesta meriah,besok kami akan menikah" ucap rangga saat panggilan telpon nya terangkat,padahal mama nya belum bersuara.

__ADS_1


"oya?kalian dimana?biar kita bicarakan sekarang" jawab mama rangga dengan nada senang nya,sasa bisa mendengar nya dengan jelas


"kami tidak ada dirumah ma,di suatu tempat yang lumayan jauh. Kami akan menyicil untuk buat anak dulu,sasa ingin anak yang banyak " jelas rangga dengan senyum menatap ke arah sasa yang sudah mendelik


"ngak tau malu" ucap sasa tapi masih terdengar oleh mama rangga karena telpon nya belum berakhir,sasa merasa malu karena rangga membawa-bawa nama nya


"ha....ha....baiklah,buat lah cucu yang banyak untuk ku. Kalian ngak usah memikirkan maslah pesta nya,serahkan semua pada mama ga" jawab mama rangga


Wajah sasa sudah memerah,dia masih menatap tajam pada rangga yang mengatakan kalau dia ingin banyak anak. Rangga hanya tersenyum saja,kemudian dia mendekatkan wajah nya pada wajah sasa hingga bibir mereka saling bertemu. Ciuman yang tidak bisa sasa hindari lagi


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2