Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
122


__ADS_3

💙💙💙💙💙💙💙💙


Malam semakin larut,brita sudah terlelap dalam tidurnya. Besok adalah hari yang ditunggu-tunggu,karena selama ini dia sangat ingin secepat nya menikah. Melihat begitu banyak nya teman sekolah nya yang mendapatkan lamaran dari kekasih nya dan tak lama langsung menikah ,dia sering merasa iri karena jangan kan untuk menikah. Memiliki pacar saja dia tidak bisa ,karena pengawalan ketat yang dilakukan oleh sang papa


Pagi nya brita sudah bangun dan bersiap-siap,dia terlihat cantik karena mama nya harus memanggil tata rias terkenal untuk mengubah sang anak menjadi lebih cantik dengan riasan yang cukup natural.


Begitu juga dengan kanaya,dia juga tampil sangat cantik. Karena memang dasarnya mereka sudah cantik dari sana nya,jadi hanya perlu polesan sedikit saja.


Brita menunggu dengan cemas,dia tidak ingin galang dan keluarga nya berubah pikiran . Brita meremas kedua tangannya ,kanaya yang melihat wajah khawatir kakaknya pun mendekati brita dan berusaha menenangkannya


"cie....yang mau dilamar" ucap kanaya sambil tersenyum dan menggoda sang kakak agar brita tidak terlalu merasa khawatir


Brita hanya senyum sekilas,kemudian dia mengambil ponsel nya . Berusaha menghubungi galang,tapi panggilan brita tidak juga diangkat oleh galang membuat brita semakin khawatir.


"santai kak.....mungkin mereka lagi dijalan,makanya ngak diangkat" ucap kanaya

__ADS_1


Kriiing....kriiing .


Tak lama ponsel brita berbunyi,panggilan dari galang membuat brita semakin takut. Dia tidak ingin apa yang dia khawatir kan terjadi, makanya dia seperti enggan mengangkatnya


Ketika ingin diangkat,ponselnya berhenti. Panggilan sudah dimatikan lebih dulu,kanaya yang melihat hal itu merasa bingung. Karena tadi nya sang kakak sibuk menelpon calon suami nya itu,Tapi giliran ditelpon oleh galang malahan ngak diangkat nya


"kenapa ngak diangkat kak?" tanya kanaya dengan bingung


"aku takut naya"jawab brita dengan cepat


"ya....aku takut jika nantinya galang berubah pikiran dan membatalkan semua nya" jelas brita dengan wajah menunduk


"ha....ha....kak,pikiran mu terlalu jauh . Palingan sebentar lagi mereka datang" ucap kanaya sambil tertawa terbahak-bahak


Ceklek

__ADS_1


"kalian kenapa belum keluar juga,semua nya sudah menunggu dibawah" jelas mama brita yang masuk langsung kedalam kamar brita tanpa mengetuk nya


"semua?apa galang dan keluarga nya sudah datang ma?" tanya brita dengan antusias


" belum....kita menunggu lah bersama disana bersama keluarga,karena keluarga papa baru saja datang dan ingin bertemu dengan mu " jelas mama brita


Akhirnya mau tak mau brita dan kanaya pun berdiri dan berjalan mendekati pintu keluar,mereka mengikuti langkah kaki mama nya menuju ruang keluarga dimana keluarga mama dan papa nya berada


Tak lama terdengar suara mobil memasuki halaman rumah mereka,brita yang sudah bergabung bersama dengan keluarga nya itu pun berlari keluar. Dia ingin memastikan kalau galang ikut serta disana,wajah nya terlihat sedih karena hanya sebuah bus besar saja yang memasuki pekarangan nya


Brita sudah ingin menangis,wajah nya sudah menunduk kebawah. Tapi kemudian kanaya menepuk pundaknya,membuatnya menatap ke arah adik nya itu


"itu kak galang,tapi kok turun dari bus?" ucap kanaya dan brita menatap ke arah pintu bus,wajah nya seketika tersenyum


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2