
💙💙💙💙💙💙💙💙💙
"coba kau ulangi,kau bicara apa tadi?" bentak rangga,dia sudah merasa emosi mendengar ucapan pria itu.
Rangga maju,dia ingin menghajar kedua pria itu . Memberikan pelajaran karena sudah berani menggoda sasa,melihat amarah diwajah tampan rangga . Sasa menarik tangan rangga,dia tidak ingin rangga membuat keributan disana.
"pak...."ucap sasa dnegan pelan tapi rangga masih terus ingin menghajar kedua pria didepannya tadi,dia merasa terganggu
Sasa bingung harus apa,karena kedua pria itu terus berjalan mundur. Mereka memang sering mengganggu wanita ditaman itu,bukan sekali ini sasa dna mentari kesini. Sebelum ada sarah mereka sering kesini untuk menikmati jajanan pinggir jalan,jadi mereka tau kalau kedua pria itu hanya iseng saja dan ngak serius.
"sayang....hentikan" teriak sasa,mau tak mau dia akan coba merayu rangga agar tidak menghajar kedua pria itu
__ADS_1
Rangga terdiam,pandangan nya beralih pada sasa. Melihat rangga yang mulai tertarik pada nya,kini sasa mendekatkan tubuhnya didada rangga dan mengelus dada bidang itu dengan jari nya. Dia belajar dari film drama romantis yang sering ditonton nya jika ada waktu senggang
"sudahlah....mereka hanya bercanda saja,kamu janagn marah begitu....aku kan calon istri mu,mana mungkin aku tertarik dengan kedua pria itu....sayang,kamu jangan marah dong" ucap sasa dnegan lembut,membuat sarah juga mentari terbengong mendengar nya
Mereka sempat panik juga melihat rangga yang sudha ingin melahap kedua pria tadi,mentari bahkan sempat meminta teman rangga untuk meredakan emosi rangga tapi dia hanya tertawa kecil saja. Dia ingin melihat rangga memukul pria lain karena cemburu,dulu pernah dia lakukan saat dia menyukai wanita yang merupakan teman kuliah mereka. Rangga tidak berani mengungkapkan rasa cinta nya hingga akhirnya wanita itu menikah dengan pria lain,rangga hanya bisa menerima nya saja.
Kali ini dia ingin melihat sahabat nya itu kembali memukul pria karena cemburu,tapi diluar dugaan. Sikap sasa berubah drastis hingga mereka melihat rangga malah menarik pinggang sasa dna membuat mereka semakin menempel.
"aku tau kau mencintai ku,jadi hentikan ya sayang" ucap sasa yang merasa kalau amarah rangga sudah mulai surut,apalagi dia merasakan tangan rangga melingkar di pinggangnya dan sudah merapatkan tubuh mereka
"apa?" tanya sasa,dia bukan nya ngak mendengar ucapan rangga hanya saja belum percaya dengan apa yang didengar nya
__ADS_1
"kiss me pliis" ucap rangga dengan penuh penekanan,dia menunjuk bibir nya dengan tatapan mendamba nya
Sasa tidak bisa lari lagi,tadi nya dia hanya ingin menetralkan emosi rangga saja. Dia ngak mau ada keributan disana,tapi dia tidak menyangka kalau rangga malah mencari kesempatan pada nya.
"pak...."ucap sasa pelan,dia masih malu mendengar permintaan rangga tapi sepertinya dia sudah salah membangunkan singa tidur
"kenapa?kau ingin aku melepaskan mereka kan?" tanya rangga sambil setengah berbisik,dia masih menatap mata sasa dan sasa mengaggukan kepalanya dengan wajah memerah
"kiss me pliiiss....aku akan melepaskan mereka" ucap rangga masih dengan jari nya dibibir
Sasa pun mendekatkan bibirnya,dia berusaha mengecup bibir rangga tapi diluar dugaan. Tangan rangga sudah menahan tengkuk leher sasa hingga kecupan itu menjadi lummatan yang cukup panas didepan umum,sasa hanya memejamkan matanya.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘