Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
171


__ADS_3

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Saat ini sasa sedang berada didapur,dia membantu mama rangga menyiapkan makan malam. Sebenarnya bukan membantu,tapi dipaksa untuk memasak sesaui dengan bahan yang ada oleh mama rangga.


Setelah hampir setengah jam ,akhirnya sasa bisa menyelesaikan masakan yang minta oleh mama rangga. Dua jenis makanan yang terbilang mudah untuk sasa,karena memang sasa sering memasaknya dulu.


"terima kasih sudah membantu,kalian makan dulu ya sebelum kembali ke asrama" ucap mama rangga membuat sasa terdiam,memang dia sudah lapar lagi hanya saja dia tidak nyaman berada dirumah kedua orang tua rangga.


Rangga juga belum keluar dari kamar nya,sasa hanya bisa menganggukan dan tersenyum walaupun rasa nya dia ingin segera pergi dari sana. Dia berharap rangga keluar dan langsung ngajak dia pulang ke asrama,karena dia sudah tidak bisa berpura-pura menjadi calon menantu idaman.


"pasti rangga ketiduran,mending kamu panggil dia ke kamar nya ya sa" ucap mama rangga dengan senyuman dibibir nya


"hah....gi la,masak iya aku ke kamar pak rangga. Lagian pak rangga ni kok bisa-bisa nya malah tidur" ucap sasa dalam hati nya,dia benar-benar ngak nyangka jika mama nya rangga menyuruhnya untuk masuk kedalam kamar rangga

__ADS_1


"tapi nyonya....nanti pak rangga nya marah " jawab sasa


"ngak mungkin,dia bawa kamu kesini pasti karena dia sudah klop sama kamu....kamu tuh wanita pertama yang dibawa rangga kerumah,jadi saya yakin kalau rangga menyukai mu dan pastinya dia ngak akan marah " jelas mama rangga membuat sasa terkejut


"sadar sa...sadar,ngak mungkin pak rangga menyukai mu" batin sasa,awal nya dia malu karena berpikiran seperti itu juga


"kamar nya di dekat tangga atas ,pergi lah nanti keburu makanan nya dingin " ucap mama rangga dengan senyuman nya


Sasa mau tak mau melangkah ke arah kamar yang ditunjukan oleh mama rangga,dia menaiki anak tangga dengan jantung yang terus berdebar. Selama ini dia tidak pernah masuk kedalam kamar pria,walaupun dulu dia pernah menikah tapi mereka tidur terpisah.


tok...tok...


Sasa mencoba untuk mengetuk lebih dulu dan memanggil nama rangga,dia tidak ingin langsung masuk kedalam kamar itu.

__ADS_1


"pak....pak rangga,makan malam nya sudah siap" teriak sasa dengan cukup keras


Beberapa kali sasa berteriak, tapi tidak ada jawaban dari dalam. Dia kembali berteriak dnegan sedikit keras ,tapi tetap saja tidak ada jawaban dari rangga


"masuk saja sa,rangga memang gitu kalau sudah tidur. Mungkin saat ini dia merasa lelah makanya langsung tertidur" teriak mama rangga dari dapur


Sasa membuka pintu kamar rangga dengan menarik nafas panjang,dia berharap kalau rangga sudah duduk diatas tempat tidurnya jadi dia ngak perlu masuk kedalam nya.


Ceklek


"pak...." ucap sasa dengan sedikit keras,kemudian kepala nya masuk lebih dulu untuk melihat apa yang terjadi didalam kamar itu.


Terlihat punggung rangga diatas tempat tidur dengan tertutupi selimut dibagian kaki hingga pinggangnya,sasa masuk tapi pintu nya dia buka sedikit agar tidak ada yang akan terjadi. Dia bisa lari jika rangga bertindak macam-macam.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2